Jumat, 30 Oktober 2026-1D.PAK

Jumat, 30 Oktober 2026

  

 A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : PAK

3. Hari/Tanggal : Jumat, 30 Oktober 2026

4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I

5. Materi : Latihan Sikap Disiplin

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum memulai kegiatan, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

B.CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mengenal perilaku disiplin sebagai salah satu nilai dalam pendidikan antikorupsi serta mampu menunjukkan kebiasaan menaati aturan dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan di sekolah.

C.TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan arti disiplin dengan bahasa sederhana.

  2. Menyebutkan contoh perilaku disiplin di rumah dan di sekolah.

  3. Membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin.

  4. Menjelaskan manfaat membiasakan perilaku disiplin.

  5. Mempraktikkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

🌱 MINDFUL (Berkesadaran)

Peserta didik belajar menyadari pentingnya mematuhi aturan, menghargai waktu, dan melaksanakan tugas dengan tertib.

💡 MEANINGFUL (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan perilaku disiplin dengan kebiasaan sehari-hari, seperti datang ke sekolah tepat waktu, mengantre, mengerjakan tugas, dan merapikan barang setelah digunakan.

😊 JOYFUL (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui cerita sederhana, tanya jawab, mengamati contoh perilaku, permainan memilih tindakan yang benar, dan bermain peran.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal pengertian perilaku disiplin.

  2. Mengidentifikasi contoh perilaku disiplin dan tidak disiplin.

  3. Menjelaskan manfaat menaati aturan dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Membiasakan perilaku disiplin di rumah dan di sekolah.

E.APERSEPSI

Guru mengajak peserta didik mengingat kebiasaan yang dilakukan sebelum berangkat ke sekolah.

Guru bertanya:

  1. Siapa yang bangun pagi hari ini?

  2. Apakah kalian datang ke sekolah tepat waktu?

  3. Apa yang kalian lakukan setelah selesai bermain?

  4. Mengapa kita harus menaati aturan di sekolah?

Guru kemudian menyampaikan cerita singkat berikut.

Cerita: Rani Anak yang Disiplin

Setiap pagi, Rani bangun tepat waktu. Ia mandi, memakai seragam, sarapan, dan bersiap pergi ke sekolah. Rani berangkat tepat waktu agar tidak terlambat mengikuti pelajaran.

Di sekolah, Rani mendengarkan guru, mengerjakan tugas, mengantre dengan tertib, dan merapikan alat tulis setelah digunakan.

Rani senang membiasakan perilaku disiplin karena ia ingin menjadi anak yang bertanggung jawab.

Pertanyaan setelah mendengarkan cerita:

  • Apakah Rani datang ke sekolah tepat waktu?

  • Apa yang dilakukan Rani setelah menggunakan alat tulis?

  • Menurut kalian, apakah Rani termasuk anak yang disiplin?

Melalui cerita tersebut, peserta didik diajak menemukan arti disiplin dan contoh penerapannya.


F. PENJELASAN SINGKAT

1. INTEGRASI NILAI KEISLAMAN

Disiplin sebagai Kebiasaan Baik

Dalam kehidupan sehari-hari, kita diajarkan untuk melakukan hal-hal baik, menaati aturan yang benar, menepati waktu, dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan.

Kebiasaan disiplin dapat kita tunjukkan melalui tindakan sederhana, seperti melaksanakan ibadah tepat waktu, belajar dengan tertib, menjaga kebersihan, dan menghargai waktu orang lain.

📖 QS. Al-'Asr: 1–3

Surah Al-'Asr mengingatkan kita tentang pentingnya waktu dan melakukan amal saleh.

Kita dapat belajar untuk menggunakan waktu dengan baik, tidak menunda-nunda tugas, dan membiasakan diri melakukan perbuatan yang bermanfaat.

Pesan untuk anak-anak:

Yuk, gunakan waktu dengan baik, patuhi aturan yang benar, dan lakukan tugas dengan penuh tanggung jawab. 🌷


2.MATERI PEMBELAJARAN

1. Apa Itu Disiplin?

Disiplin adalah sikap menaati aturan dan melakukan sesuatu dengan tertib serta tepat waktu.

Anak yang disiplin berusaha menjalankan kewajibannya dengan baik dan tidak sengaja melanggar aturan.

Contohnya, datang ke sekolah tepat waktu, memakai seragam sesuai aturan, mengerjakan tugas, dan mengantre ketika membeli makanan.

Disiplin harus dibiasakan setiap hari, baik di rumah maupun di sekolah.

2. Contoh Perilaku Disiplin di Rumah

Anak-anak dapat menunjukkan perilaku disiplin di rumah dengan cara:

  • Bangun pagi tepat waktu.

  • Merapikan tempat tidur.

  • Mandi dan memakai pakaian dengan rapi.

  • Belajar sesuai jadwal.

  • Merapikan mainan setelah bermain.

  • Menyimpan barang pada tempatnya.

  • Membantu orang tua sesuai kemampuan.

Dengan membiasakan perilaku tersebut, kita belajar menjadi anak yang tertib dan bertanggung jawab.

3. Contoh Perilaku Disiplin di Sekolah

Di sekolah, perilaku disiplin dapat dilakukan dengan cara:

  • Datang ke sekolah tepat waktu.

  • Memakai seragam sesuai aturan.

  • Berdoa sebelum belajar.

  • Mendengarkan guru ketika menjelaskan.

  • Mengangkat tangan sebelum berbicara.

  • Mengantre dengan tertib.

  • Mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh.

  • Membuang sampah pada tempatnya.

  • Menjaga alat belajar.

  • Mengembalikan barang yang telah digunakan ke tempatnya.

Anak yang disiplin membantu menciptakan suasana belajar yang tertib, nyaman, dan menyenangkan.

4. Perilaku Disiplin dan Tidak Disiplin

Perhatikan perbedaan perilaku berikut!

Perilaku Disiplin ✅Perilaku Tidak Disiplin ❌
Datang ke sekolah tepat waktu.Sengaja datang terlambat tanpa alasan yang tepat.
Mengantre dengan tertib.Menyerobot antrean.
Mengerjakan tugas sesuai waktu yang ditentukan.Sengaja mengabaikan tugas.
Mendengarkan guru ketika menjelaskan.Mengganggu teman yang sedang belajar.
Merapikan mainan setelah bermain.Membiarkan mainan berserakan.
Mematuhi aturan kelas.Sengaja melanggar aturan kelas.

Ingat, anak-anak! Disiplin bukan berarti kita tidak pernah melakukan kesalahan. Jika melakukan kesalahan, kita harus berani mengakuinya, memperbaikinya, dan berusaha tidak mengulanginya.

5. Apa Manfaat Berperilaku Disiplin?

Berperilaku disiplin memiliki banyak manfaat, antara lain:

🌟 Kegiatan menjadi tertib. Semua orang dapat menjalankan kegiatan dengan baik.

⏰ Waktu digunakan dengan baik. Kita dapat menyelesaikan kegiatan sesuai jadwal.

📚 Belajar menjadi nyaman. Kelas yang tertib membantu kita berkonsentrasi.

🤝 Orang lain merasa dihargai. Kita belajar mengantre, mengikuti aturan, dan tidak mengganggu teman.

💗 Menjadi anak yang bertanggung jawab. Kita terbiasa menyelesaikan tugas dan menjaga barang yang digunakan.

6. Apa Hubungan Disiplin dengan Pendidikan Antikorupsi?

Pendidikan antikorupsi mengajarkan kita membiasakan nilai-nilai baik sejak kecil. Salah satunya adalah disiplin.

Sikap disiplin membantu kita menaati aturan, menghargai waktu, dan menjalankan kewajiban dengan bertanggung jawab.

Contohnya, ketika diberi tugas oleh guru, kita mengerjakannya dengan jujur dan sesuai waktu yang ditentukan. Ketika mengantre, kita menunggu giliran dan tidak mengambil hak orang lain.

Kebiasaan sederhana tersebut membantu kita tumbuh menjadi pribadi yang tertib, jujur, dan bertanggung jawab.

3. VIDEO PEMBELAJARAN

Yuk, simak video pembelajaran tentang percakapan sederhana berikut!


Setelah menonton video, perhatikan siapa yang berbicara, apa yang dibicarakan, dan bagaimana mereka saling memberikan tanggapan.


KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan 1 — Ayo Pilih Perilaku yang Benar!

Guru membacakan beberapa situasi. Peserta didik menyebutkan apakah tindakan tersebut termasuk disiplin atau tidak disiplin.

  1. Dita datang ke sekolah tepat waktu.

  2. Beni mengembalikan pensil ke tempatnya setelah digunakan.

  3. Riko menyerobot antrean teman.

  4. Siti mengerjakan tugas sesuai petunjuk guru.

  5. Dani membiarkan sampah berserakan di kelas.

Peserta didik memberikan alasan sederhana atas pilihan mereka.


YUK BERLATIH!

Anak-anak shalih dan shalihah, bacalah pertanyaan berikut dengan teliti. Jawablah menggunakan kalimat sederhana.

1. Apa yang dimaksud dengan disiplin?

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

2. Sebutkan satu contoh perilaku disiplin di rumah!

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

3. Sebutkan satu contoh perilaku disiplin di sekolah!

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

4. Siapa yang harus bersikap disiplin?

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

5. Mengapa kita harus menaati aturan?

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................


REFLEKSI PEMBELAJARAN

Mari kita ingat kembali pelajaran hari ini.

Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan berikut.

  1. Apa yang kalian pelajari hari ini?

  2. Apakah kalian sudah datang ke sekolah tepat waktu?

  3. Apakah kalian sudah merapikan barang setelah digunakan?

  4. Kebiasaan disiplin apa yang akan kalian lakukan mulai hari ini?

Peserta didik diberikan kesempatan menyampaikan pengalaman dan kebiasaan baik yang ingin mereka tingkatkan.


Jumat, 30 Oktober 2026-1D-Adab

Kamis, 29 Oktober 2026

   

 A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Adab

3. Hari/Tanggal : Jumat, 30 Oktober 2026

4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I

5. Materi : 

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum memulai kegiatan, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

B. PEDULI TERHADAP TEMAN

  1. Pengertian Peduli terhadap Teman

Anak-anak shalih dan shalihah, peduli terhadap teman adalah sikap menyayangi, memperhatikan, dan membantu teman yang membutuhkan pertolongan.

Allah Swt. menciptakan manusia agar saling mengenal, menyayangi, dan berbuat baik. Oleh karena itu, kita harus peduli kepada teman sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan.

  1. Contoh Sikap Peduli terhadap Teman

Berikut contoh sikap peduli terhadap teman dalam kehidupan sehari-hari.

  • Membantu teman yang kesulitan.

  • Menolong teman yang terjatuh.

  • Menghibur teman yang sedang sedih.

  • Meminjamkan alat tulis kepada teman.

  • Berbagi makanan dengan teman.

  • Menjenguk teman yang sedang sakit.

  • Mengajak teman bermain bersama.

  • Mendengarkan teman ketika berbicara.

  • Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.

  • Memaafkan teman yang meminta maaf.

Anak-anak shalih dan shalihah, Allah Swt. menyukai kebaikan. Ketika kita membantu dan menyayangi teman, kita sedang membiasakan diri melakukan perbuatan baik yang diperintahkan dalam Islam.

  1. Sikap yang Tidak Menunjukkan Kepedulian

Kita harus menghindari perilaku yang dapat menyakiti hati teman, seperti:

  • Mengejek teman.

  • Membiarkan teman yang membutuhkan pertolongan.

  • Mengganggu teman saat belajar.

  • Merebut barang milik teman.

  • Tidak mau berbagi ketika teman membutuhkan.

  • Mengucilkan teman saat bermain.

Allah Swt. mengajarkan kita untuk berbuat baik kepada sesama. Oleh karena itu, kita tidak boleh menyakiti, menghina, atau merendahkan teman.

  1. Manfaat Peduli terhadap Teman

Sikap peduli terhadap teman memiliki banyak manfaat, yaitu:

  • Membuat teman merasa senang.

  • Mempererat persahabatan.

  • Membuat suasana kelas menjadi nyaman.

  • Menciptakan kehidupan yang rukun.

  • Membiasakan diri melakukan kebaikan.

  • Mendapatkan pahala atas izin Allah Swt. ketika melakukan kebaikan dengan ikhlas.

  1. Belajar Peduli karena Allah Swt.

Anak-anak shalih dan shalihah, Allah Swt. adalah Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Allah memberikan banyak nikmat kepada kita, seperti kesehatan, keluarga, dan teman.

Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt., kita harus menyayangi teman, membantu yang kesulitan, berbagi, dan berkata baik.

Rasulullah saw. juga mengajarkan kita untuk menyayangi sesama. Oleh karena itu, marilah kita menjadi anak yang baik, suka menolong, dan tidak menyakiti hati teman.

  1. Kesimpulan

Peduli terhadap teman berarti menyayangi, memperhatikan, dan membantu teman yang membutuhkan.

Kita dapat menunjukkan kepedulian dengan menolong, berbagi, menghibur, dan menghargai teman.

Allah Swt. menyukai orang-orang yang berbuat baik. Mari kita membiasakan sikap peduli terhadap teman sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. dan usaha menjadi anak shalih dan shalihah.

Tambahkan tujuan pembelajaran sederhana

Kamis, 29 Oktober 2026-1D-P.Pancasila

    


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : P.Pancasila

3. Hari/Tanggal     : Kamis, 29 Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Membedakan Perilaku yang Sesuai dan Tidak Sesuai Aturan di Sekolah

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal dan memahami aturan sederhana dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Peserta didik mampu menceritakan pengalaman mematuhi aturan serta membiasakan sikap disiplin, tanggung jawab, sopan, santun, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai aturan di sekolah serta menunjukkan perilaku tertib dalam kehidupan sehari-hari.

Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Pembelajaran dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didik, seperti datang tepat waktu, berbaris sebelum masuk kelas, mendengarkan guru, menjaga kebersihan, dan menyayangi teman.

Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Peserta didik diajak memahami alasan dan manfaat menaati aturan agar kegiatan belajar menjadi tertib, aman, dan nyaman.

Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui tepuk aturan, permainan Lampu Aturan, dan Misi Detektif Aturan Sekolah.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik mengenal pengertian aturan di sekolah.

  2. Peserta didik menyebutkan contoh aturan di sekolah.

  3. Peserta didik membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan.

  4. Peserta didik menjelaskan manfaat mematuhi aturan.

  5. Peserta didik menceritakan pengalaman mematuhi aturan di sekolah secara sederhana.

E. APERSEPSI

  • Anak-anak, siapa yang datang ke sekolah tepat waktu?

  • Bagaimana sikap kita ketika guru sedang menjelaskan?

  • Bolehkah kita membuang sampah sembarangan?

Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan materi yang akan dipelajari.

F. PENJELASAN SINGKAT

1. Allah Menyukai Kebaikan

Allah Swt. menyukai kebaikan. Anak Muslim hendaknya membiasakan sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, menjaga kebersihan, dan menghormati guru serta teman.

Dengan mematuhi aturan sekolah, kita belajar menjadi anak yang shalih dan shalihah.

2. PENJABARAN MATERI

  • Materi Pembelajaran

  • Perilaku yang Sesuai Aturan di Sekolah

    Perilaku yang sesuai aturan adalah tindakan yang mengikuti tata tertib sekolah.

    Contohnya:

    1. Datang ke sekolah tepat waktu.

    2. Memakai seragam sesuai ketentuan.

    3. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

    4. Mengantre dengan tertib.

    5. Membuang sampah pada tempatnya.

    6. Meminta izin sebelum keluar kelas.

    7. Menjaga kebersihan kelas.

    8. Menghormati guru dan menyayangi teman.

    Perilaku yang Tidak Sesuai Aturan di Sekolah

    Perilaku yang tidak sesuai aturan adalah tindakan yang melanggar tata tertib sekolah.

    Contohnya:

    1. Datang terlambat.

    2. Mengganggu teman saat belajar.

    3. Membuang sampah sembarangan.

    4. Berlari-lari di dalam kelas.

    5. Berbicara sendiri saat guru menjelaskan.

    6. Berebut ketika mengantre.

    7. Keluar kelas tanpa izin.

    8. Merusak fasilitas sekolah.


4. VIDEO PEMBELAJARAN


5. ALAT PERAGA

  • Gambar perilaku anak di sekolah.

  • Kartu situasi aturan sekolah.

  • Video animasi pembelajaran.

  • Papan tulis dan alat tulis.

6. POSTTEST



Kesimpulan:

Refleksi:

Capaian Pembelajaran: ....................................

Tindak Lanjut: ....................................

Peserta Didik Tuntas: ....................................

Peserta Didik Tidak Tuntas: ....................................

Peserta Didik Hadir: ....................................

Peserta Didik Tidak Hadir: .....








Rabu, 28 Oktober 2026-1D-P.Pancasila

Selasa, 27 Oktober 2026

   


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : P.Pancasila

3. Hari/Tanggal     : Rabu, 28 Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Mengenal Aturan di Sekolah

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal dan memahami aturan sederhana dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Peserta didik mampu menceritakan pengalaman mematuhi aturan serta membiasakan sikap disiplin, tanggung jawab, sopan, santun, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengenal contoh aturan di sekolah, membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan, serta menceritakan pengalaman mematuhi aturan di sekolah melalui kegiatan mengamati gambar, bermain games, dan berbagi cerita sederhana.

Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Pembelajaran dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didik, seperti datang tepat waktu, berbaris sebelum masuk kelas, mendengarkan guru, menjaga kebersihan, dan menyayangi teman.

Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Peserta didik diajak memahami alasan dan manfaat menaati aturan agar kegiatan belajar menjadi tertib, aman, dan nyaman.

Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui tepuk aturan, permainan Lampu Aturan, dan Misi Detektif Aturan Sekolah.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik mengenal pengertian aturan di sekolah.

  2. Peserta didik menyebutkan contoh aturan di sekolah.

  3. Peserta didik membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan.

  4. Peserta didik menjelaskan manfaat mematuhi aturan.

  5. Peserta didik menceritakan pengalaman mematuhi aturan di sekolah secara sederhana.

E. APERSEPSI

Guru mengulas pembelajaran sebelumnya tentang aturan di rumah, kemudian menghubungkannya dengan aturan di sekolah.

Guru mengajukan pertanyaan pemantik:

  • Apa yang kamu lakukan sebelum masuk kelas?

  • Bagaimana sikapmu saat guru menjelaskan?

  • Bolehkah kita membuang sampah sembarangan di kelas?

  • Apa yang terjadi jika semua anak tidak menaati aturan?

F. PENJELASAN SINGKAT

1. Allah Menyukai Kebaikan

Allah Swt. menyukai kebaikan. Anak Muslim hendaknya membiasakan sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, menjaga kebersihan, dan menghormati guru serta teman.

Dengan mematuhi aturan sekolah, kita belajar menjadi anak yang shalih dan shalihah.

2. PENJABARAN MATERI

Apa Itu Aturan di Sekolah?

Aturan di sekolah adalah ketentuan yang harus dipatuhi agar kegiatan belajar berjalan tertib, aman, dan nyaman.

Contoh Aturan di Sekolah

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.

  2. Berbaris dengan tertib sebelum masuk kelas.

  3. Berdoa sebelum belajar.

  4. Memakai seragam sesuai ketentuan sekolah.

  5. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

  6. Mengangkat tangan sebelum berbicara.

  7. Meminta izin jika ingin keluar kelas.

  8. Membuang sampah pada tempatnya.

  9. Merapikan alat belajar setelah digunakan.

  10. Berbicara sopan dan tidak mengganggu teman.

Perilaku yang Sesuai dan Tidak Sesuai dengan Aturan

Sesuai aturanTidak sesuai aturan
Datang tepat waktuDatang terlambat tanpa alasan
Mendengarkan guruBerbicara sendiri saat guru menjelaskan
Membuang sampah di tempat sampahMembuang sampah sembarangan
Mengangkat tangan sebelum berbicaraBerteriak saat teman berbicara
Membantu temanMengejek teman
Meminta izin sebelum keluar kelasKeluar kelas tanpa izin

Mengapa Kita Harus Mematuhi Aturan?

  • Belajar menjadi tertib.

  • Kelas menjadi bersih dan nyaman.

  • Kita belajar disiplin dan bertanggung jawab.

  • Guru dan teman merasa aman dan senang.

  • Kita belajar menghormati orang lain.


4. VIDEO PEMBELAJARAN


5. ALAT PERAGA

  • Gambar perilaku anak di sekolah.

  • Kartu situasi aturan sekolah.

  • Video animasi pembelajaran.

  • Papan tulis dan alat tulis.

6. POSTTEST

A. Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Saat guru menjelaskan, kita harus ....

  2. Sampah harus dibuang di ....

  3. Sebelum keluar kelas, kita harus meminta ....

  4. Jika bertemu guru, kita sebaiknya bersikap ....

  5. Mematuhi aturan membuat kegiatan belajar menjadi ....


Kesimpulan:

Refleksi:

Capaian Pembelajaran: ....................................

Tindak Lanjut: ....................................

Peserta Didik Tuntas: ....................................

Peserta Didik Tidak Tuntas: ....................................

Peserta Didik Hadir: ....................................

Peserta Didik Tidak Hadir: .....












Rabu, 28 Oktober 2026-1D-SR

   


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Seni Rupa

3. Hari/Tanggal     : Rabu, 28  Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Mengamati benda dan suasana di lingkungan sekolah dan menyebutkan objek yang menarik

6. Pertemuan ke     : 3

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

B.CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengamati berbagai benda dan suasana yang terdapat di lingkungan sekolah, mengenali objek berdasarkan bentuk, warna, ukuran, dan ciri-cirinya, serta menyampaikan hal yang menarik menurut dirinya dengan bahasa sederhana. Peserta didik mampu menunjukkan rasa ingin tahu, menceritakan hasil pengamatan, dan menghargai keberagaman objek yang ada di lingkungan sekitar.


💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:


Mengamati berbagai benda dan suasana di lingkungan sekolah dengan saksama.


Menyebutkan minimal tiga objek yang terdapat di lingkungan sekolah.


Mengidentifikasi ciri-ciri objek berdasarkan bentuk, warna, ukuran, atau kegunaannya.


Menyampaikan alasan sederhana mengapa suatu objek menarik menurut dirinya.


Menceritakan hasil pengamatan secara lisan dengan bahasa yang jelas dan santun.


Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, serta menghargai pendapat teman.


🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik secara sadar menggunakan indra penglihatan untuk mengamati benda dan suasana di lingkungan sekolah. Peserta didik memperhatikan bentuk, warna, ukuran, dan ciri khas objek tanpa terburu-buru. Peserta didik juga belajar menyadari bahwa setiap orang dapat memiliki ketertarikan yang berbeda terhadap suatu objek.


🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan pembelajaran seni rupa dengan lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti ruang kelas, taman sekolah, pohon, bunga, meja, kursi, papan tulis, dan tempat bermain. Peserta didik memahami bahwa lingkungan sekitar dapat menjadi sumber inspirasi untuk berkarya seni.


🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik mengikuti kegiatan pengamatan melalui permainan “Detektif Cilik di Sekolah”, berburu objek menarik, menebak benda berdasarkan cirinya, menggambar objek yang disukai, serta menceritakan hasil pengamatan kepada guru dan teman.

D.ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Mengenal pengertian objek di lingkungan sekitar.


Mengamati berbagai benda dan suasana di lingkungan sekolah.


Mengidentifikasi objek yang terdapat di dalam dan di luar kelas.


Mengenali ciri-ciri objek berdasarkan bentuk, warna, dan ukuran.


Menyebutkan nama objek yang ditemukan saat pengamatan.


Membedakan ciri-ciri beberapa objek sederhana.


Memilih objek yang paling menarik menurut diri sendiri.


Menjelaskan alasan memilih objek yang dianggap menarik.


Menceritakan hasil pengamatan dengan bahasa sederhana.


Menggambar objek yang menarik berdasarkan hasil pengamatan.


Menghargai perbedaan pilihan dan pendapat teman.


Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, dan peduli terhadap lingkungan sekolah.

APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda saleh dan salehah kelas 1D! 💗


Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan tetap semangat belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kita kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲


Anak-anak, hari ini kita akan belajar Seni Rupa dengan mengamati berbagai benda dan suasana yang ada di lingkungan sekolah.


Coba ingat kembali saat kalian datang ke sekolah. Apa saja yang kalian lihat?


Apakah kalian melihat pohon, bunga, meja, kursi, papan tulis, atau tempat bermain? 🌳🌷


Sekarang, coba perhatikan salah satu benda yang ada di dekat kalian.


Apa nama benda tersebut?


Apa warnanya?


Bagaimana bentuknya?


Apakah ukurannya besar atau kecil?


Mengapa kalian tertarik pada benda tersebut?


Misalnya, kalian menyukai bunga karena warnanya indah. Ada juga yang menyukai pohon karena bentuknya menarik dan membuat lingkungan sekolah terasa sejuk.


Nah, ternyata kita dapat menemukan banyak objek menarik di sekitar kita. Setiap objek memiliki ciri-ciri yang berbeda dan dapat menjadi inspirasi untuk membuat karya seni.


Hari ini, kita akan menjadi “Detektif Cilik Seni Rupa” yang bertugas mengamati benda dan suasana di lingkungan sekolah, kemudian menyebutkan objek yang paling menarik menurut diri kita sendiri. Ayo belajar dengan ceria! 🎨

KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai keindahan alam, seperti pohon, bunga, langit, burung, dan manusia.


Saat mengamati lingkungan sekolah, peserta didik belajar mengenali keindahan ciptaan Allah serta mensyukurinya dengan menjaga dan merawat lingkungan.


Contoh penerapan: Mengamati bunga di taman sekolah dan tidak memetiknya sembarangan.


MATERI PEMBELAJARAN

yuk kita simak video pembelajaran dibawah ini:


💗 1. Apa Itu Objek?

Objek adalah benda atau sesuatu yang dapat kita amati.


Objek dapat ditemukan di dalam kelas maupun di luar kelas.


Contoh objek di lingkungan sekolah:

Pohon


Berwarna hijau, memiliki batang dan daun


Bunga kertas

Bunga kertas

Bunga


Memiliki kelopak dan warna yang beragam.

Meja dan kursi


Digunakan untuk kegiatan belajar.

Digunakan untuk mengibarkan bendera.


 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS