Materi Ajar Matematika, B.I dan Seni Rupa

Selasa, 11 Februari 2025

 

Hari/tanggal       : Rabu, 12-02-2025

Kelas : 2 A


Semangat pagi sholih sholiha bu guru kelas 2A 🙏 bagaimana kabarnya?  Semoga selalu sehat dan semangat dalam belajar serta beribadah.

Alhamdulillah hari ini kita berjumpa kembali di hari Rabu dalam keadaan sehat.

Pada pembelajaran sebelumnya di pelajaran B.Indonesia kita telah menemukan rima yang sama dalam pantun, untuk pertemuan ini kita akan melengkapi pantun dan menuliskan pesannya.

Kemudian di pelajaran Matematika kita telah dapat mengarsir gambar sesuai pecahan dan hari ini kita akan mempelajari setengah bagian dari kumpulan benda.

Dalam pelajaran seni rupa kita telah mengenal ragam hias, hari ini kita akan mewarnai ragam hias geometris salah satunya motif batik.

Matematika 

Elemen : Bilangan

Tujuan : Peserta didik dapat mengetahui setengah dari kumpulan benda.

Metode Pembelajaran :

Metode Gambar, Diskusi, Tanya jawab, latihan soal

Media / Alat peraga

Tv, laptop, Video dan gambar 

Sumber Belajar :

Buku cetak Matematika Kelas 2 Kemendikbud dan Mediatama serta internet

Video Pembelajaran :




Kita sudah mengetahui bahwa pecahan setengah dilambangkan dengan 1/2. Sekarang kita akan mempelajari nilai setengah dari kumpulan benda.


Pecahan setengah 1/2 memiliki penyebut 2, maka setengah itu berarti dibagi 2 bagian sama besar.
Pembagian dapat dikerjakan dengan cara pengurangan berulang.
Jumlah jeruk pada gambar ada 20 buah, setengah dari jeruk dapat dihitung dengan cara 20 : 2 = 20-2-2-2-2-2-2-2-2-2-2 = 10
atau bisa juga mencari perkalian 2 yang hasilnya 20 yaitu 2 x 10.


 BAHASA INDONESIA


TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menjelaskan pesan penulis pantun melalui membaca pantun dengan tepat.

Peserta didik dapat melengkapi pantun melalui menulis pantun dengan tepat.

Metode Pembelajaran :

Metode Tanya jawab, diskusi, latihan

Media / Alat peraga

Buku Cetak B.Indonesia Kelas 2 SD Kemendikbud dan Mediatama serta internet.

Video pembelajaran 👇
Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang memiliki arti tertentu.
Contoh :
1. Ada udang di balik batu artinya ada maksud yang tersembunyi.


Pantun adalah bentuk puisi lama Indonesia.
Setiap bait biasanya terdiri atas empat baris.
Keempat baris itu memiliki rima yang berpola a-b-a-b.
Bacalah contoh pantun berikut !


Untuk dapat membuat pantun, kita harus mengetahui kesamaan suku kata terakhir pada dua kata yang berbeda yang disebut dengan rima akhir sempurna seperti contoh berikut :

Latihan :

Seni Rupa 

Mengenal Ragam Hias Geometris

Apa itu Ragam Hias Geometris ?

Ragam hias geometris adalah hiasan yang dibuat dari bentuk-bentuk sederhana seperti garis, lingkaran, persegi, segitiga, dan bentuk lainnya. Bentuk-bentuk ini kemudian disusun dan diulang-ulang untuk membentuk pola yang indah.

Gambar Contoh ragam hias geometris pada batik

Mengapa Kita Belajar Ragam Hias Geometris?

  • Mengenal keindahan bentuk:  Ragam hias geometris mengajarkan kita untuk melihat keindahan dalam bentuk-bentuk sederhana.
  • Mengungkapkan kreativitas:  Dengan menggabungkan berbagai bentuk, kita dapat menciptakan pola yang unik dan menarik.
  • Menghargai budaya:  Banyak ragam hias geometris yang merupakan bagian dari budaya kita, seperti pada batik, tenun, dan ukiran.

Jenis-jenis Ragam Hias Geometris

Ada banyak jenis ragam hias geometris, beberapa di antaranya adalah:

  • Garis:  Garis bisa lurus, lengkung, atau zigzag.
  • Lingkaran:  Bentuk bulat yang sederhana namun bisa disusun menjadi pola yang kompleks.
  • Bentuknya:  Bentuk empat sisi yang sama panjang.
  • Segitiga:  Bentuk tiga sisi.
  • Spiral :  Garis yang melingkar ke dalam atau ke luar.
  • Gambar Contoh berbagai bentuk dasar geometri

Membuat Ragam Hias Geometris

  1. Persiapkan alat dan bahan:  kertas, pensil, penggaris, warna (crayon, pensil warna, atau spidol).
  2. Buat sketsa:  Mulailah dengan membuat sketsa bentuk-bentuk geometris sederhana.
  3. Ulangi pola:  Ulangi pola yang sudah dibuat agar membentuk ragam hias.
  4. Warnai:  Warnai ragam hiasmu dengan warna-warna yang cerah dan menarik.
  5. Gambar Langkahlangkah membuat ragam geometris hias

Contoh Ragam Hias Geometris dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Batik:  Banyak batik yang memiliki motif ragam hias yang geometris khas.
  • Tenun:  Tenun ikat juga sering menggunakan motif geometris.
  • Ukir-ukiran:  Ukiran pada pintu, jendela, atau mebel seringkali menampilkan ragam hias geometris.
  • Keramik:  Hiasan pada keramik juga sering menggunakan motif geometris.
  • Gambar Contoh ragam geometris hias pada batik, tenun, ukiran, dan keramik
Refleksi :
Berdasarkan pembelajaran hari ini sebagian peserta didik telah mengetahui setengah dari kumpulan benda dan contoh ragam hias geometris yaitu batik.
Dokumentasi :














Materi Ajar Pend.Pancasila

Senin, 10 Februari 2025

Hari/tanggal       : Selasa, 11-02-2025

Kelas : 2 A

Semangat pagi sholih sholiha bu guru kelas 2A. bagaimana kabarnya?  Semoga selalu sehat dan semangat ya😊 

Alhamdulillah kita berjumpa lagi di hari Selasa dalam keadaan sehat untuk belajar Pendidikan Pancasila. Pada pertemuan sebelumnya kita telah melaksanakan sumatif harian kemudian mempelajari agama yang ada di Indonesia. Hari ini kita akan kembali mempelajari agama yang ada di Indonesia, disertai tempat ibadah, kitab suci, hari raya dan nama pemuka agama.

CAPAIAN PENDIDIKAN :

Elemen Bhinneka Tunggal Ika : Peserta didik mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah; mengenal karakteristik lingkungan tempat tinggal dan sekolah sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila; mematuhi aturan di lingkungan keluarga dan menceritakannya; mengenal para perumus Pancasila dan menerapkan nilai-nilai Pancasila; dan mempraktikkan sikap dan perilaku menjaga lingkungan tempat tinggal dan sekolah.


Tujuan Pembelajaran 

Peserta didik dapat menyebutkan tempat ibadah dan hari raya agama yang di akui di Indonesia

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat menyebutkan tempat ibadah dan hari raya agama yang di akui di Indonesia melalui mengamati video dan latihan soal.

Metode Pembelajaran :

Cooperatif Learning

Media / Alat peraga

Tv, laptop, Video dan gambar 




Sumber Belajar :

Buku cetak Pendidikan Pancasila Kelas 2 Kemendikbud dan Mediatama serta internet

PENDIDIKAN PANCASILA

Perhatikan gambar berikut

Ayo memahami!

Ada enam agama dan berbagai kepercayaan di Indonesia.

Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.

Agama-agama itu telah diakui.

Kepercayaan-kepercayaan dilindungi oleh negara.

Setiap orang harus memeluk satu agama.

Pemeluk agama harus menjalankan ajarannya.

Mari bercerita!

Kalian tentu mengetahui agama kalian, agama keluarga kalian, dan agama atau kepercayaan teman-teman yang tinggal di sekitar rumah kalian.

Coba ceritakan di depan teman-teman kalian!

Jawablah pertanyaan berikut!

1. Berasal dari mana keluarga Rizal?

2. Apa agama Rizal dan keluarga?

3. Bagaimana kehidupan dengan tetangganya?


Mari berpantun!

Bacalah pantun karya Resha Hadi Sucipto.

Bacalah secara mandiri atau berpasangan secara lantang di depan kelas.


Menunggu teman cukup lama

Duduk di kursi tanpa sandaran

Kita harus memeluk satu agama

Melaksanakan isi ajaran


Selesai bermain lanjut makan

Bermain dan makan hanya berlima

Setiap agama punya ajaran

Saling menghargai tetap bersama

Latihan :

Kerjakanlah lembar kerja berikut !


Refleksi :

Berdasarkan pembelajaran hari ini diketahui bahwa sebagian besar peserta didik telah mengetahui 6 agama di Indonesia termasuk tempat ibadah, kitab suci, hari raya dan pemuka agamanya. Namun beberapa peserta didik terkadang masih kesulitan atau tertukar salam menyebutkan kitab dan tempat ibadah agama Buddha dengan Konghucu. Maka guru akan terus mengingatkan tentang materi tersebut.

Dokumentasi :







Materi B.I & Matematika

Minggu, 09 Februari 2025

 

Hari/tanggal       : Senin, 10-02-2025

Kelas : 2 A


Tabik pun sholih sholiha bu guru kelas 2A 🙏 bagaimana kabarnya?  Semoga selalu sehat dan semangat dalam belajar serta beribadah.

Alhamdulillah hari ini kita berjumpa kembali di hari Senin dalam keadaan sehat.

Pada pertemuan sebelumnya, Bahasa Indonesia kita telah belajar menyesuaikan rima pada pantun dan matematika kita telah belajar pecahan 1/2, 1/3, 1/4 melalui melipat dan menggunting kertas origami. Hari ini kita akan belajar untuk mengarsir gambar sesuai pecahan.

 BAHASA INDONESIA


TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menjelaskan pesan penulis pantun melalui membaca pantun dengan tepat.

Peserta didik dapat melengkapi pantun melalui menulis pantun dengan tepat.

Metode Pembelajaran :

Metode Tanya jawab, diskusi, latihan

Media / Alat peraga

Buku Cetak B.Indonesia Kelas 2 SD Kemendikbud dan Mediatama serta internet.

Video pembelajaran 👇
Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang memiliki arti tertentu.
Contoh :
1. Ada udang di balik batu artinya ada maksud yang tersembunyi.


Pantun adalah bentuk puisi lama Indonesia.
Setiap bait biasanya terdiri atas empat baris.
Keempat baris itu memiliki rima yang berpola a-b-a-b.
Bacalah contoh pantun berikut !


Untuk dapat membuat pantun, kita harus mengetahui kesamaan suku kata terakhir pada dua kata yang berbeda yang disebut dengan rima akhir sempurna seperti contoh berikut :

Latihan :

Matematika 

Elemen : Bilangan

Tujuan : Peserta didik dapat mengetahui pecahan 1/2, 1/3 dan 1/4 melalui mengarsir gambar.

Metode Pembelajaran :

Metode Gambar, Diskusi, Tanya jawab, latihan soal

Media / Alat peraga

Tv, laptop, Video dan gambar 

Sumber Belajar :

Buku cetak Matematika Kelas 2 Kemendikbud dan Mediatama serta internet

Video Pembelajaran :


Pecahan adalah bagian dari keseluruhan.
Sebuah benda utuh contohnya seperti kue atau martabak dapat dipotong menjadi dua bagian sama besar.
Setiap potongannya bernilai setengah atau 1/2.


Pecahan setengah dapat dibuat dari kertas origami. Ikuti langkah-langkah di bawah ini !


Jika benda utuh lainnya dipotong menjadi 3 bagian sama besar, maka setiap potongnya bernilai sepertiga atau 1/3 dan begitu pula jika sebuah benda dipotong menjadi empat bagian sama besar maka setiap potongnya bernilai seperempat atau 1/4.

Latihan :

Refleksi :
Berdasarkan pembelajaran hari ini peserta didik telah mampu mengarsir gambar sesuai pecahannya.
Dokumentasi :

















Materi Ajar PAK Sikap Sederhana

Kamis, 06 Februari 2025

 

Hari/tanggal       : Jumat, 07-02-2025

Kelas : 2 A


Tabik pun sholih sholiha bu guru kelas 2A. bagaimana kabarnya?  Semoga selalu sehat dan semangat ya😊 

Sebelum belajar, mari kita menyimak tausiyah, melaksanakan sholat dhuha dan muraja'ah.

Pada pertemuan sebelumnya kita telah mengetahui makna sikap mandiri, hari ini kita akan mempelajari terkait sikap sederhana.

PAK (PENDIDIKAN ANTI KORUPSI)

TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui menyimak teks cerita peserta didik dapat mengetahui sikap sederhana dan contohnya dengan tepat.

Metode Pembelajaran :

Metode Tanya jawab

Media / Alat peraga

Buku Cetak Pendidikan Anti Korupsi Kelas 2 SD, video pembelajaran dan internet

Sederhana

Menurut KBBI, sederhana memiliki pengertian bersahaja; tidak berlebih-lebihan atau dapat dinyatakan sedang, dalam arti pertengahan, tidak tinggi, tidak rendah, dan sebagainya. Berbeda dengan kemiskinan, kesederhanaan adalah sebuah pilihan, keputusan untuk menjalani hidup yang berfokus pada apa yang benar-benar berarti. Seorang yang sederhana membebaskan dirinya dari segala ikatan yang tidak diperlukan.


Sederhana juga berarti hidup secara wajar. Artinya, seseorang mampu menggunakan hartanya sesuai kebutuhan yang ada, tidak menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak penting. Korupsi salah satunya dipicu oleh hidup mewah yang berlebihan dan tidak sesuai dengan besaran gajinya. Kesederhanaan akan membuat seseorang menjauhi korupsi.


Berikut ini contoh perilaku hidup sederhana di rumah diantaranya sebagai berikut :


Menyisihkan sebagian uang untuk ditabung.

Makan seadanya tidak berlebihan.

Tidak membeli barang-barang yang tidak diperlukan.

Membeli barang dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Merawat barang-barang yang dimiliki agar awet dan tidak membeli lagi.

Membeli barang yang dibutuhkan.

Tidak memamerkan sesuatu yang kita miliki kepada orang lain.

Memakai barang-barang yang masih layak pakai.

Berhati-hati dalam mengeluarkan uang untuk hal yang tidak penting.

Tidak meminta kepada orang tua untuk membelikan sesuatu yang tidak dibutuhkan.

Contoh perilaku hidup sederhana di sekolah :


Tidak menuruti gaya hidup.

Tidak jajan secara berlebihan.

Tidak selalu berkeinginan untuk memiliki barang yang dipunya oleh teman.

Membawa bekal makanan dari rumah.

Tidak meminta uang saku secara berlebihan kepada orang tua.

Membawa peralatan sekolah sewajarnya.

Tidak berpenampilan terlalu mencolok.

Memakai seragam sekolah yang masih layak dipakai dari pada harus membeli yang baru.

Tidak mengikuti gaya hidup teman yang berlebihan.

Menabung sisa uang saku yang diberikan kepada orang tua.

Refleksi :

Berdasarkan pembelajaran hari ini diketahui bahwa seluruh peserta didik telah mengetahui makna sikap sederhana dan contohnya.

Dokumentasi :













 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS