Nama Guru : Rizal Rifa'i, S.Pd & Winda Galuh Asmara, S.Pd
Mapel : Pendidikan Pancasila & Pend.Anti Korupsi
Hari/tanggal : Selasa, 14-04-2026
Kelas : 2 C
Materi Pokok : Pendidikan Pancasila (Sikap Peduli Lingkungan) & Pend.Anti Korupsi (Sikap Berani)
Good morning my students.
How are you today? Semoga slalu sehat dan tetap semangat ya
Mari kita mulai pembelajaran hari dengan hati yang ceria, rajin belajar, dan penuh berkah
Sebelum belajar, mari kita menyimak tausiyah melaksanakan sholat dhuha dan muroja'ah surat pendek.
Metode dan Media ajar
- Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
- Media ajar : Video pembelajaran, buku cetak, LKPD
Capaian Pembelajaran (CP):
- Murid mengenal karakteristik lingkungan tempat tinggal dan sekolah, sebagai Bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; mempraktikkan sikap dan perilaku
- Murid dapat mengetahui sikap-sikap anti korupsi.
📌 Tujuan Pembelajaran (TP)
- Murid dapat mengenal karakteristik lingkungan tempat tinggal sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Murid dapat mengetahui makna sikap berani.
📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
- Murid dapat mengenal nama daerah tempat tinggalnya sendiri.
- Murid dapat mengenal jenis lingkungan tempat tinggalnya (perkotaan, pedesaan, pesisir, pegunungan).
- Murid dapat mengamati dan menyebutkan ciri-ciri lingkungan alam di sekitar tempat tinggalnya.
- Murid dapat mengenali keberagaman dalam lingkungan tempat tinggalnya (agama, bahasa, pekerjaan, adat).
- Murid dapat mengenal lingkungan tempat tinggalnya sebagai bagian dari wilayah NKRI.
- Murid dapat mengenali berbagai nilai antikorupsi sikap berani di lingkungan sekolah.
Materi Pendidikan Pancasila:
Sikap dan Perilaku Menjaga Lingkungan Sekitar
“Lingkungan manakah yang kalian inginkan?”
“Mengapa lingkungan bisa kotor?”
“Apa yang terjadi jika lingkungan tidak dijaga?”
Sikap peduli lingkungan adalah rasa ingin menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.
Perilaku peduli lingkungan adalah tindakan nyata untuk menjaga lingkungan.
👉 Jadi, tidak hanya tahu, tetapi juga melakukan.
🌿 B. Pentingnya Peduli Lingkungan
Kita harus peduli lingkungan karena:
✔ Lingkungan menjadi bersih dan sehat
✔ Udara menjadi segar
✔ Terhindar dari penyakit
✔ Hidup terasa nyaman
🌍 C. Contoh Perilaku Peduli Lingkungan
🏫 Di Sekolah:
- Membuang sampah pada tempatnya
- Melaksanakan piket kelas
- Menyiram tanaman
- Tidak mencoret meja/dinding
- Menghemat air
🏡 Di Rumah:
- Membantu membersihkan rumah
- Menyapu dan mengepel
- Membuang sampah pada tempatnya
- Menjaga kebersihan halaman
🌳 Di Lingkungan Sekitar:
- Ikut kerja bakti
- Tidak membuang sampah di sungai
- Menjaga kebersihan jalan
- Menanam pohon
⚠️ D. Perilaku yang Tidak Peduli Lingkungan
Contoh perilaku yang salah:
✖ Membuang sampah sembarangan
✖ Tidak mau membersihkan lingkungan
✖ Mencoret fasilitas umum
✖ Merusak tanaman
🚫 E. Akibat Tidak Peduli Lingkungan
Jika tidak peduli lingkungan, maka:
- Lingkungan menjadi kotor dan bau
- Banyak penyakit
- Terjadi banjir
- Lingkungan tidak nyaman
🤝 F. Sikap yang Harus Dimiliki
Agar peduli lingkungan, kita harus:
✔ Disiplin
✔ Tanggung jawab
✔ Kerja sama (gotong royong)
✔ Peduli terhadap orang lain
✔ Cinta kebersihan
💡 G. Hubungan dengan Nilai Pancasila
Sikap peduli lingkungan sesuai dengan:
👉 Sila ke-2: Kemanusiaan yang adil dan beradab
👉 Sila ke-3: Persatuan Indonesia
Artinya:
- Kita menjaga kesehatan bersama
- Kita bekerja sama menjaga lingkungan
📖 H. Contoh Cerita
“Lingkungan Bersih, Hidup Sehat”
Ani dan teman-temannya selalu membuang sampah pada tempatnya.
Mereka juga rutin piket kelas dan menyiram tanaman.
Kelas menjadi bersih dan nyaman untuk belajar.
👉 Pesan:
Lingkungan bersih membuat kita sehat dan senang.
Asesmen :
Kerjakanlah uji capaian pembelajaran di modul cerdas merdeka halaman 17-18 pilihan ganda nomor 1-20 !
Materi PAK
Apa itu Sikap Berani?
Sikap berani adalah tidak takut untuk berkata jujur dan melakukan hal yang benar, walaupun kadang terasa sulit.
👉 Anak yang berani akan:
- Mengatakan yang sebenarnya (jujur)
- Mengakui kesalahan
- Tidak ikut-ikutan berbuat salah
- Berani menolak ajakan yang tidak baik
Sikap berani adalah tidak takut untuk berkata jujur dan melakukan hal yang benar, walaupun kadang terasa sulit.
👉 Anak yang berani akan:
- Mengatakan yang sebenarnya (jujur)
- Mengakui kesalahan
- Tidak ikut-ikutan berbuat salah
- Berani menolak ajakan yang tidak baik
💡 Mengapa Kita Harus Berani?
Karena dengan berani:
- Kita menjadi anak yang jujur
- Kita dipercaya oleh guru dan orang tua
- Kita bisa mencegah perbuatan tidak baik (korupsi kecil)
Contoh korupsi kecil di sekolah:
- Menyontek saat ulangan
- Mengambil barang teman tanpa izin
- Berbohong kepada guru
Karena dengan berani:
- Kita menjadi anak yang jujur
- Kita dipercaya oleh guru dan orang tua
- Kita bisa mencegah perbuatan tidak baik (korupsi kecil)
Contoh korupsi kecil di sekolah:
- Menyontek saat ulangan
- Mengambil barang teman tanpa izin
- Berbohong kepada guru
📖 Contoh Sikap Berani dalam Kehidupan Sehari-hari
🏠 Di Rumah:
- Mengaku jika memecahkan barang
- Tidak mengambil uang tanpa izin orang tua
- Berani berkata jujur kepada ayah dan ibu
- Mengaku jika memecahkan barang
- Tidak mengambil uang tanpa izin orang tua
- Berani berkata jujur kepada ayah dan ibu
🏫 Di Sekolah:
- Berani mengatakan “Saya belum mengerjakan PR”
- Tidak menyontek saat ulangan
- Berani melaporkan jika melihat teman berbuat curang
- Berani mengatakan “Saya belum mengerjakan PR”
- Tidak menyontek saat ulangan
- Berani melaporkan jika melihat teman berbuat curang
🎭 Contoh Cerita Singkat
“Ani Anak yang Berani”
Ani tidak mengerjakan PR. Saat di kelas, guru bertanya.
Ani merasa takut, tapi ia berkata jujur,
“Bu, saya belum mengerjakan PR.”
Guru tidak marah, tetapi menasihati Ani.
Ani pun berjanji akan lebih rajin.
Asesmen :
Kerjakanlah soal berikut ini di buku tulis PAK!
1. Sikap berani adalah...
2. Tuliskan 2 ciri anak yang berani!
3. Manfaat sikap berani dalam kehidupan adalah... 4. Contoh sikap berani di rumah yaitu... 5. Tuliskan sebuah contoh sikap berani di sekolah!
“Ani Anak yang Berani”
Ani tidak mengerjakan PR. Saat di kelas, guru bertanya.
Ani merasa takut, tapi ia berkata jujur,
“Bu, saya belum mengerjakan PR.”
Guru tidak marah, tetapi menasihati Ani.
Ani pun berjanji akan lebih rajin.
Asesmen :
Kerjakanlah soal berikut ini di buku tulis PAK!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar