Kamis, 22 Oktober 2026-1D-P.Pancasila

Rabu, 21 Oktober 2026

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : P.Pancasila

3. Hari/Tanggal     : Kamis, 22 Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Mengenal Aturan di Sekolah

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal dan memahami aturan sederhana dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Peserta didik mampu menceritakan pengalaman mematuhi aturan serta membiasakan sikap disiplin, tanggung jawab, sopan, santun, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengenal contoh aturan di sekolah, membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan, serta menceritakan pengalaman mematuhi aturan di sekolah melalui kegiatan mengamati gambar, bermain games, dan berbagi cerita sederhana.

Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Pembelajaran dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didik, seperti datang tepat waktu, berbaris sebelum masuk kelas, mendengarkan guru, menjaga kebersihan, dan menyayangi teman.

Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Peserta didik diajak memahami alasan dan manfaat menaati aturan agar kegiatan belajar menjadi tertib, aman, dan nyaman.

Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui tepuk aturan, permainan Lampu Aturan, dan Misi Detektif Aturan Sekolah.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik mengenal pengertian aturan di sekolah.

  2. Peserta didik menyebutkan contoh aturan di sekolah.

  3. Peserta didik membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan.

  4. Peserta didik menjelaskan manfaat mematuhi aturan.

  5. Peserta didik menceritakan pengalaman mematuhi aturan di sekolah secara sederhana.

E. APERSEPSI

Guru mengulas pembelajaran sebelumnya tentang aturan di rumah, kemudian menghubungkannya dengan aturan di sekolah.

Guru mengajukan pertanyaan pemantik:

  • Apa yang kamu lakukan sebelum masuk kelas?

  • Bagaimana sikapmu saat guru menjelaskan?

  • Bolehkah kita membuang sampah sembarangan di kelas?

  • Apa yang terjadi jika semua anak tidak menaati aturan?

F. PENJELASAN SINGKAT

1. Allah Menyukai Kebaikan

Allah Swt. menyukai kebaikan. Anak Muslim hendaknya membiasakan sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, menjaga kebersihan, dan menghormati guru serta teman.

Dengan mematuhi aturan sekolah, kita belajar menjadi anak yang shalih dan shalihah.

2. PENJABARAN MATERI

Apa Itu Aturan di Sekolah?

Aturan di sekolah adalah ketentuan yang harus dipatuhi agar kegiatan belajar berjalan tertib, aman, dan nyaman.

Contoh Aturan di Sekolah

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.

  2. Berbaris dengan tertib sebelum masuk kelas.

  3. Berdoa sebelum belajar.

  4. Memakai seragam sesuai ketentuan sekolah.

  5. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

  6. Mengangkat tangan sebelum berbicara.

  7. Meminta izin jika ingin keluar kelas.

  8. Membuang sampah pada tempatnya.

  9. Merapikan alat belajar setelah digunakan.

  10. Berbicara sopan dan tidak mengganggu teman.

Perilaku yang Sesuai dan Tidak Sesuai dengan Aturan

Sesuai aturanTidak sesuai aturan
Datang tepat waktuDatang terlambat tanpa alasan
Mendengarkan guruBerbicara sendiri saat guru menjelaskan
Membuang sampah di tempat sampahMembuang sampah sembarangan
Mengangkat tangan sebelum berbicaraBerteriak saat teman berbicara
Membantu temanMengejek teman
Meminta izin sebelum keluar kelasKeluar kelas tanpa izin

Mengapa Kita Harus Mematuhi Aturan?

  • Belajar menjadi tertib.

  • Kelas menjadi bersih dan nyaman.

  • Kita belajar disiplin dan bertanggung jawab.

  • Guru dan teman merasa aman dan senang.

  • Kita belajar menghormati orang lain.


4. VIDEO PEMBELAJARAN


5. ALAT PERAGA

  • Gambar perilaku anak di sekolah.

  • Kartu situasi aturan sekolah.

  • Video animasi pembelajaran.

  • Papan tulis dan alat tulis.

6. POSTTEST

A. Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Saat guru menjelaskan, kita harus ....

  2. Sampah harus dibuang di ....

  3. Sebelum keluar kelas, kita harus meminta ....

  4. Jika bertemu guru, kita sebaiknya bersikap ....

  5. Mematuhi aturan membuat kegiatan belajar menjadi ....


Kesimpulan:

Refleksi:

Capaian Pembelajaran: ....................................

Tindak Lanjut: ....................................

Peserta Didik Tuntas: ....................................

Peserta Didik Tidak Tuntas: ....................................

Peserta Didik Hadir: ....................................

Peserta Didik Tidak Hadir: .....



Rabu, 21 Oktober 2026-1D-Seni Rupa

Selasa, 20 Oktober 2026

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Seni Rupa

3. Hari/Tanggal     : Rabu, 21 Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : 

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 

B.CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengamati dan mengenali objek di lingkungan sekitar berdasarkan bentuk, warna, ukuran, dan ciri-cirinya sebagai inspirasi dalam berkarya seni rupa.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Menyebutkan berbagai objek di lingkungan sekitar.

  2. Mengenali bentuk, warna, ukuran, dan ciri-ciri objek.

  3. Memilih objek yang disukai sebagai inspirasi menggambar.

  4. Menceritakan hasil pengamatan dengan bahasa sederhana.


🌷 Mindful (Berkesadaran)

Anak-anak mengamati objek di sekitar dengan teliti, seperti bentuk bunga, warna daun, dan ukuran pohon.

🌷 Meaningful (Bermakna)

Anak-anak mengenali objek yang sering dijumpai di rumah dan sekolah sebagai inspirasi membuat karya seni.

🌷 Joyful (Menyenangkan)

Anak-anak bermain tebak objek dan menggambar objek favorit.

D.ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal pengertian objek di lingkungan sekitar.

  2. Mengamati berbagai objek yang ada di rumah dan sekolah.

  3. Menyebutkan nama objek yang ditemukan.

  4. Mengenali bentuk objek yang diamati.

  5. Mengidentifikasi warna objek.

  6. Membandingkan ukuran objek, seperti besar dan kecil.

  7. Menyebutkan ciri-ciri objek yang menarik.

  8. Mengelompokkan objek berdasarkan persamaan bentuk atau warna.

  9. Menentukan objek yang paling menarik bagi diri sendiri.

  10. Menceritakan hasil pengamatan terhadap objek dengan bahasa sederhana.

  11. Menjelaskan alasan menyukai suatu objek.

  12. Menggunakan objek di lingkungan sekitar sebagai inspirasi dalam berkarya seni rupa.

E. 📌 E. APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, anak-anak hebat Kelas 1D! 💗

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum belajar, mari berdoa agar Allah Swt. memberikan ilmu yang bermanfaat.

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda di sekitar kalian!

🌷 Apa warna tas kalian?

🌷 Benda apa yang berbentuk bulat?

🌷 Siapa yang pernah melihat bunga di taman?

Ternyata, banyak objek menarik di sekitar kita. Hari ini kita akan belajar mengenali bentuk, warna, ukuran, dan ciri-ciri objek yang dapat menjadi inspirasi untuk menggambar


F.PENJELASAN SINGKAT

1. KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.

Allah Swt. menciptakan alam dengan berbagai bentuk dan warna yang indah. Ada bunga, pohon, kupu-kupu, dan buah-buahan yang dapat kita amati.

Kita dapat menjadikan ciptaan Allah sebagai inspirasi dalam berkarya seni rupa. Mari bersyukur dengan mengucapkan Alhamdulillah dan menjaga lingkungan dengan baik. 🤲

2.MATERI PEMBELAJARAN

💗 1. Mengenal Objek di Lingkungan Sekitar

Objek adalah benda atau sesuatu yang dapat kita amati.

Objek dapat ditemukan di rumah, sekolah, taman, dan lingkungan sekitar.

Contoh objek di lingkungan sekitar:

🌷 Alam: bunga, pohon, daun, batu, dan awan.

🌷 Hewan: kucing, kupu-kupu, burung, dan ikan.

🌷 Buah-buahan: apel, pisang, jeruk, dan semangka.

🌷 Benda sehari-hari: tas, buku, pensil, botol minum, dan mainan.

Berbagai objek tersebut dapat menjadi inspirasi untuk membuat gambar atau karya seni rupa.


💗 2. Mengenal Bentuk Objek

Setiap objek memiliki bentuk yang dapat kita amati.

Beberapa bentuk sederhana yang sering ditemukan adalah:

Bentuk bulat

Contoh: bola, jeruk, dan jam dinding berbentuk lingkaran.

Bentuk persegi

Contoh: beberapa ubin lantai dan kertas berbentuk persegi.

Bentuk persegi panjang

Contoh: buku tulis, pintu, dan papan tulis.

Bentuk lonjong

Contoh: beberapa jenis daun dan telur.

Bentuk tidak beraturan

Contoh: batu alam dan awan.

Bentuk objek tidak selalu sama. Kita dapat mengamati persamaan dan perbedaannya.


💗 3. Mengenal Warna Objek

Objek di sekitar memiliki warna yang beragam.

Contohnya:

  • Daun umumnya berwarna hijau.

  • Langit cerah dapat terlihat biru.

  • Pisang matang umumnya berwarna kuning.

  • Jeruk matang dapat berwarna oranye.

  • Bunga dapat berwarna merah, kuning, putih, atau merah muda.

Warna membantu kita mengenali objek dan membuat gambar terlihat lebih menarik.

Peserta didik dapat menyebutkan warna objek yang diamati serta memilih warna yang sesuai ketika menggambar.


💗 4. Mengenal Ukuran Objek

Objek juga memiliki ukuran yang berbeda.

Ada objek yang besar, kecil, panjang, atau pendek.

Contoh:

  • Pohon biasanya lebih besar daripada bunga.

  • Gajah lebih besar daripada kucing.

  • Pensil dapat lebih panjang daripada penghapus.

  • Daun pada satu tanaman dapat memiliki ukuran yang berbeda.

Ketika mengamati objek, kita dapat membandingkan ukurannya dengan objek lain.

 5. Mengenal Ciri-Ciri Objek yang Menarik

Objek dapat terlihat menarik karena memiliki bentuk, warna, ukuran, atau pola tertentu.

Contoh 1: Kupu-kupu

  • Mengenal Objek di Lingkungan Sekitar

    Objek adalah sesuatu yang dapat kita amati.

    Contohnya:

    • Alam: bunga, pohon, dan daun.

    • Hewan: kucing, burung, dan kupu-kupu.

    • Buah: apel, pisang, dan jeruk.

    • Benda: tas, buku, pensil, dan mainan.

    2. Mengenal Bentuk Objek

    Setiap objek memiliki bentuk yang berbeda.

    • Bulat: bola dan jeruk.

    • Persegi: ubin berbentuk persegi.

    • Persegi panjang: buku dan pintu.

    • Lonjong: beberapa jenis daun dan telur.

    3. Mengenal Warna Objek

    Objek di sekitar memiliki warna yang beragam.

    • Daun umumnya berwarna hijau.

    • Pisang matang umumnya berwarna kuning.

    • Langit cerah dapat terlihat biru.

    • Bunga dapat berwarna merah, kuning, putih, atau merah muda.

    4. Mengenal Ukuran Objek

    Objek memiliki ukuran yang berbeda, seperti besar, kecil, panjang, dan pendek.

    Contoh:

    • Pohon biasanya lebih besar daripada bunga.

    • Pensil dapat lebih panjang daripada penghapus.

    5. Mengenal Ciri-Ciri Objek

    Objek memiliki ciri-ciri yang dapat kita amati.

    Contoh:

    • Bunga: memiliki kelopak, tangkai, dan daun.

    • Kupu-kupu: memiliki sayap dengan warna dan pola yang beragam.

    • Pohon: memiliki batang, cabang, dan daun.

    6. Objek sebagai Inspirasi Berkarya Seni Rupa

    Objek yang kita amati dapat menjadi ide untuk membuat gambar.

    Langkah sederhana:

    1. Pilih objek yang disukai.

    2. Amati bentuk dan warnanya.

    3. Gambarlah objek tersebut.

    4. Warnai sesuai pengamatan dan kreativitas.

    Ingat! Setiap anak boleh memilih objek yang berbeda sesuai kesukaannya. 🎨

3. VIDEO Pembelajaran

4. ALAT PERAGA

  • Gambar bunga, pohon, hewan, dan buah.

  • Gambar lingkungan rumah dan sekolah.

  • Benda nyata yang aman untuk diamati.

  • Objek di halaman sekolah.

  • LKPD.

5. POST TEST

Ayo Menggambar! 🎨

Pilih satu objek favorit, seperti bunga, rumah, pohon, atau hewan kesukaan.

Gambarlah objek tersebut, warnai dengan menarik, lalu ceritakan hasil gambarmu kepada guru dan teman-teman.

G. KESIMPULAN & REFLEKSI




Rabu, 21 Oktober 2026-1D-P.Pancasila

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : P.Pancasila

3. Hari/Tanggal     : Rabu, 21 Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Menceritakan Pengalaman Mematuhi Aturan di Rumah

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal dan memahami aturan sederhana dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Peserta didik mampu menceritakan pengalaman mematuhi aturan serta membiasakan sikap disiplin, tanggung jawab, sopan, santun, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat menceritakan pengalaman mematuhi aturan di rumah secara sederhana melalui kegiatan mengamati video, menjawab pertanyaan, memilih kegiatan yang pernah dilakukan, dan menceritakan pengalaman dengan percaya diri.

Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Pembelajaran dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didik dalam mematuhi aturan di rumah, seperti merapikan tempat tidur, membantu orang tua, merapikan mainan, dan membuang sampah pada tempatnya.

Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Peserta didik diajak menyadari pentingnya mematuhi aturan di rumah dan memahami manfaatnya bagi diri sendiri serta keluarga.

Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan bermain tepuk tangan, menonton video, dan berbagi cerita tentang pengalaman mematuhi aturan di rumah.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik mengenal contoh aturan sederhana yang berlaku di rumah.

  2. Peserta didik mengidentifikasi kegiatan yang menunjukkan perilaku mematuhi aturan di rumah.

  3. Peserta didik menghubungkan contoh kegiatan dengan pengalaman pribadi.

  4. Peserta didik menceritakan pengalaman mematuhi aturan di rumah secara sederhana.

  5. Peserta didik menunjukkan sikap percaya diri saat menceritakan pengalaman.

E. APERSEPSI

Guru mengulas pembelajaran sebelumnya tentang contoh perilaku yang sesuai dengan aturan di rumah.

Guru mengajukan pertanyaan pemantik:

  • Apa aturan yang kamu lakukan di rumah?

  • Kapan kamu melakukan aturan tersebut?

  • Bagaimana perasaanmu setelah mematuhi aturan?

Guru mengajak peserta didik bermain tepuk tangan jika pernah melakukan kegiatan berikut:

  • Merapikan tempat tidur.

  • Membantu ibu atau ayah.

  • Merapikan mainan setelah bermain.

  • Membuang sampah pada tempatnya.

  • Belajar tepat waktu.

F. PENJELASAN SINGKAT

1. Allah Menyukai Kebaikan

Allah SWT menyukai anak yang berbuat baik, membantu orang tua, menjaga kebersihan, dan membiasakan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai anak Muslim, kita harus belajar menjadi anak yang shalih dan shalihah dengan menaati aturan yang baik di rumah.

2. PENJABARAN MATERI

Apa Itu Mematuhi Aturan?

Mematuhi aturan artinya melakukan sesuatu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Di rumah, kita perlu mematuhi aturan agar kehidupan keluarga menjadi tertib, nyaman, dan rukun.

Contoh Kegiatan Mematuhi Aturan di Rumah

Ide 36+ Gambar Kasur Kartun

1. Merapikan Tempat Tidur

Aku merapikan tempat tidur setelah bangun pagi agar kamar tetap rapi.

Boy helps mother clean the house | Premium Vector | Islamic cartoon, Cartoon, Muslim kids

2. Membantu Orang Tua

Aku membantu ibu atau ayah membersihkan rumah sebagai bentuk kasih sayang dan tanggung jawab.

Do and Don’t at Home for Kids – Lesson 1

3. Merapikan Mainan

Aku merapikan mainan setelah bermain agar rumah tidak berantakan.

Child Throwing Waste Illustrations - Free Download in SVG, PNG

4. Membuang Sampah pada Tempatnya

Aku membuang sampah pada tempatnya agar lingkungan rumah tetap bersih.

Hijab Girl Reading - Smiling Girl Studying At Desk PNG

5. Belajar Tepat Waktu

Aku belajar sesuai jadwal agar menjadi anak yang disiplin dan bertanggung jawab.

Bagaimana Cara Menceritakan Pengalaman?

Saat menceritakan pengalaman mematuhi aturan, kita dapat menjelaskan:

  1. Apa kegiatan yang dilakukan.

  2. Kapan kegiatan dilakukan.

  3. Bagaimana perasaan setelah melakukannya.

Contoh cerita:

“Setiap pagi, aku merapikan tempat tidur setelah bangun. Aku melakukannya agar kamar tetap rapi. Aku merasa senang karena sudah melakukan tugas dengan baik.”

Contoh lainnya:

“Sepulang sekolah, aku membantu ibu merapikan meja. Aku senang karena bisa membantu ibu.”

Mengapa Kita Harus Mematuhi Aturan?

  • Rumah menjadi bersih dan rapi.

  • Keluarga merasa nyaman dan bahagia.

  • Kita belajar disiplin dan bertanggung jawab.

  • Kita menjadi anak yang mandiri dan terbiasa berbuat baik.

3. VIDEO PEMBELAJARAN


4. ALAT PERAGA

Gambar kegiatan mematuhi aturan di rumah dan video pembelajaran

5. POST TEST

Ceritakan pengalamanmu mematuhi aturan di rumah!

  1. Kegiatan yang pernah saya lakukan adalah ....

  2. Saya melakukannya pada ....

  3. Perasaan saya setelah melakukannya adalah ....

G. KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

Kesimpulan: 

Refleksi: 

Capaian Pembelajaran: 

Tindak Lanjut: 

Peserta Didik Tuntas: 

Peserta Didik Tidak Tuntas: 

Peserta Didik Hadir: 

Peserta Didik Tidak Hadir: 




Senin, 19 Oktober 2026-1D-B.Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : B.Indonesia

3. Hari/Tanggal     : Senin, 19  Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Mengamati percakapan tentang diri dan menemukan informasi yang disampaikan melalui pertanyaan dan jawaban.

6. Pertemuan ke     : 2

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

B.CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menyimak percakapan sederhana tentang diri sendiri dan orang lain, memahami informasi yang disampaikan melalui pertanyaan dan jawaban, serta memberikan tanggapan secara santun sesuai dengan konteks percakapan.

C.TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

Mengamati contoh percakapan sederhana tentang diri.

Menyebutkan orang yang terlibat dalam percakapan.

Mengenali kalimat pertanyaan dan kalimat jawaban.

Menemukan informasi tentang diri melalui percakapan.

Menjawab pertanyaan berdasarkan percakapan yang disimak.

Mengajukan pertanyaan sederhana tentang diri sendiri dan teman.

Menyampaikan informasi diri menggunakan kalimat sederhana.

Mempraktikkan percakapan dengan percaya diri dan santun.

Mendengarkan teman berbicara tanpa memotong pembicaraan.

 MINDFUL (Berkesadaran)
Peserta didik menyadari pentingnya mendengarkan dengan saksama agar dapat memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain.

Guru mengajak peserta didik memikirkan pertanyaan berikut:

Apakah aku mendengarkan ketika teman berbicara?

Apakah aku memahami pertanyaan yang diberikan?

Apakah aku menjawab pertanyaan dengan jelas dan sopan?

Peserta didik belajar untuk fokus saat menyimak, memahami pertanyaan sebelum menjawab, dan menghargai teman yang sedang berbicara.

 MEANINGFUL (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari, seperti saat berkenalan dengan teman baru, berbicara dengan guru, dan menjawab pertanyaan tentang diri sendiri.

Informasi tentang diri yang dapat disampaikan antara lain:

Nama lengkap atau nama panggilan.

Usia.

Tempat tinggal secara umum.

Hobi.

Makanan kesukaan.

Kegiatan yang disukai.

Peserta didik memahami bahwa percakapan membantu kita mengenal orang lain dan menyampaikan informasi tentang diri sendiri.

 JOYFUL (Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan:

Mengamati gambar percakapan.

Mendengarkan percakapan guru.

Permainan “Tebak Informasi”.

Kartu pertanyaan dan jawaban.

Bermain peran menjadi dua orang yang sedang berkenalan.

D.ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Mengamati contoh percakapan sederhana tentang diri.

Menyimak percakapan dengan saksama.

Mengenali orang yang berbicara dalam percakapan.

Menemukan kalimat pertanyaan.

Menemukan kalimat jawaban.

Mengidentifikasi informasi yang disampaikan dalam percakapan.

Menjawab pertanyaan berdasarkan percakapan.

Mengajukan pertanyaan sederhana tentang diri.

Memberikan jawaban sesuai informasi yang dimiliki.

Mempraktikkan percakapan bersama teman.

Menyampaikan informasi diri dengan kalimat yang jelas.

Menunjukkan sikap santun dan menghargai lawan bicara.


APERSEPSI

Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka berbincang tentang kegiatan berkenalan.

Guru bertanya:

Siapa nama lengkapmu?

Apa nama panggilanmu?

Apa hobimu?

Bagaimana cara kita mengetahui nama teman?

Guru kemudian memperagakan percakapan sederhana bersama salah satu peserta didik.

Guru: “Siapa namamu?”

Peserta didik: “Nama saya Rani.”

Guru: “Apa hobimu?”

Peserta didik: “Hobi saya menggambar.”

Guru menjelaskan bahwa pertanyaan dapat digunakan untuk memperoleh informasi, sedangkan jawaban digunakan untuk menyampaikan informasi.

F.PENJELASAN SINGKAT
1. KETERKAITAN DENGAN AL-QUR’AN

QS. Al-‘Alaq ayat 1

“Iqra’ bismi rabbikalladzi khalaq.”

Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”

Guru mengaitkan ayat tersebut dengan semangat belajar, menyimak, dan memperoleh pengetahuan.

Peserta didik diajak untuk mendengarkan dengan baik, berani bertanya, serta belajar memahami informasi yang disampaikan orang lain.

2.MATERI PEMBELAJARAN

1. Apa Itu Percakapan?

Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan dan memperoleh informasi.

Contoh percakapan dapat terjadi ketika:

Berkenalan dengan teman.

Berbicara dengan guru.

Bertanya kepada orang tua.

Menceritakan hobi.

Membicarakan kegiatan sehari-hari.

2. Apa Itu Pertanyaan?

Pertanyaan adalah kalimat yang digunakan untuk menanyakan sesuatu atau memperoleh informasi.

Contoh:

Siapa namamu?

Berapa usiamu?

Apa hobimu?

Di mana kamu tinggal?

Apa makanan kesukaanmu?

Kalimat tanya biasanya diakhiri dengan tanda tanya (?).

3. Apa Itu Jawaban?

Jawaban adalah kalimat yang digunakan untuk memberikan informasi sebagai tanggapan atas pertanyaan.

Contoh:

Pertanyaan: “Siapa namamu?”

Jawaban: “Nama saya Dita.”

Pertanyaan: “Apa hobimu?”

Jawaban: “Hobi saya membaca.”

Pertanyaan: “Berapa usiamu?”

Jawaban: “Usia saya tujuh tahun.”

4. Cara Menemukan Informasi dalam Percakapan

Agar mudah menemukan informasi, peserta didik dapat melakukan langkah berikut:

Dengarkan percakapan dengan saksama.

Perhatikan pertanyaan yang disampaikan.

Dengarkan jawaban dari lawan bicara.

Ingat informasi penting dalam jawaban.

Jawab pertanyaan sesuai percakapan.

Contoh:

Dina bertanya kepada Siti, “Apa makanan kesukaanmu?”

Siti menjawab, “Makanan kesukaanku adalah bakso.”

Informasi yang diperoleh adalah makanan kesukaan Siti, yaitu bakso.

5. Contoh Percakapan tentang Diri

Dina: “Siapa namamu?”

Siti: “Nama saya Siti.”

Dina: “Berapa usiamu?”

Siti: “Usia saya tujuh tahun.”

Dina: “Apa hobimu?”

Siti: “Hobi saya menggambar.”

Dina: “Apa warna kesukaanmu?”

Siti: “Warna kesukaan saya merah muda.”

Informasi yang Diperoleh

Nama: Siti.

Usia: tujuh tahun.

Hobi: menggambar.

Warna kesukaan: merah muda.

6. Sikap yang Baik Saat Bercakap-cakap

Saat melakukan percakapan, kita harus

Mendengarkan ketika orang lain berbicara.

Berbicara dengan sopan.

Menjawab pertanyaan dengan jelas.

Tidak memotong pembicaraan.

Menggunakan kata-kata yang baik.

Menghargai jawaban teman.

Berani berbicara dengan percaya diri.

KEGIATAN PEMBELAJARAN: “KENALI TEMANKU”

Peserta didik berpasangan dengan teman.

Langkah kegiatan:

Peserta didik A mengajukan pertanyaan kepada peserta didik B.

Peserta didik B menjawab dengan kalimat sederhana.

Peserta didik A mendengarkan dan mengingat jawabannya.

Peserta didik A menyampaikan informasi yang diperoleh.

Kedua peserta didik bertukar peran.

Contoh pertanyaan:

Siapa namamu?

Apa hobimu?

Apa makanan kesukaanmu?

Guru membimbing peserta didik agar berbicara dengan santun dan tidak memaksa teman menceritakan informasi pribadi yang tidak ingin dibagikan.


3. VIDEO PEMBELAJARAN


4. ALAT PERAGA

Gambar anak sedang berkenalan.

Kartu pertanyaan dan jawaban.

Teks percakapan sederhana

LKPD.

Kartu informasi diri.

5. POST TEST

LATIHAN

A. Pilihlah Jawaban yang Tepat!

Bacalah percakapan berikut untuk menjawab soal nomor 1–3.

Rina: “Siapa namamu?”

Lala: “Nama saya Lala.”

Rina: “Apa hobimu?”

Lala: “Hobi saya membaca.”
1. Siapa nama teman Rina?

a. Rina

b. Lala

c. Dina

2. Apa hobi Lala?

a. Membaca

b. Menyanyi

c. Menggambar

3. Kalimat “Apa hobimu?” merupakan kalimat ....

a. jawaban

b. pertanyaan

c. perintah

4. Kalimat jawaban yang tepat untuk pertanyaan “Siapa namamu?” adalah ....

a. Nama saya Beni.

b. Apa kabar?

c. Selamat pagi.

5. Saat teman sedang berbicara, kita sebaiknya ....

a. memotong pembicaraan

b. mendengarkan

c. berteriak



B. Jawablah Pertanyaan Berikut!

Apa yang dimaksud dengan percakapan?

Tuliskan satu contoh kalimat pertanyaan tentang diri!

Tuliskan satu contoh kalimat jawaban tentang diri!

Sebutkan dua informasi yang dapat diketahui melalui percakapan!

Bagaimana sikap yang baik saat teman berbicara?

G. KESIMPULAN & REFLEKSI

REFLEKSI PEMBELAJARAN

Peserta didik memberikan tanda centang (✓) pada pernyataan yang sesuai.

☐ Saya dapat menyimak percakapan dengan baik.

☐ Saya dapat membedakan pertanyaan dan jawaban.

☐ Saya dapat menemukan informasi dalam percakapan.

☐ Saya berani bertanya dan menjawab.

☐ Saya mendengarkan teman dengan sopan.

Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan refleksi:

Apa informasi baru yang kamu ketahui dari percakapan?

Bagian mana yang paling kamu sukai?

Apa yang akan kamu lakukan agar menjadi pendengar yang baik?

KESIMPULAN

Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan dan memperoleh informasi.

Dalam percakapan terdapat pertanyaan dan jawaban.

Kita dapat mengetahui nama, usia, hobi, dan informasi sederhana lainnya melalui percakapan.

Agar dapat memahami percakapan, kita harus mendengarkan dengan saksama, memahami pertanyaan, memperhatikan jawaban, dan bersikap sopan.

Ingat!

PERTANYAAN → JAWABAN → INFORMASI

Contoh:

“Siapa namamu?” → “Nama saya Rani.” → Informasi: nama Rani.


Senin, 19 Oktober 2026-1D-Matematika

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Matematika

3. Hari/Tanggal     : Senin, 19  Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : 

6. Pertemuan ke     : 

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret, gambar, dan simbol matematika pada bilangan cacah sampai dengan 20.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  1. Mengenal konsep pengurangan sebagai kegiatan mengambil sebagian benda dari sekumpulan benda.

  2. Mempraktikkan pengurangan menggunakan benda konkret sampai dengan 20.

  3. Menuliskan kalimat matematika pengurangan menggunakan simbol minus (−) dan sama dengan (=).

  4. Menyelesaikan soal pengurangan sederhana sampai dengan 20 menggunakan benda konkret.

Mindful Learning

Peserta didik secara sadar mengamati jumlah benda sebelum dan sesudah dikurangi serta menghitung benda dengan teliti.

Meaningful Learning

Peserta didik memahami bahwa pengurangan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung sisa pensil, buku, buah, atau mainan.

Joyful Learning

Peserta didik belajar melalui benda konkret, gambar, permainan mengambil benda, dan latihan pengurangan sederhana yang menyenangkan.

KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Allah Swt. menciptakan berbagai benda di alam semesta dengan jumlah yang dapat kita hitung. Kita dapat belajar berhitung melalui buah-buahan, bunga, daun, dan benda-benda di sekitar kita.

Melalui pembelajaran pengurangan, kita belajar berhitung dengan teliti serta bersyukur atas nikmat Allah Swt.

Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Fajr ayat 3:

وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ

Artinya: Demi yang genap dan yang ganjil.

E. APERSEPSI

Guru mengajak peserta didik mengamati benda-benda yang ada di sekitar.

  • Siapa yang pernah memiliki beberapa permen lalu memberikan sebagian kepada teman?

  • Jika kalian memiliki 5 pensil dan memberikan 2 pensil kepada teman, berapa pensil yang tersisa?

  • Apa yang terjadi pada jumlah benda ketika sebagian benda diambil?

  • Bagaimana cara mengetahui jumlah benda yang tersisa?

  • Apakah kita bisa menghitung pengurangan menggunakan benda-benda di sekitar?

F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.

Allah Swt. menciptakan alam dan segala isinya. Berbagai benda ciptaan Allah dapat kita amati dan hitung untuk belajar Matematika.

Ketika belajar pengurangan, kita belajar menghitung jumlah benda yang tersisa dengan teliti. Kita juga belajar menggunakan benda dengan baik dan tidak boros.

2. PENJABARAN MATERI

A. Apa Itu Pengurangan?

Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian benda dari jumlah benda yang ada sehingga jumlahnya menjadi lebih sedikit.

Pengurangan dapat kita lakukan menggunakan benda konkret, seperti pensil, penghapus, kancing, balok, buah, atau mainan.

Ingat, anak-anak!

Pengurangan berarti mengambil sebagian benda dan menghitung sisanya.

B. Mengenal Simbol Pengurangan

Dalam pengurangan, kita menggunakan dua simbol penting.

  • Tanda minus (−): artinya dikurangi atau diambil.

  • Tanda sama dengan (=): artinya menunjukkan hasil.

Contoh:

5 − 2 = 3

Dibaca: Lima dikurangi dua sama dengan tiga.

Artinya, kita memiliki 5 benda, mengambil 2 benda, lalu tersisa 3 benda.

C. Belajar Pengurangan 

1. 7 − 3 = 4

2. 10 − 4 = 6 

3. 15 − 5 = 1

4. 3 − 2 = ...

5. 4 − 1 = ....

6. 5 − 2 = ...

7. 6 − 3 = ....

8. 7 − 2 = ....

9. 12-2= ....

10. 20 -10 = ....

3. VIDEO PEMBELAJARAN




4. ALAT PERAGA

  • Pensil, penghapus, dan penggaris.

  • Balok hitung atau stik es krim.

  • Kancing atau tutup botol yang aman digunakan.

  • Kartu angka dan kartu simbol pengurangan.

  • Gambar atau animasi pengurangan.

  • PPT pembelajaran.

  • Video pembelajaran.

  • LKPD.

  • Permainan sederhana “Ambil dan Hitung Sisanya”.

Permainan: Ambil dan Hitung Sisanya

  1. Guru menyiapkan 10 benda di atas meja.

  2. Peserta didik diminta menghitung seluruh benda.

  3. Guru meminta peserta didik mengambil beberapa benda.

  4. Peserta didik menghitung benda yang tersisa.

  5. Peserta didik menyebutkan kalimat matematika yang sesuai.

Contoh: Ada 10 benda, diambil 3 benda.

10 − 3 = 7

5. POST TEST

Ayo, perhatikan gambar dan hitung sisa bendanya!

1. 🍎 🍎 🍎 − 🍎 🍎 = ....


2. 🍌 🍌 🍌 🍌 − 🍌 = ....


3. ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ − ⭐ ⭐ = ....


4. 🐟 🐟 🐟 🐟 🐟 🐟 − 🐟 🐟 🐟 = ....


5. ⚽ ⚽ ⚽ ⚽ ⚽ ⚽ ⚽ − ⚽ ⚽ = ....

G. REFLEKSI PEMBELAJARAN


Kesimpulan:




 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS