Selasa, 01 September 2026-1D-Matematika

Senin, 31 Agustus 2026

  

A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Matematika

3. Hari/Tanggal : Selasa, 01 September 2026

4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I

5. Materi : Membandingkan Bilangan Menggunakan Simbol >, <, =

6. Pertemuan Ke- : 2


B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik memiliki pemahaman bilangan untuk membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 20 serta menggunakan simbol matematika sederhana dalam kehidupan sehari-hari.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. TP Umum

Peserta didik mampu membandingkan dua bilangan cacah sampai 20 dengan menggunakan simbol > (lebih dari), < (kurang dari), dan = (sama dengan) secara tepat.

2. TP 

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  • Meaningful: memahami makna simbol >, <, dan = melalui kegiatan membandingkan bilangan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

  • Mindful: menggunakan simbol >, <, dan = dengan teliti dan menyadari perbedaan bilangan yang lebih besar, lebih kecil, atau sama.

  • Joyful: membandingkan bilangan melalui permainan kartu angka secara aktif dan menyenangkan.


D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik mengenali bilangan cacah sampai 20.

  2. Peserta didik menentukan bilangan yang lebih besar, lebih kecil, atau sama.

  3. Peserta didik mengenal simbol >, <, dan =.

  4. Peserta didik menggunakan simbol >, <, dan = untuk membandingkan dua bilangan sampai 20.

  5. Peserta didik menyelesaikan soal sederhana tentang perbandingan bilangan.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik mengenali bilangan cacah sampai 20.

  2. Peserta didik menentukan bilangan yang lebih besar, lebih kecil, atau sama.

  3. Peserta didik mengenal simbol >, <, dan =.

  4. Peserta didik menggunakan simbol >, <, dan = untuk membandingkan dua bilangan sampai 20.

  5. Peserta didik menyelesaikan soal sederhana tentang perbandingan bilangan.


E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menunjukkan beberapa kartu angka 10–20.

Guru bertanya kepada peserta didik:

  • “Anak-anak, mana yang lebih besar, 12 atau 15?”

  • “Mana yang lebih kecil, 17 atau 14?”

  • “Bagaimana kita mengetahui bilangan yang lebih besar?”

  • “Bagaimana jika kedua bilangan memiliki jumlah yang sama?”

Guru mengajak peserta didik mengamati dan membandingkan kartu angka sebelum mengenalkan simbol >, <, dan =.


F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah

Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan teratur dan sesuai dengan ukuran. Kita dapat melihat keteraturan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika kita menghitung dan membandingkan jumlah benda.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”

(QS. Al-Qamar: 49)

Melalui pembelajaran membandingkan bilangan, peserta didik diajak menyadari bahwa keteraturan dan ketepatan dalam menghitung merupakan salah satu bentuk kebesaran Allah SWT.

2. Penjabaran Materi

Membandingkan Bilangan

Membandingkan bilangan berarti melihat dua bilangan untuk mengetahui apakah suatu bilangan:

  • lebih besar

  • lebih kecil

  • sama dengan

Dalam matematika, kita menggunakan tiga simbol:

SimbolArti
>lebih besar dari
<lebih kecil dari
=sama dengan

Contoh 1

15 > 12

Artinya, 15 lebih besar dari 12.

Contoh 2

13 < 18

Artinya, 13 lebih kecil dari 18.

Contoh 3

16 = 16

Artinya, 16 sama dengan 16.

Cara Mudah Mengingat Simbol

Peserta didik dapat membayangkan simbol > dan < seperti mulut buaya.

🐊 Mulut terbuka menghadap bilangan yang lebih besar.

Contoh:

18 > 14

Mulut terbuka menghadap 18 karena 18 lebih besar daripada 14.

Contoh:

11 < 17

Mulut terbuka menghadap 17 karena 17 lebih besar daripada 11.

Sedangkan simbol = digunakan apabila kedua bilangan memiliki nilai yang sama.

10 = 10


3. Kegiatan Pembelajaran

Memahami Konsep Bilangan

Guru:

  • menjelaskan arti simbol >, <, dan =;

  • menunjukkan kartu angka 10–20;

  • memberikan contoh perbandingan bilangan;

  • mengajak peserta didik menentukan bilangan yang lebih besar dan lebih kecil.

Peserta didik:

  • mengamati kartu angka;

  • menyebutkan bilangan;

  • membandingkan dua bilangan;

  • memilih simbol yang tepat.

Mengaplikasi

Guru mengajak peserta didik bermain “Siapa Lebih Besar?”

Peserta didik secara berpasangan mengambil dua kartu angka.

Contoh:

12 dan 16

Peserta didik menentukan:

12 < 16

Kemudian peserta didik menyusun kartu angka dan simbol dengan benar.

Beberapa peserta didik diminta menunjukkan hasilnya di depan kelas.

4. Video Pembelajaran

Video pembelajaran dapat digunakan sebagai penguatan materi tentang membandingkan bilangan dan penggunaan simbol >, <, dan =.




5. Media/Alat Peraga

Media yang digunakan:

  • Kartu angka 1-20

  • Kartu simbol >, <, dan =

  • Benda konkret seperti pensil, stik es krim, atau kelereng

  • Papan tulis


6. Post Test

Peserta didik mengerjakan soal berikut:

1. 12 ___ 15

2. 18 ___ 14

3. 10 ___ 10

4. 16 ___ 19

5. 13 ___ 11

Peserta didik diminta mengisi dengan simbol >, <, atau =.


G. KESIMPULAN / REFLEKSI

1. Kesimpulan

Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa:

  • Simbol > berarti lebih besar dari.

  • Simbol < berarti lebih kecil dari.

  • Simbol = berarti sama dengan.

  • Simbol >, <, dan = digunakan untuk membandingkan dua bilangan.

  • Untuk menentukan simbol yang tepat, kita perlu mengetahui bilangan mana yang lebih besar, lebih kecil, atau memiliki nilai yang sama.


2. Refleksi

Guru melakukan refleksi pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan:

  • Apa yang sudah kamu pelajari hari ini?

  • Apa arti simbol >, <, dan =?

Refleksi Guru

  • Hal yang sudah berjalan baik: ....................................................

  • Kendala yang ditemukan: ....................................................

  • Respons/keterlibatan peserta didik: ....................................................

  • Tindak lanjut pembelajaran: ....................................................


3. Capaian Tujuan Pembelajaran

Jumlah peserta didik tuntas : …… peserta didik

Jumlah peserta didik belum tuntas : …… peserta didik

Tindak Lanjut



Selasa, 01 September 2026-1D-B.Indonesia

   

A. IDENTITAS

Nama Guru            : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

Mata Pelajaran      : B.Indonesia

Hari / Tanggal        : Selasa, 01 September 2026


Fase / Kelas           : A / 1

Materi                    : Instruksi sederhana

Pertemuan ke      : 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami informasi dari teks non sastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa instruksi sederhana yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  • Memahami arti instruksi sederhana.
  • Menyimak instruksi dengan penuh perhatian.
  • Melaksanakan instruksi sederhana dengan tepat.
  • Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang didengar.
Mindful (Penuh Perhatian)
Peserta didik mampu menyimak instruksi sederhana dengan penuh perhatian, menunjukkan sikap tenang, fokus, dan tidak memotong pembicaraan saat instruksi disampaikan.

 Meaningful (Bermakna) Peserta didik mampu memahami arti instruksi sederhana yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti duduk dengan rapi, membuka buku, mengangkat tangan, dan merapikan alat belajar, serta memahami manfaat mengikuti instruksi dengan baik.


Joyful (Menyenangkan) 
Peserta didik mampu melaksanakan instruksi sederhana dengan tepat melalui kegiatan permainan atau aktivitas yang menyenangkan dengan percaya diri dan antusias.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Peserta didik mampu memahami arti instruksi sederhana yang disampaikan secara lisan dengan menggunakan kosakata yang familiar dalam kehidupan sehari-hari.

2. Peserta didik mampu menyimak instruksi sederhana dengan penuh perhatian dan mengenali informasi penting yang terdapat dalam instruksi.

3. Peserta didik mampu melaksanakan instruksi sederhana dengan tepat sesuai dengan informasi yang didengar.

4. Peserta didik mampu menjawab pertanyaan sederhana berdasarkan informasi yang didengar dengan tepat.

5. Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman terhadap informasi yang didengar melalui tindakan dan jawaban sederhana secara tepat.

E. APERSEPSI SINGKAT

Anak-anak kemarin kita telah mengetahui bersama tentang pengertian instruksi. Siapa yang masih ingat tentang pengertian instruksi ? Iya benar, instruksi adalah perintah atau petunjuk untuk melakukan sesuatu. Kita juga telah melakukan berbagai macam instruksi di kelas seperti instruksi memegang anggota  tubuh dan instruksi untuk melakukan beberapa kegiatan. Hari ini kita masih akan mempelajari tentang instruksi dapat membuat kalimat instruksi dengan tepat.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah

Materi pelajaran kita hari ini berhubungan dengan : 

QS. Az-Zumar ayat 18:

"Yaitu orang-orang yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya."

MasyaAllah...

Maka dari itu, sebagai anak yang sholih dan sholihah, kita harus menjadi pendengar yang baik dan mengikuti instruksi dengan benar.

2. Penjabaran Materi

 👂 A. Apa Itu Menyimak?

Menyimak adalah kegiatan mendengarkan dengan penuh perhatian agar kita memahami informasi yang disampaikan.

Ketika guru memberikan instruksi, kita harus:

  1. Melihat orang yang berbicara.
  2. Mendengarkan dengan baik.
  3. Tidak berbicara sendiri.
  4. Memahami instruksi.
  5. Melaksanakan instruksi dengan benar.

Anak yang suka menyimak akan lebih mudah memahami pelajaran. 🌟


📢 B. Mengenal Instruksi Sederhana

Perhatikan beberapa contoh berikut!

1. "Berdirilah!"

Artinya kita harus berdiri.

2. "Duduklah dengan rapi!"

Artinya kita harus duduk dengan posisi yang rapi.

3. "Bukalah bukumu!"

Artinya kita harus membuka buku.

4. "Angkat tanganmu!"

Artinya kita harus mengangkat tangan.

5. "Tulislah namamu!"

Artinya kita harus menulis nama.

6. "Tutuplah bukumu!"

Artinya kita harus menutup buku.


🗣️ C. Ayo Dengarkan Instruksi!

Anak-anak, sekarang dengarkan baik-baik instruksi berikut.

Guru berkata:

"Berdirilah di samping tempat dudukmu."

Apa yang harus kalian lakukan?

👉 Berdiri di samping tempat duduk.

Guru berkata:

"Angkat tangan kananmu."

Apa yang harus kalian lakukan?

👉 Mengangkat tangan kanan.

Guru berkata:

"Peganglah telinga kananmu."

Apa yang harus kalian lakukan?

👉 Memegang telinga kanan.

Guru berkata:

"Duduklah kembali dengan rapi."

Apa yang harus kalian lakukan?

👉 Duduk kembali dengan rapi.

Hebat! Kalian sudah belajar mengikuti instruksi. 👏😊


👨‍👩‍👧 D. Instruksi di Rumah

Di rumah, kita juga sering mendapatkan instruksi dari orang tua.

Perhatikan percakapan berikut!

Ibu: "Dika, tolong letakkan sepatu di rak."

Dika: "Baik, Bu."

Dika kemudian meletakkan sepatunya di rak.

💡 Informasi Penting

  • Ibu memberikan instruksi kepada Dika.
  • Dika mendengarkan instruksi Ibu.
  • Dika melaksanakan instruksi dengan baik.
  • Dika berbicara dengan sopan kepada Ibu.

🗣️ Ayo Jawab!

Apa yang diminta Ibu kepada Dika?

👉 Meletakkan sepatu di rak.

Apakah Dika melaksanakan instruksi Ibu?

👉 Ya, Dika melaksanakan instruksi Ibu.


🏫 E. Instruksi di Sekolah

Perhatikan percakapan berikut!

Guru: "Anak-anak, bukalah buku Bahasa Indonesia halaman 10."

Siswa: "Baik, Bu Guru."

Para siswa kemudian membuka buku Bahasa Indonesia halaman 10.

💡 Informasi Penting

  • Guru memberikan instruksi kepada siswa.
  • Siswa mendengarkan instruksi.
  • Siswa membuka buku halaman 10.
  • Siswa mengikuti instruksi dengan tertib.

🗣️ Ayo Jawab!

Apa yang diminta guru kepada siswa?

👉 Membuka buku Bahasa Indonesia halaman 10.

Bagaimana sikap siswa ketika guru memberikan instruksi?

👉 Siswa mendengarkan dengan baik dan tertib.

 🌳 F. Instruksi di Lingkungan Sekitar

Kita juga harus mengikuti instruksi yang baik ketika berada di lingkungan sekitar.

Contohnya:

"Buanglah sampah pada tempatnya." 🗑️

"Jagalah kebersihan lingkungan." 🌱

"Berjalanlah dengan tertib."

"Jangan merusak tanaman." 🌿

Dengan mengikuti instruksi yang baik, lingkungan menjadi bersih, aman, dan nyaman.


🎮 G. Ayo Bermain "Dengarkan Instruksiku!"

Sekarang kita bermain bersama. 😊

Guru akan memberikan beberapa instruksi.

Dengarkan dengan baik sebelum melakukannya.

Instruksi 1:
"Pegang kepala kalian!"

Instruksi 2:
"Tepuk tangan dua kali!"

👏 👏

Instruksi 3:
"Angkat tangan kiri!"

Instruksi 4:
"Sentuh meja!"

Instruksi 5:
"Berikan senyum terbaikmu!" 😊

Hebat sekali!

Kalian sudah mampu mendengarkan dan mengikuti instruksi sederhana.


📖 H. Ayo Simak Percakapan!

Dengarkan percakapan berikut!

Lani: "Beni, tolong ambilkan pensil di atas meja."

Beni: "Baik, Lani."

Lani: "Terima kasih, Beni."

Beni: "Sama-sama."

💡 Informasi Penting

  • Lani memberikan instruksi kepada Beni.
  • Beni diminta mengambil pensil.
  • Beni melaksanakan instruksi Lani.
  • Lani mengucapkan terima kasih.

  Ayo Jawab!

1. Siapa yang memberikan instruksi?

👉 Lani.

2. Apa yang diminta Lani kepada Beni?

👉 Mengambilkan pensil di atas meja.

3. Apa yang dikatakan Lani setelah dibantu?

👉 "Terima kasih."

3.  Video Pembelajaran

4. Media/Alat Peraga

  • Video pembelajaran
  • Gambar
  • Buku
  • Alat peraga nyata
  • Speaker/Laptop

 5. Post Test

 Ayo Berlatih!

Dengarkan instruksi berikut, kemudian jawablah pertanyaannya.

Soal 1

Guru berkata:

"Bukalah buku kalian."

Apa yang harus dilakukan?

👉 ______________________________

Soal 2

Ibu berkata:

"Tolong rapikan mainanmu."

Apa yang harus dilakukan?

👉 ______________________________

Soal 3

Ayah berkata:

"Letakkan sepatu di rak."

Di mana sepatu harus diletakkan?

👉 ______________________________

Soal 4

Guru berkata:

"Angkat tanganmu sebelum menjawab."

Apa yang harus dilakukan sebelum menjawab?

👉 ______________________________

 G. KESIMPULAN/REFLEKSI

1. Kesimpulan :

2. Refleksi           :  

3. Capaian Tujuan Pembelajaran :

 Jumlah peserta didik tuntas ...

Jumlah peserta didik belum tuntas ... 

 Tindak lanjut ...

 



Selasa, 01 September 2026-1D-Seni Rupa

 

 A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Seni Rupa

3. Hari/Tanggal : Selasa, 01 September 2026

4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I

5. Materi : Membuat Gambar Kreatif dengan Menentukan dan Menuliskan Unsur Rupa

6. Pertemuan Ke- : 6


B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengamati dan mengenali unsur rupa di lingkungan sekitar serta menggunakannya dalam membuat karya seni rupa sederhana.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. TP Umum

Peserta didik mampu membuat gambar kreatif sederhana dengan menggunakan unsur rupa garis, bentuk, warna, dan tekstur, serta mampu menentukan dan menuliskan unsur rupa yang terdapat dalam karyanya.

2. TP

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  • Meaningful: menghubungkan unsur rupa dengan benda-benda yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

  • Mindful: mengamati dan menentukan unsur garis, bentuk, warna, dan tekstur dengan teliti sebelum membuat karya.

  • Joyful: membuat gambar kreatif secara mandiri dengan menggunakan unsur rupa sesuai imajinasi dan kreativitas masing-masing.


D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik mengingat kembali unsur-unsur rupa yang telah dipelajari.

  2. Peserta didik mengamati unsur rupa pada benda di lingkungan sekitar.

  3. Peserta didik menentukan unsur garis, bentuk, warna, dan tekstur pada benda.

  4. Peserta didik membuat gambar kreatif dengan memadukan beberapa unsur rupa.

  5. Peserta didik menuliskan unsur rupa yang digunakan dalam karya.

  6. Peserta didik mempresentasikan dan menghargai hasil karya sendiri serta karya teman.


E. APERSEPSI SINGKAT

Guru mengulas kembali pembelajaran sebelumnya tentang unsur rupa.

Guru menunjukkan beberapa benda atau gambar, seperti buah jeruk, bola, buku gambar, dan pizza.

Guru mengajukan pertanyaan:

  • “Apa bentuk benda yang kalian lihat?”

  • “Apakah semua benda memiliki bentuk yang sama?”

  • “Warna apa yang kalian lihat?”

  • “Apakah permukaan benda terasa sama?”

  • “Unsur rupa apa saja yang dapat kita temukan pada benda tersebut?”

Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan kegiatan hari ini, yaitu membuat gambar kreatif dengan menggunakan unsur rupa garis, bentuk, warna, dan tekstur.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah

Allah SWT adalah Al-Khaliq, artinya Allah Maha Pencipta.

Allah menciptakan manusia, hewan, tumbuhan, dan seluruh alam dengan berbagai bentuk, warna, serta keindahan yang berbeda-beda.

Ketika kita membuat karya seni, kita dapat belajar menghargai keindahan ciptaan Allah dan menggunakan kemampuan yang Allah berikan kepada kita untuk berkarya.

Pesan pembelajaran:

“Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan segala sesuatu dengan bentuk dan keindahan yang beragam. Kita bersyukur kepada Allah dengan menjaga dan menghargai keindahan ciptaan-Nya serta membuat karya dengan kreatif.”


2. Penjabaran Materi

Unsur Rupa dalam Gambar

Dalam membuat gambar, kita dapat menggunakan beberapa unsur rupa, yaitu:

1. Garis

Garis adalah goresan yang dapat membentuk suatu gambar.

Contoh:

  • garis lurus

  • garis lengkung

  • garis zig-zag

  • garis bergelombang

2. Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda.

Contoh:

  • lingkaran

  • persegi

  • segitiga

  • bentuk buah

  • bentuk hewan

3. Warna

Warna membuat gambar menjadi lebih menarik.

Contoh:

  • merah

  • kuning

  • biru

  • hijau

  • jingga

4. Tekstur

Tekstur adalah kesan permukaan suatu benda.

Tekstur dapat terlihat seperti:

  • halus

  • kasar

  • berbulu

  • bergaris

Dalam gambar, tekstur dapat dibuat dengan garis, titik, atau pola sehingga disebut sebagai tekstur semu.

Membuat Gambar Kreatif

Peserta didik membuat satu gambar kreatif dengan menggunakan beberapa unsur rupa.

Contoh tema gambar:

  • 🌞 Matahari

  • 🌳 Pohon

  • 🏠 Rumah

  • 🐟 Ikan

  • 🍊 Buah

  • 🦋 Kupu-kupu

Langkah membuat karya:

  1. Tentukan benda atau objek yang akan digambar.

  2. Buat bentuk dasar objek.

  3. Tambahkan garis yang diperlukan.

  4. Warnai gambar dengan rapi.

  5. Tambahkan pola atau garis untuk menunjukkan tekstur.

  6. Amati kembali hasil karya.

  7. Tuliskan unsur rupa yang digunakan.


Contoh

Objek: Buah jeruk

Garis: Garis lengkung

Bentuk: Bulat

Warna: Jingga

Tekstur: Bintik-bintik pada kulit jeruk


3. Video Pembelajaran

Video pembelajaran tentang unsur-unsur rupa dan membuat gambar kreatif dapat digunakan sebagai penguatan materi.



4. Media/Alat Peraga

Media yang digunakan :

  • Benda konkret di lingkungan sekitar

  • Gambar dari internet

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

1. Kesimpulan

Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa:

  • Unsur rupa yang digunakan dalam membuat gambar antara lain garis, bentuk, warna, dan tekstur.

  • Setiap benda memiliki unsur rupa yang dapat diamati dan digambarkan.

  • Unsur rupa dapat dipadukan untuk menghasilkan karya yang menarik.

  • Setiap peserta didik dapat menghasilkan karya yang berbeda sesuai dengan kreativitasnya.

  • Kita harus menghargai karya sendiri dan karya teman.


2. Refleksi

Guru melakukan refleksi pembelajaran dengan pertanyaan:

  • Apa yang sudah kamu pelajari hari ini?

  • Unsur rupa apa saja yang kamu gunakan?

Refleksi Guru:

Hal yang sudah berjalan baik:
....................................................................................

Kendala yang ditemukan:
....................................................................................

Respons/keterlibatan peserta didik:
....................................................................................

Tindak lanjut pembelajaran:
....................................................................................


3. Capaian Tujuan Pembelajaran

Jumlah peserta didik tuntas : …… peserta didik

Jumlah peserta didik belum tuntas : …… peserta didik

Tindak lanjut:



Senin, 31 Agustus 2026-1D-Matematika

Minggu, 30 Agustus 2026

  

A. IDENTITAS

1. Nama Guru: Winda Galuh Asmara, S.Pd. & Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran: Matematika

3. Hari/Tanggal: Senin, 31 Agustus 2026

4. Fase/Kelas: Fase A / Kelas I

5. Materi: Membandingkan Bilangan (Lebih Besar, Lebih Kecil, dan Sama Dengan)


B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengenal, membaca, dan membandingkan bilangan cacah serta menggunakan pemahaman tentang jumlah untuk menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. TP Umum

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu membandingkan dua kelompok benda berdasarkan jumlahnya dengan menggunakan istilah lebih banyak, lebih sedikit, dan sama banyak secara tepat.

2. TP 

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

Ma (Meaningful/Bermakna):

  • Menghubungkan kegiatan membandingkan jumlah benda dengan kehidupan sehari-hari.

Mi (Mindful/Berkesadaran):

  • Menghitung jumlah benda dengan teliti dan menyampaikan hasil perbandingan dengan percaya diri.

Joy (Menyenangkan):

  • Melakukan kegiatan membandingkan jumlah benda melalui aktivitas berpasangan menggunakan benda konkret dengan suasana belajar yang menyenangkan.


D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik mengamati dua kelompok benda di lingkungan sekitar.

  2. Peserta didik menghitung jumlah benda pada masing-masing kelompok.

  3. Peserta didik membandingkan jumlah kedua kelompok benda.

  4. Peserta didik mengenal istilah lebih banyak, lebih sedikit, dan sama banyak.

  5. Peserta didik menyampaikan hasil perbandingan secara lisan.

  6. Peserta didik mengerjakan latihan membandingkan jumlah benda melalui LKPD.


E. APERSEPSI SINGKAT

Guru mengajak peserta didik mengamati benda-benda yang ada di dalam kelas, seperti buku, pensil, penghapus, dan jumlah teman yang duduk di beberapa kelompok.

Guru memberikan pertanyaan pemantik:

  • “Di meja guru ada 5 pensil, sedangkan di meja siswa ada 3 pensil. Mana yang lebih banyak?”

  • “Bagaimana kita mengetahui benda yang jumlahnya lebih sedikit?”

  • “Apakah dua kelompok benda dapat memiliki jumlah yang sama?”

F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah

Mengenal Allah sebagai Al-Khaliq

Allah SWT memiliki nama Al-Khaliq (الخَالِقُ) yang berarti Allah Maha Pencipta. Allah SWT menciptakan tubuh manusia dengan bentuk yang sempurna dan teratur.

Coba perhatikan tubuh kita. Kita memiliki jari tangan dan mata. Jumlahnya berbeda, tetapi semuanya memiliki fungsi yang sangat penting.

🖐️ Jari tangan = 5

👀 Mata = 2

Jadi, jumlah jari tangan lebih banyak daripada jumlah mata.

5 lebih besar daripada 2.

Allah SWT berfirman:

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

(QS. At-Tin: 4)

Melalui kegiatan membandingkan jumlah jari tangan dan mata, kita belajar bahwa Allah SWT adalah Al-Khaliq, Allah Maha Pencipta. Kita juga belajar menghitung dan membandingkan dengan teliti.

Pertanyaan Penalaran Kritis:

  • Berapa jumlah jari pada kedua tanganmu?

  • Berapa jumlah matamu?

  • Mana yang lebih banyak, jari tangan atau mata?

  • Mengapa kita harus bersyukur atas anggota tubuh yang Allah ciptakan?

Membandingkan Bilangan

Membandingkan bilangan adalah kegiatan untuk mengetahui apakah suatu jumlah lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak dibandingkan dengan jumlah lainnya.

A. Lebih Banyak

Jika jumlah benda pada kelompok pertama lebih banyak daripada kelompok kedua, maka disebut lebih banyak.

Contoh:

🍎 🍎 🍎 🍎 🍎

🍊 🍊 🍊

Jumlah apel lebih banyak daripada jumlah jeruk.

5 lebih banyak daripada 3.


B. Lebih Sedikit

Jika jumlah benda pada suatu kelompok lebih sedikit daripada kelompok lainnya, maka disebut lebih sedikit.

Contoh:

✏️ ✏️

📚 📚 📚 📚

Jumlah pensil lebih sedikit daripada jumlah buku.

2 lebih sedikit daripada 4.


C. Sama Banyak

Jika dua kelompok memiliki jumlah benda yang sama, maka disebut sama banyak.

Contoh:

⭐ ⭐ ⭐ ⭐

🌸 🌸 🌸 🌸

Jumlah bintang sama banyak dengan jumlah bunga.

4 sama dengan 4.


Cara Membandingkan Jumlah Benda

Agar tidak salah dalam membandingkan jumlah benda, kita dapat:

Guru mengajak peserta didik menghitung benda bersama-sama untuk menemukan jawabannya.

  1. Membandingkan kedua jumlah tersebut.

  2. Menentukan apakah jumlahnya lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak.

  3. Menghitung jumlah benda pada kelompok kedua.

  4. Membandingkan kedua jumlah tersebut.

  5. Menentukan apakah jumlahnya lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak.

Contoh:

🐟 🐟 🐟 🐟 🐟

🐠 🐠 🐠

Kelompok pertama berjumlah 5.

Kelompok kedua berjumlah 3.

Jadi, 5 lebih banyak daripada 3.


Kegiatan Motivasi

Guru menunjukkan dua kelompok benda konkret, misalnya pensil atau kelereng.

  1. Peserta didik memperkirakan kelompok mana yang jumlahnya lebih banyak.

  2. Peserta didik menghitung jumlah benda pada setiap kelompok.

  3. Peserta didik membandingkan hasil perhitungan.

  4. Guru memperkenalkan istilah lebih banyak, lebih sedikit, dan sama banyak.

  5. Peserta didik menyampaikan jawabannya secara lisan.

3. Video Pembelajaran

Video pembelajaran dapat digunakan sebagai penguatan materi tentang membandingkan bilangan.




4. Media/Alat Peraga

Media dan alat peraga yang digunakan:

  • Benda konkret seperti pensil, buku, atau kelereng

  • LKPD

  • Papan tulis


5. Post Test

Peserta didik mengerjakan soal sederhana untuk mengetahui pemahaman setelah pembelajaran.

Contoh:

1. 🍎 🍎 🍎 🍎
2. 🍊 🍊

Kelompok mana yang lebih banyak?

Jawab: ______________________

2. ⭐ ⭐ ⭐
🌸 🌸 🌸

Apakah jumlahnya lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak?

Jawab: ______________________

3. 🐟 🐟
🐠 🐠 🐠 🐠

Jumlah ikan pertama lebih __________ daripada kelompok kedua.

4. 🍎 🍎 🍎
🍊 🍊 🍊

Kedua kelompok memiliki jumlah yang __________.

5. Tuliskan satu contoh benda di rumah yang dapat kamu bandingkan jumlahnya!

Jawab: ______________________________


G. KESIMPULAN / REFLEKSI

1. Kesimpulan

Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa:

  • Jumlah benda dapat dibandingkan.

  • Ada jumlah yang lebih banyak.

  • Ada jumlah yang lebih sedikit.

  • Ada jumlah yang sama banyak.

  • Untuk membandingkan jumlah benda, kita harus menghitung dengan teliti.

  • Membandingkan jumlah benda dapat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari.


2. Refleksi

Hal yang sudah berjalan baik:

Peserta antusias dalam pembelajaran dan mampu menjawab soal latihan dengan baik.

Kendala yang ditemukan:

Kurangnya pemahaman peserta didik terhadap soal cerita matematika terkait perbandingan bilangan.

Respons/keterlibatan peserta didik:

Peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran, dibuktikan dengan banyaknya peserta didik yang ingin maju ke depan kelas untuk menjawab soal.

3. Capaian Tujuan Pembelajaran

Jumlah peserta didik tuntas: 25

 peserta didik

Jumlah peserta didik belum tuntas: 4 peserta didik

Tindak lanjut:

Pada pertemuan berikutnya akan kembali dijelaskan materi yang sama dengan alat peraga yang berbeda.



 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS