Jumat, 11 September 2026-1D-Adab

Kamis, 10 September 2026

   

 A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Adab

3. Hari/Tanggal : Jumat, 11 September 2026

4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I

5. Materi : 

6. Pertemuan Ke : 3

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mengenal aturan di lingkungan keluarga serta menunjukkan sikap mematuhi aturan dan menghargai anggota keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

C. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat mengenal pentingnya menghormati orang tua, menyebutkan contoh sikap hormat kepada orang tua, serta menunjukkan perilaku santun dan patuh kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

Mindful (Berkesadaran):
Peserta didik menyadari bahwa orang tua telah merawat, menyayangi, dan membantu mereka setiap hari. Peserta didik belajar memperhatikan cara berbicara dan bersikap kepada orang tua.

Meaningful (Bermakna):
Peserta didik dapat menghubungkan sikap menghormati orang tua dengan kehidupan sehari-hari, seperti berbicara dengan sopan, mendengarkan nasihat, membantu orang tua, dan meminta izin.

Joyful (Menyenangkan):
Peserta didik belajar melalui cerita, gambar, tanya jawab, bermain peran, dan permainan sederhana tentang contoh sikap menghormati orang tua.


D. Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal arti menghormati orang tua.

  2. Mengetahui pentingnya menghormati orang tua.

  3. Menyebutkan contoh sikap menghormati orang tua.

  4. Mengenal cara berbicara yang sopan kepada orang tua.

  5. Menunjukkan sikap patuh terhadap nasihat orang tua.

  6. Menunjukkan sikap membantu orang tua di rumah.

  7. Membiasakan mengucapkan kata tolong, maaf, dan terima kasih kepada orang tua.

  8. Menunjukkan sikap sayang dan santun kepada orang tua.


E. Apersepsi

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar tentang nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran dengan materi yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, yaitu pentingnya menghormati orang tua. 👨‍👩‍👧‍👦

Anak-anak hebat, siapa yang setiap hari merawat kalian?

Ya, ayah dan ibu.

Ayah dan ibu menyayangi, merawat, menjaga, dan memenuhi kebutuhan kita. Oleh karena itu, kita harus menyayangi dan menghormati orang tua.

Anak-anak...

Pernahkah ibu meminta kalian merapikan mainan?

Apa yang sebaiknya kalian lakukan?

Ya, kita sebaiknya mendengarkan dan melaksanakan nasihat orang tua.

Bagaimana cara berbicara kepada ayah dan ibu?

Kita harus berbicara dengan sopan, lembut, dan santun.

Hari ini kita akan belajar bagaimana cara menghormati orang tua di rumah. 🏠❤️

F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an

Anak-anak, Allah SWT mengajarkan kita untuk berbuat baik kepada orang tua.

QS. Al-Isra' ayat 23

وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

Artinya:

“Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapak.”

Allah SWT mengajarkan kita untuk berbuat baik kepada ayah dan ibu.

Menghormati orang tua merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas kasih sayang dan kebaikan yang diberikan melalui orang tua.


2. Penjabaran Materi

🌷 A. Apa Arti Menghormati Orang Tua?

Menghormati orang tua adalah bersikap sopan, santun, menyayangi, dan menghargai ayah dan ibu.

Kita dapat menghormati orang tua melalui hal-hal sederhana setiap hari.

Contohnya:

  • 👂 Mendengarkan ketika orang tua berbicara.

  • 🗣️ Berbicara dengan sopan.

  • 🙏 Meminta izin sebelum melakukan sesuatu.

  • ❤️ Menyayangi ayah dan ibu.

  • 🧹 Membantu pekerjaan sederhana di rumah.

  • 😊 Mengucapkan terima kasih.

  • 🤲 Mendoakan orang tua.


👨‍👩‍👧 B. Mengapa Kita Harus Menghormati Orang Tua?

Kita harus menghormati orang tua karena:

  1. Orang tua menyayangi kita.

  2. Orang tua merawat dan menjaga kita.

  3. Orang tua memenuhi kebutuhan kita.

  4. Orang tua mengajarkan kita menjadi anak yang baik.

  5. Menghormati orang tua merupakan perbuatan yang baik dan disukai Allah SWT.


🏠 C. Contoh Menghormati Orang Tua di Rumah

1. Berbicara dengan Sopan

Saat berbicara kepada ayah dan ibu, gunakan kata-kata yang baik.

Contoh:

“Ibu, bolehkah saya bermain?”

Bukan:

“Aku mau main!”

2. Mendengarkan Nasihat Orang Tua

Ketika ayah atau ibu memberikan nasihat, kita sebaiknya mendengarkan dengan baik.

Contoh:

Ibu berkata:

“Nak, setelah bermain, rapikan mainannya.”

Kita menjawab:

“Baik, Bu.”


3. Membantu Orang Tua

Kita dapat membantu orang tua dengan pekerjaan sederhana.

Contohnya:

  • 🧸 Merapikan mainan.

  • 👟 Merapikan sepatu.

  • 📚 Merapikan buku.

  • 🧹 Membantu menyapu.

  • 🍽️ Membawa piring setelah makan.


4. Mengucapkan Tolong, Maaf, dan Terima Kasih

Kita menggunakan kata-kata yang baik kepada orang tua.

Tolong → ketika meminta bantuan.

Maaf → ketika melakukan kesalahan.

Terima kasih → ketika mendapatkan bantuan.

Contoh:

“Ibu, tolong ambilkan buku.”

“Maaf, Ayah.”

“Terima kasih, Ibu.”


🌟 D. Sikap yang Tidak Menghormati Orang Tua

Anak yang baik menghindari sikap seperti:

❌ Berbicara kasar kepada orang tua.
❌ Membentak ayah atau ibu.
❌ Tidak mau mendengarkan nasihat.
❌ Berkata tidak sopan.
❌ Sengaja membuat orang tua sedih.
❌ Melawan ketika dinasihati.

Jika melakukan kesalahan kepada orang tua, kita harus segera meminta maaf.


💖 E. Contoh Sikap Hormat kepada Orang Tua

SikapContoh
SopanBerbicara dengan lembut
PatuhMelaksanakan nasihat yang baik
PeduliMembantu orang tua
SayangMenjaga perasaan orang tua
Bertanggung jawabMerapikan barang sendiri
BersyukurMengucapkan terima kasih

🎭 F. Ayo Bermain Peran!

Mari kita bermain peran.

Situasi 1

Ibu meminta kamu merapikan mainan.

Apa yang kamu lakukan?

👉 “Baik, Bu. Saya akan merapikannya.”

Situasi 2

Kamu ingin bermain di luar rumah.

Apa yang kamu lakukan?

👉 Meminta izin kepada orang tua.

Situasi 3

Kamu tidak sengaja menjatuhkan gelas milik ibu.

Apa yang kamu katakan?

👉 “Maaf, Bu.”

Situasi 4

Ayah membantu mengambilkan buku.

Apa yang kamu katakan?

👉 “Terima kasih, Ayah.”

🌈 G. Kebiasaan Baik di Rumah

Mari kita biasakan:

🤲 Berdoa untuk orang tua.
😊 Menyapa orang tua dengan ramah.
🗣️ Berbicara dengan sopan.
👂 Mendengarkan nasihat.
🧹 Membantu pekerjaan sederhana.
🧸 Merapikan barang sendiri.
🙏 Mengucapkan tolong, maaf, dan terima kasih.

Anak shalih dan shalihah selalu berusaha menghormati orang tua.


3. Video Pembelajaran

Simaklah video pembelajaran tentang menghormati orang tua


4. Media Pembelajaran

  • Video pembelajaran tentang menghormati orang tua

  • Speaker/Laptop



5. Post Test/Tugas

Ayo Mengingat!

Jawablah pertanyaan berikut secara lisan atau tertulis.

  1. Siapa yang harus kita hormati di rumah?

  2. Bagaimana cara berbicara kepada orang tua?

  3. Apa yang kita ucapkan ketika melakukan kesalahan?

  4. Apa yang kita ucapkan ketika mendapatkan bantuan?

  5. Sebutkan satu contoh membantu orang tua!

Tugas Pembiasaan

Hari ini, lakukan satu kebaikan untuk ayah atau ibu di rumah.

Contoh:

  • Merapikan mainan.

  • Merapikan tempat tidur.

  • Membantu menyapu.

  • Mengucapkan terima kasih.

  • Mendoakan orang tua.


G. KESIMPULAN/REFLEKSI

1. Kesimpulan :

Menghormati orang tua dapat dilakukan dengan berbicara sopan, mendengarkan nasihat, membantu, menyayangi, meminta izin, serta mengucapkan tolong, maaf, dan terima kasih.

2. Refleksi :

Hari ini saya belajar bahwa saya harus __________ kepada orang tua.

3. Capaian Tujuan Pembelajaran :

Jumlah peserta didik tuntas: __________

Jumlah peserta didik belum tuntas: __________

Tindak lanjut: Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran diberikan bimbingan dan latihan melalui contoh kegiatan menghormati orang tua dalam kehidupan sehari-hari.




Jumat, 11 September 2026-1D-PAK

   

 A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : PAK

3. Hari/Tanggal : Jumat, 11 September 2026

4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I

5. Materi : Tanggung Jawab

6. Pertemuan Ke 

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mengenal dan membiasakan perilaku jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan amanah dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga dan sekolah.

C. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pentingnya melaksanakan tanggung jawab.

Mindful (Berkesadaran):
Peserta didik menyadari bahwa setiap anggota keluarga memiliki tanggung jawab yang harus dilakukan.

Meaningful (Bermakna):
Peserta didik menghubungkan tanggung jawab dengan kegiatan sehari-hari di rumah, seperti merapikan tempat tidur, menyimpan barang, dan membantu orang tua.

Joyful (Menyenangkan):
Peserta didik belajar melalui cerita, gambar, tanya jawab, bermain peran, dan permainan sederhana tentang tanggung jawab.


D. Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengingat kembali arti tanggung jawab.

  2. Mengenal pentingnya melaksanakan tanggung jawab.

  3. Mengetahui tanggung jawab anak di lingkungan keluarga.

  4. Menyebutkan manfaat melaksanakan tanggung jawab.

  5. Membedakan sikap bertanggung jawab dan tidak bertanggung jawab.

  6. Menunjukkan sikap bertanggung jawab di rumah.

  7. Membiasakan menyelesaikan tugas tanpa selalu diingatkan.

  8. Menjaga amanah dan kepercayaan yang diberikan orang tua.


E. Apersepsi

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar tentang tanggung jawab.

Anak-anak, siapa yang mempunyai tugas di rumah?

Apakah anak-anak mempunyai tanggung jawab?

Ya, tentu saja.

Setiap anggota keluarga memiliki tanggung jawab masing-masing.

Contohnya:

🛏️ Merapikan tempat tidur setelah bangun.
🧸 Merapikan mainan setelah bermain.
🎒 Menyiapkan perlengkapan sekolah.
👟 Meletakkan sepatu pada tempatnya.
🧹 Membantu menjaga kebersihan rumah.

Anak-anak hebat...

Mengapa kita harus melakukan tanggung jawab?

Karena tanggung jawab membantu kita menjadi anak yang mandiri, disiplin, dan dapat dipercaya.

Jika kita memiliki tugas, maka tugas tersebut harus kita lakukan dengan baik.

Hari ini kita akan belajar tentang pentingnya melaksanakan tanggung jawab di lingkungan keluarga. 🏠🌷

F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an

Allah SWT mengajarkan kita untuk menjaga amanah dan melaksanakan tanggung jawab.

QS. Al-Mu'minun ayat 8

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ

Artinya:

“Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya.”

Anak-anak, tanggung jawab adalah salah satu bentuk amanah.

Jika orang tua memberikan tugas kepada kita, kita harus berusaha melaksanakannya dengan baik.


2. Penjabaran Materi

🌷 A. Apa Itu Tanggung Jawab?

Tanggung jawab adalah melaksanakan tugas atau kewajiban dengan baik.

Contohnya:

  • Merapikan tempat tidur.

  • Merapikan mainan.

  • Menyimpan barang pada tempatnya.

  • Menjaga barang milik sendiri.

  • Membantu orang tua.

  • Menyelesaikan tugas sekolah.

Anak yang bertanggung jawab akan berusaha menyelesaikan tugasnya.


🏠 B. Mengapa Kita Harus Melaksanakan Tanggung Jawab?

Kita harus melaksanakan tanggung jawab karena:

  1. Agar tugas kita selesai.

  2. Agar rumah menjadi rapi dan nyaman.

  3. Agar kita menjadi anak yang mandiri.

  4. Agar orang tua dapat mempercayai kita.

  5. Agar kita menjadi anak yang disiplin.

  6. Tanggung jawab merupakan sikap yang baik.

Anak yang bertanggung jawab akan lebih mudah dipercaya oleh orang lain. 🌟


👨‍👩‍👧 C. Tanggung Jawab Anak di Lingkungan Keluarga

Sebagai anggota keluarga, kita memiliki tanggung jawab sederhana.

1. Merapikan Tempat Tidur

Setelah bangun tidur, kita merapikan tempat tidur sendiri.

🛏️ Bangun → lipat selimut → rapikan tempat tidur.


2. Merapikan Mainan

Setelah bermain, kita mengembalikan mainan ke tempatnya.

🧸 Selesai bermain → mainan dirapikan.


3. Menjaga Barang Milik Sendiri

Kita harus menjaga barang yang kita miliki.

Contohnya:

🎒 Menjaga tas.
✏️ Menjaga alat tulis.
👟 Menjaga sepatu.
📚 Menjaga buku.

4. Membantu Orang Tua

Kita dapat membantu orang tua dengan pekerjaan sederhana.

Contohnya:

🧹 Membantu menyapu.
🍽️ Membawa piring setelah makan.
👕 Menaruh pakaian kotor pada tempatnya.
🗑️ Membuang sampah pada tempatnya.


5. Menyelesaikan Tugas

Jika orang tua memberikan tugas, kita berusaha menyelesaikannya.

Contoh:

Ibu: “Nak, tolong rapikan mainannya.”

Anak: “Baik, Bu. Saya akan merapikannya.”


🌟 D. Manfaat Melaksanakan Tanggung Jawab

Jika kita melaksanakan tanggung jawab, kita akan:

😊 Menjadi lebih mandiri.
🌷 Disukai dan dipercaya orang lain.
🏠 Membantu rumah tetap rapi.
💪 Belajar disiplin.
❤️ Membantu orang tua.
⭐ Menjadi anak yang dapat dipercaya.


❌ E. Jika Tidak Melaksanakan Tanggung Jawab

Apa yang terjadi jika kita tidak melaksanakan tanggung jawab?

Contohnya:

❌ Mainan berserakan.
❌ Barang mudah hilang.
❌ Rumah menjadi kurang rapi.
❌ Tugas menjadi menumpuk.
❌ Orang tua sulit mempercayai kita.

Karena itu, kita harus berusaha menyelesaikan tanggung jawab kita.

💖 F. Bertanggung Jawab Tanpa Harus Diingatkan

Anak yang bertanggung jawab berusaha melakukan tugasnya tanpa selalu menunggu perintah.

Contohnya:

🌅 Bangun tidur → langsung merapikan tempat tidur.
🧸 Selesai bermain → langsung merapikan mainan.
🍽️ Selesai makan → membawa piring ke tempatnya.
🎒 Sebelum tidur → menyiapkan tas sekolah.

Hebat! Anak yang bertanggung jawab belajar menjadi mandiri. 🌟


🎭 G. Ayo Bermain Peran!

Situasi 1

Ibu meminta kamu merapikan mainan.

Apa yang kamu lakukan?

👉 “Baik, Bu. Saya akan merapikannya.”

Situasi 2

Kamu selesai bermain dan tidak ada yang menyuruh merapikan mainan.

Apa yang kamu lakukan?

👉 Merapikan mainan ke tempatnya.

Situasi 3

Ayah meminta kamu menjaga buku yang dipinjamkan.

Apa yang kamu lakukan?

👉 Menjaga buku dengan baik dan mengembalikannya.

Situasi 4

Kamu lupa melakukan tanggung jawabmu.

Apa yang sebaiknya kamu lakukan?

👉 Mengakui kesalahan dan segera memperbaikinya.


🌈 H. Kebiasaan Bertanggung Jawab di Rumah

Mari kita biasakan setiap hari:

🛏️ Merapikan tempat tidur.
🧸 Merapikan mainan.
🎒 Menyiapkan perlengkapan sekolah.
👟 Menyimpan sepatu pada tempatnya.
🗑️ Membuang sampah pada tempatnya.
🧹 Membantu menjaga kebersihan rumah.
❤️ Menjaga barang milik sendiri.
🤲 Melaksanakan tugas yang diberikan orang tua.

Anak shalih dan shalihah adalah anak yang mau melaksanakan tanggung jawabnya.


3. Video Pembelajaran


4. Media Pembelajaran

  • Video pembelajaran tentang tanggung jawab

  • Gambar kegiatan tanggung jawab di rumah

  • Speaker/Laptop

  • LKPD

  • Kartu gambar kegiatan


5. Post Test/Tugas

Ayo Mengingat!

Jawablah pertanyaan berikut secara lisan atau tertulis.

  1. Apa yang dimaksud dengan tanggung jawab?

  2. Mengapa kita harus melaksanakan tanggung jawab?

  3. Sebutkan satu tanggung jawabmu di rumah!

  4. Apa yang kamu lakukan setelah selesai bermain?

  5. Apa manfaat menjadi anak yang bertanggung jawab?

Tugas Pembiasaan

Hari ini, lakukan satu tanggung jawab di rumah tanpa diingatkan.

Contoh:

  • Merapikan tempat tidur.

  • Merapikan mainan.

  • Menyiapkan tas sekolah.

  • Menyimpan sepatu.

  • Membantu menyapu.

Besok, ceritakan kepada guru tanggung jawab yang sudah kamu lakukan

G. KESIMPULAN/REFLEKSI

1. Kesimpulan :

Melaksanakan tanggung jawab berarti melakukan tugas dengan baik. Di rumah, kita dapat bertanggung jawab dengan merapikan tempat tidur, merapikan mainan, menjaga barang, membantu orang tua, dan menyelesaikan tugas. Dengan bertanggung jawab, kita menjadi anak yang mandiri, disiplin, dan dapat dipercaya.

2. Refleksi :

Hari ini saya belajar bahwa saya harus ____________ tanggung jawab di rumah.

3. Capaian Tujuan Pembelajaran :

Jumlah peserta didik tuntas: __________

Jumlah peserta didik belum tuntas: __________

Tindak lanjut: Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran diberikan bimbingan melalui contoh kegiatan tanggung jawab sederhana yang dapat dilakukan di rumah.







Kamis, 10 September 2026-1D-P.Pancasila

Rabu, 09 September 2026

  

 A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : P.Pancasila

3. Hari/Tanggal : Kamis, 10 September 2026

4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I

5. Materi : Nilai-nilai Pancasila di Rumah

6. Pertemuan Ke 4

B. Capaian Pembelajaran (CP)

Pancasila

Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

C. Tujuan Pembelajaran

Menyebutkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga

Mindful (Berkesadaran): Peserta didik dapat menyadari bahwa setiap perilaku sehari-hari dapat mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Peserta didik mampu mengamati dan membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan nilai Pancasila, seperti berdoa, menolong teman, hidup rukun, bermusyawarah, dan bersikap adil.

Meaningful (Bermakna): Peserta didik dapat menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan pengalaman sehari-hari di rumah dan di sekolah. Peserta didik memahami bahwa Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi perlu dilakukan melalui kebiasaan baik, seperti menghormati orang tua dan guru, menyayangi teman, bekerja sama, berbagi, dan menaati aturan.

Joyful (Menyenangkan): Peserta didik dapat belajar tentang perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti mengamati gambar, bermain peran, mencocokkan gambar perilaku dengan sila Pancasila, bercerita tentang pengalaman, bernyanyi, dan mengikuti kuis sederhana.

D. Alur Tujuan Pembelajaran

1

Peserta didik mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga melalui gambar atau cerita sederhana.
2Peserta didik menyebutkan nilai-nilai Pancasila yang diterapkan dalam kehidupan keluarga dengan bahasa sederhana.

3Peserta didik menunjukkan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, seperti berdoa, menyayangi anggota keluarga, membantu, bekerja sama, bermusyawarah, dan berlaku adil.

E. Apersepsi singkat

Pada pembelajaran sebelumnya kita telah mempelajari beberapa contoh nilai-nilai Pancasila. Hari ini kita masih akan melanjutkan materi tersebut menggunakan tepukan yang seru dan menarik disertai penugasan tertulis.

F. Pembahasan singkat

1. Ayat Alquran

Di dalam QS. An-Nisa ayat 36

وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

Artinya: “Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua.”

Ayat ini mengajarkan kita untuk menyayangi, menghormati, dan berbuat baik kepada orang tua. Sikap tersebut sesuai dengan pengamalan nilai kemanusiaan dan kehidupan rukun dalam keluarga.

2. Penjabaran materi

Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

A. Mengenal Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Pancasila terdiri atas lima sila. Setiap sila memiliki nilai yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kita dapat mengamalkan Pancasila mulai dari lingkungan keluarga. Keluarga adalah tempat pertama bagi kita untuk belajar berbuat baik, saling menyayangi, menghormati, membantu, dan hidup rukun.

 1. Sila Pertama

Ketuhanan Yang Maha Esa

Sila pertama mengajarkan kita untuk percaya dan taat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sebagai anak muslim, kita dapat menunjukkan sikap ini dengan beribadah kepada Allah, berdoa, bersyukur, dan menjalankan perintah-Nya.

Contoh di keluarga:

  • Berdoa sebelum makan.

  • Melaksanakan salat.

  • Mengucapkan syukur kepada Allah.

  • Mengaji bersama keluarga.

  • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

Contoh perilaku:

“Sebelum makan, aku berdoa bersama keluarga.”


2. Sila Kedua

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Sila kedua mengajarkan kita untuk menyayangi, menghormati, dan berbuat baik kepada orang lain.

Di dalam keluarga, kita harus menyayangi ayah, ibu, kakak, adik, dan anggota keluarga lainnya.

Contoh di keluarga:

  • Menyayangi saudara.

  • Membantu ibu dan ayah.

  • Berbicara dengan sopan.

  • Tidak menyakiti saudara.

  • Menolong anggota keluarga yang membutuhkan bantuan.

Contoh perilaku:

“Aku membantu ibu merapikan meja makan.”

 3. Sila Ketiga

Persatuan Indonesia

Sila ketiga mengajarkan kita untuk hidup rukun, saling menyayangi, dan menjaga persatuan.

Walaupun setiap anggota keluarga memiliki kesukaan yang berbeda, kita tetap harus hidup bersama dengan rukun.

Contoh di keluarga:

  • Bermain bersama saudara.

  • Tidak bertengkar.

  • Saling menyayangi.

  • Bekerja sama membersihkan rumah.

  • Menghargai perbedaan kesukaan anggota keluarga.

Contoh perilaku:

“Aku dan kakak bekerja sama merapikan kamar.”

4. Sila Keempat

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Sila keempat mengajarkan kita untuk mau berdiskusi, mendengarkan pendapat, dan menghargai keputusan bersama.

Di dalam keluarga, kita dapat belajar bermusyawarah ketika akan menentukan sesuatu.

Contoh di keluarga:

  • Berdiskusi menentukan tempat untuk berlibur.

  • Mendengarkan pendapat ayah dan ibu.

  • Memberikan kesempatan kepada saudara untuk berbicara.

  • Menerima keputusan yang telah disepakati bersama.

Contoh perilaku:

“Aku mendengarkan pendapat kakak ketika kami memilih permainan.”

 5. Sila Kelima

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sila kelima mengajarkan kita untuk bersikap adil, mau berbagi, dan melaksanakan kewajiban dengan baik.

Di dalam keluarga, kita harus belajar berbagi dan tidak mementingkan diri sendiri.

Contoh di keluarga:

  • Berbagi makanan dengan saudara.

  • Berbagi mainan.

  • Mendapatkan giliran secara adil.

  • Membantu pekerjaan rumah.

  • Tidak mengambil hak milik saudara.

Contoh perilaku:

“Aku berbagi makanan dengan adikku.”

 3. Video pembelajaran :

Simaklah video berikut ini!

4. Media/alat peraga

Laptop, televisi, gambar pengamalan sila Pancasila, video pembelajaran, buku ceta, LKS.

5. Post test

G. kesimpulan/refleksi

1. kesimpulan

2. refleksi

3. capaian tujuan pembelajaran :

Jumlah peserta tuntas :

 jumlah peserta didik belum tuntas :

 tindak lanjut :















 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS