Selasa, 29 September 2026-1D-SENI RUPA

Senin, 28 September 2026

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : SENI RUPA

3. Hari/Tanggal     : Selasa, 29 September 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Mengenal dan menyebutkan warna primer, yaitu merah

B.CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal, mengamati, dan menyebutkan warna yang terdapat pada benda dan karya seni di sekitar.


Peserta didik mampu mengenal warna primer, yaitu merah, kuning, dan biru, serta menggunakannya dalam kegiatan seni sederhana.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:


Mengenal warna primer.

Menyebutkan warna merah, kuning, dan biru.

Menemukan warna primer pada benda di sekitar.

Mengelompokkan benda berdasarkan warna primer.

Menggunakan warna primer dalam karya seni sederhana.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik mengamati warna benda dan karya seni dengan teliti.


Peserta didik memperhatikan:


❤️ Merah


💛 Kuning


💙 Biru


Guru menunjukkan beberapa benda dengan warna yang berbeda.


Contoh:


🍎 Apel berwarna merah.


🌻 Bunga matahari berwarna kuning.


🫐 Benda atau gambar tertentu dapat berwarna biru.


Peserta didik diajak menyebutkan warna benda yang mereka lihat.


Ayo perhatikan!


❤️ Ini warna merah.


💛 Ini warna kuning.


💙 Ini warna biru.


🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa warna ada di banyak benda di sekitar.


Contohnya:


❤️ Merah → apel, bunga, balon.


💛 Kuning → pisang, matahari, bunga.


💙 Biru → langit, laut, balon.


Peserta didik dapat mencari benda yang memiliki warna merah, kuning, dan biru di kelas maupun di rumah.


Dengan mengenal warna, peserta didik dapat memilih warna yang sesuai saat menggambar dan membuat karya seni.


🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:


🎨 Bermain “Tebak Warna”.


🔎 Mencari benda berwarna merah, kuning, dan biru.


🖍️ Mewarnai gambar dengan warna primer.


🌈 Mengelompokkan benda berdasarkan warna.


🎨 Bermain “Cari Warna”.


👀 Mengamati warna pada karya seni.


🗣️ Menyebutkan warna benda yang ditunjukkan guru.

D.ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Peserta didik:


Mengamati berbagai warna pada benda di sekitar.

Mengenal warna merah.

Mengenal warna kuning.

Mengenal warna biru.

Menyebutkan tiga warna primer.

Menemukan warna primer pada benda di sekitar.

Mengelompokkan benda berdasarkan warna.

Menggunakan warna primer dalam gambar atau karya seni sederhana.

Menceritakan warna yang digunakan dalam karya.

E.APERSEPSI



Anak-anak, coba lihat benda-benda yang ada di sekitar kita. 👀


Ada yang berwarna merah?


Ada yang berwarna kuning?


Ada yang berwarna biru?


Hari ini kita akan belajar mengenal warna primer.


Warna primer terdiri dari tiga warna, yaitu:


❤️ Merah


💛 Kuning


💙 Biru


F.PENJELASAN SINGKAT

1.KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholeh dan sholehah, Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.


Allah menciptakan banyak benda dengan berbagai warna yang indah.


🌹 Bunga memiliki berbagai warna.


🌞 Matahari tampak berwarna kuning.


🌌 Langit tampak biru.


🍎 Buah dapat memiliki warna merah.


Kita dapat melihat dan menikmati keindahan warna sebagai salah satu ciptaan Allah SWT.


Mari kita bersyukur kepada Allah dengan mengucapkan:


Alhamdulillah. 🤲💗


2. PENJABARAN MATERI
1. Warna Merah
Merah adalah salah satu warna primer.

Contoh benda yang dapat berwarna merah:

🍎 Apel

🌹 Bunga

🎈 Balon

Peserta didik mengucapkan:

“Merah.”

💛 2. Warna Kuning
Kuning adalah salah satu warna primer.

Contoh benda yang dapat berwarna kuning:

🍌 Pisang

🌻 Bunga

☀️ Matahari

Peserta didik mengucapkan:

“Kuning.”

💙 3. Warna Biru
Biru adalah salah satu warna primer.

Contoh benda yang dapat berwarna biru:

🌌 Langit

🌊 Air laut

🎈 Balon

Peserta didik mengucapkan:

“Biru.”

💗 AYO INGAT!
Warna primer ada 3, yaitu:

❤️ MERAH

💛 KUNING

💙 BIRU

Ayo ucapkan bersama-sama!

❤️ Merah!

💛 Kuning!

💙 Biru!

💗 KEGIATAN “TEBAK WARNA”
Guru menunjukkan gambar atau benda.

Peserta didik menyebutkan warnanya.

Contoh:

🍎 → Merah

🍌 → Kuning

🌊 → Biru

Guru dapat bertanya:

“Apa warna benda ini?”

Peserta didik menjawab:

“Merah!”

“Kuning!”

atau

“Biru!”

💗 KEGIATAN “CARI WARNA”
Peserta didik mencari benda di sekitar kelas.

🔴 Cari satu benda berwarna merah.

🟡 Cari satu benda berwarna kuning.

🔵 Cari satu benda berwarna biru.

Setelah menemukan benda, peserta didik menyebutkan nama dan warnanya.

Contoh:

“Ini pensil merah.”

“Ini buku kuning.”

“Ini tas biru.”

3. VIDEO PEMBELAJARAN

Mari kita simak Video berikut :






4. ALAT PERAGA :

5. POST TEST :



Selasa, 29 September 2026-1D-Matematika

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : MATEMATIKA

3. Hari/Tanggal     : Selasa, 29 September 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : 

B.CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal simbol penjumlahan (+), memahami makna penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan atau menambahkan, serta melakukan penjumlahan sampai 20 dengan menggunakan cara berhitung maju.

Peserta didik mampu menuliskan kalimat penjumlahan sederhana, menentukan hasil penjumlahan, dan menunjukkan sikap teliti serta percaya diri saat melakukan kegiatan berhitung.


C.TUJUAN PEMBELAJARAN

Hari ini kita belajar:

🌷 Mengenal tanda penjumlahan (+).

🌷 Mengetahui bahwa tanda (+) dibaca “ditambah”.

🌷 Memahami penjumlahan sebagai kegiatan menyatukan atau menambahkan benda atau bilangan.

🌷 Melakukan operasi penjumlahan sampai 20.

🌷 Menggunakan teknik hitung maju untuk menjumlahkan dengan lebih cepat.

🌷 Menuliskan kalimat penjumlahan menggunakan simbol (+).

🌷 Menunjukkan sikap teliti dan percaya diri dalam berhitung.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Saat belajar penjumlahan, kita harus memperhatikan bilangan dengan teliti.

Kita perlu mengetahui:

🔢 Bilangan pertama.

➕ Tanda tambah.

🔢 Bilangan kedua.

🟰 Hasil penjumlahan.


Kita juga belajar menggunakan hitung maju, yaitu melanjutkan hitungan dari bilangan yang lebih besar agar menghitung menjadi lebih cepat.

Contoh:

5 + 3

Mulai dari 5, lalu hitung maju:

6 → 7 → 8

Jadi:


5 + 3 = 8

🌷 Meaningful (Bermakna)

Penjumlahan dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya:

Ada 4 buku di meja.

Kemudian datang lagi 3 buku.

Sekarang jumlah bukunya menjadi:

4 + 3 = 7

Jadi, penjumlahan digunakan ketika jumlah benda bertambah atau digabungkan.

Dengan belajar penjumlahan, kita dapat menghitung jumlah benda di sekitar dengan lebih mudah.


🌷 Joyful (Menyenangkan)

Hari ini kita akan belajar penjumlahan melalui kegiatan yang menyenangkan.

Kita akan:

Bermain “Tebak Tanda”.


☝️ Membuat tanda tambah menggunakan jari.


🔢 Bermain menggunakan kartu angka.

🧠 Berlatih hitung maju.

✏️ Menulis kalimat penjumlahan.

🗣️ Menyebutkan hasil penjumlahan secara lisan.

🧩 Mengerjakan LKPD dengan permainan puzzle.

D. ATP

E. APERSEPSI

F.PENJELASAN SINGKAT

1. KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

 Anak-anak, sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, Allah SWT akan selalu mengingat dan menjumlahkannya untuk kita.

Seperti tanda tambah (+), pahala kita akan terus bertambah jika kita rajin berbuat baik. 💗

Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”


QS. Az-Zalzalah: 7

Dari ayat tersebut, kita belajar untuk selalu melakukan kebaikan, meskipun kebaikan itu kecil.

Semakin banyak kebaikan yang kita lakukan, semakin banyak pula kebaikan yang kita kumpulkan.


Mari kita rajin berbuat baik kepada Allah SWT, guru, orang tua, dan teman. 🤲💗

2. PENJABARAN MATERI

 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengenal Tanda Tambah (+)

Dalam matematika, kita menggunakan simbol (+)untuk menunjukkan penjumlahan.


Simbol (+) dibaca:


“Ditambah”

Contohnya:


3 + 2

Dibaca:


“Tiga ditambah dua.”

Tanda tambah membantu kita menulis penjumlahan dengan lebih singkat.


Kita tidak perlu menuliskan kata “ditambah” secara panjang.


Cukup menggunakan simbol:


+

Yuk simak video pembelajaran berikut ini!


s

2. Memahami Arti Penjumlahan

Penjumlahan berarti menambahkan atau menggabungkan dua kelompok benda atau dua bilangan.

Contoh:

Ada 4 buku.

Kemudian ditambahkan 3 buku.

Maka:

4 + 3 = 7

Artinya, 4 buku digabung dengan 3 buku sehingga jumlah seluruhnya menjadi 7 buku.

Jadi:

4 + 3 = 7


Selasa, 29 September 2026-B.I-1D

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : B.Indonesia

3. Hari/Tanggal     : Selasa, 29 September 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Mengamati dan memperbaiki hasil tulisan sendiri dan teman

6. Pertemuan ke     : 9

B.CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengamati, mengenali, dan memperbaiki hasil tulisan sederhana sendiri dan teman. Peserta didik mampu memperhatikan bentuk huruf, urutan huruf, suku kata, kata sederhana, kerapian, serta kelengkapan tulisan melalui kegiatan mengamati, mencocokkan, menemukan kesalahan, memperbaiki, dan menulis kembali dengan benar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengamati dan memperbaiki hasil tulisan sendiri dan teman dengan tepat melalui kegiatan melihat, membandingkan, menemukan kesalahan sederhana, memberikan saran dengan sopan, dan menulis kembali tulisan yang benar dan rapi.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik belajar mengamati tulisan dengan teliti dan tidak terburu-buru.

Peserta didik memperhatikan:

✏️ Bentuk huruf.

✏️ Urutan huruf.

✏️ Kelengkapan huruf.

✏️ Susunan suku kata.

✏️ Penulisan kata.

✏️ Kerapian tulisan.


Contoh:

Tulisan:

❌ BOKO

Peserta didik mengamati dan membandingkan dengan kata yang benar:

✅ BUKU

Peserta didik belajar menemukan kesalahan tanpa mengejek tulisan teman.

🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa memeriksa tulisan membantu kita menghasilkan tulisan yang benar, jelas, dan mudah dibaca.


Peserta didik dapat menghubungkan kegiatan dengan kehidupan sehari-hari, seperti:

Memeriksa nama sendiri.

Memeriksa tugas sebelum dikumpulkan.

Memeriksa huruf yang ditulis.

Membantu teman menemukan kesalahan.

Memperbaiki tulisan yang belum tepat.

Menulis kembali dengan rapi.

Peserta didik juga belajar bahwa ketika melihat kesalahan teman, kita harus membantu dengan bahasa yang baik dan sopan.

🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

Bermain “Temukan Kesalahannya”.

Menulis kembali kata yang benar.

Memberikan apresiasi kepada tulisan teman.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Mengenal tulisan yang benar dan rapi.

Mengamati bentuk huruf pada tulisan sendiri.

Memeriksa urutan huruf dalam tulisan.

Menemukan huruf yang kurang atau tertukar.

Memeriksa penulisan suku kata sederhana.

Memeriksa penulisan kata sederhana.

Mengamati kerapian tulisan sendiri.

Menemukan kesalahan sederhana pada tulisan sendiri.

Memperbaiki tulisan sendiri.

Mengamati hasil tulisan teman.

Menemukan kesalahan sederhana pada tulisan teman.

Memberikan saran perbaikan dengan bahasa yang sopan.

Membantu teman memperbaiki tulisan.

Menulis kembali tulisan dengan benar dan rapi.

Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, saling membantu, dan menghargai hasil tulisan sendiri dan teman.

E.APERSEPSI

Anak-anak, setiap hari kita belajar membaca dan menulis. Saat menulis, terkadang kita bisa salah menulis huruf, kurang huruf, atau menulis kata dengan urutan yang belum tepat. Karena itu, kita perlu belajar memeriksa dan memperbaiki tulisan dengan teliti. 

Kita juga akan belajar melihat tulisan teman dengan baik. Jika ada tulisan yang belum tepat, kita harus membantu dengan sopan dan tidak mengejek.

Hari ini kita akan belajar menjadi “Detektif Tulisan”. 

Kita akan mengamati tulisan sendiri dan tulisan teman, menemukan kesalahan sederhana, memperbaikinya, dan menulis kembali dengan rapi. Mari kita belajar dengan teliti, tenang, sopan, dan penuh semangat. 

Anak-anak, coba perhatikan tulisan berikut:

BUDI

Sekarang perhatikan tulisan ini:

BUDl

Apakah kedua tulisan tersebut sama?

Coba perhatikan dengan teliti.

Ada bagian yang berbeda.

Hari ini kita akan belajar menjadi “Detektif Tulisan”. 🔎✏️

Kita akan mengamati tulisan sendiri dan tulisan teman.

Jika menemukan kesalahan, kita akan memperbaikinya dengan baik.

Guru bertanya:

“Apakah kita boleh menertawakan tulisan teman?”

Tidak.

“Bagaimana jika tulisan teman masih salah?”

Kita membantu dengan sopan.

Hari ini kita akan belajar:

Mengamati Hasil Tulisan Sendiri

Mengamati dan Memperbaiki Hasil Tulisan Teman

F.PENJELASAN SINGKAT

1. KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

 Sholih dan sholehah, Allah SWT memberikan kita mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, tangan untuk menulis, dan akal untuk berpikir.

Kita dapat menggunakan semua kemampuan tersebut untuk belajar.

Saat mengamati tulisan, kita belajar menjadi anak yang teliti.

Saat menemukan kesalahan, kita belajar untuk memperbaikinya.

Saat membantu teman, kita belajar untuk peduli dan menyayangi.

Jika tulisan kita belum benar, kita tidak perlu malu.

Kita dapat:

Periksa → Temukan → Perbaiki → Coba lagi.

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT dengan mengucapkan:

Alhamdulillah. 

 2. PENJABARAN MATERI

 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengamati Tulisan Sendiri

Setelah menulis, kita perlu melihat kembali tulisan kita.

Perhatikan:

🌷 Apakah bentuk huruf sudah benar?

🌷 Apakah semua huruf sudah lengkap?

🌷 Apakah urutannya benar?

🌷 Apakah tulisannya mudah dibaca?

🌷 Apakah tulisan sudah cukup rapi?


Contoh:

Tulisan:

BUDI

Periksa:

B – U – D – I

Semua huruf sudah lengkap dan urut.

✅ Tulisan sudah benar.

💗 2. Menemukan Kesalahan pada Tulisan Sendiri

Kadang-kadang kita dapat melakukan kesalahan saat menulis.

Contoh:

❌ BOKU

Jika tulisan yang dibuat adalah:

❌ BOKU

Kita memeriksanya.

Seharusnya:

BUKU

Maka kita memperbaikinya.

💗 3. Memperbaiki Tulisan Sendiri

Jika menemukan kesalahan, jangan takut.


Kita dapat menghapus atau menulis kembali.


Contoh:

❌ BOKO


↓


Periksa kembali.


↓


✅ BUKU


Kita belajar untuk tidak mudah menyerah.


💗 4. Mengamati Tulisan Teman

Kita juga dapat belajar dengan melihat tulisan teman.

Saat melihat tulisan teman, kita harus:

👀 Mengamati dengan teliti.

🤫 Tidak mengejek.

💗 Menghargai.

🗣️ Memberikan saran dengan sopan.


Contoh:

Teman menulis:

❌ BOKO


Kita dapat berkata:

“Ayo kita periksa lagi. Sepertinya kata yang benar adalah BUKU.”

Bukan berkata:

❌ “Tulisanmu jelek!”

💗 5. Memperbaiki Tulisan Teman

Jika teman meminta bantuan, kita dapat membantunya.


Contoh:

Tulisan teman:

BA – BI – BU – BO

Jika yang diminta adalah:

BA – BI – BU – BE – BO

Kita dapat mengatakan:

“Sepertinya BE belum ditulis. Yuk, kita tambahkan.”

Kita membantu dengan sopan dan baik hati.


💗 6. Menghargai Tulisan Teman

Setiap anak masih belajar menulis. Karena itu, kita harus menghargai usaha teman.


Contoh kalimat yang baik:

🌷 “Tulisanmu sudah bagus.”

🌷 “Ayo kita perbaiki bersama.”

🌷 “Kamu sudah berusaha.”

🌷 “Coba tulis kembali dengan lebih rapi.”


Kita tidak boleh:

❌ Mengejek.

❌ Menertawakan.

❌ Mengatakan tulisan teman jelek.


💗 7. Langkah Memeriksa Tulisan

Ingat langkah berikut:

👀 1. LIHAT

Lihat tulisan dengan teliti.

🔎 2. PERIKSA

Cari huruf atau kata yang belum tepat.

✏️ 3. PERBAIKI

Perbaiki kesalahan.

📝 4. TULIS KEMBALI

Tuliskan dengan benar dan rapi.

💗 5. HARGAI

Hargai tulisan sendiri dan tulisan teman.

3. VIDEO PEMBELAJARAN

4. ALAT PERAGA

 Kartu huruf

Kartu kata

5. POST TEST

 1. Pilih tulisan yang benar!

BUKU BOKO

Jawaban: ______


2. Pilih tulisan yang benar!

SAPI SEPI

Jawaban: ______


3. Pilih tulisan yang benar!

MEJA MIJA

Jawaban: ______


4. Pilih tulisan yang benar!

KAKI KEKI

Jawaban: ______


5. Pilih tulisan yang benar!

 BOLA BULA

Jawaban: ______




G. KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

Kesimpulan Materi

Refleksi Pembelajaran Murid

Tindak Lanjut Guru


 

 

 


 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS