Jum'at 21 Agustus 2026-1D-Adab & PAK

Kamis, 20 Agustus 2026

  

IDENTITAS

Hari/Tanggal : Jum'at 21 Agustus 2026

Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd

Fase/Kelas : Fase A / Kelas 1D

Mapel : Adab & PAK

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan semangat belajar.  Anak-anak, Allah adalah Al-Khaliq, artinya Allah Maha Pencipta. Allah menciptakan kita dan juga menciptakan guru yang membantu kita mendapatkan ilmu.

Mari kita buka hari ini dengan senyuman terbaik dan semangat baru. Hari ini kita akan melakukan Sumatif Harian Pendidikan Pancasila dan belajar seni rupa. Sebelum itu mari kita simak tausiyah, sholat dhuha, dan murojaah surah surah pendek terlebih dahulu.

Capaian Pembelajaran (CP)

Murid mengenal dan membiasakan adab yang baik dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menunjukkan sikap hormat dan sopan kepada guru.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenal pentingnya menghormati guru.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  • Murid mengamati kegiatan guru dan murid di sekolah.

  • Murid menjawab pertanyaan sederhana tentang peran guru.

  • Murid mengenal pengertian dan pentingnya menghormati guru.

  • Murid menyebutkan contoh perilaku hormat kepada guru.

  • Murid membedakan perilaku yang sopan dan tidak sopan kepada guru.

  • Murid menyaksikan video pembelajaran tentang menghormati guru.

  • Murid mengikuti kegiatan tanya jawab dan permainan sederhana.

  • Murid mengerjakan latihan tentang adab menghormati guru.

Model / Metode

Model : Discovery Learning
Metode : Tanya Jawab, Pengamatan, Demonstrasi, Diskusi, dan Penugasan.

PENJABARAN MATERI

1. Video Pembelajaran

Mari kita simak video pembelajaran berikut:

Setelah menonton video, guru mengajukan pertanyaan:

  • Siapa yang kita lihat dalam video?

  • Apa yang dilakukan anak kepada gurunya?

  • Bagaimana cara berbicara kepada guru?

  • Mengapa kita harus menghormati guru?


2. MATERI

Mengenal Pentingnya Menghormati Guru

A. Siapa Guru?

Guru adalah orang yang mengajarkan kita banyak hal.

Guru membantu kita belajar:

  • Membaca.

  • Menulis.

  • Berhitung.

  • Berdoa.

  • Berperilaku baik.

Guru membimbing kita dengan sabar. Oleh karena itu, kita harus menghormati dan menghargai guru.

B. Mengapa Kita Harus Menghormati Guru?

Kita harus menghormati guru karena:

  1. Guru mengajarkan ilmu yang bermanfaat.

  2. Guru membimbing kita agar menjadi anak yang baik.

  3. Menghormati guru merupakan sikap yang baik dan disukai Allah Swt.

  4. Menghormati guru membuat suasana belajar menjadi nyaman dan menyenangkan.

C. Cara Menghormati Guru

Kita dapat menunjukkan sikap hormat kepada guru dengan cara:

😊 Mengucapkan salam saat bertemu guru.

😊 Mendengarkan ketika guru sedang menjelaskan.

😊 Berbicara dengan sopan dan menggunakan kata-kata yang baik.

😊 Mengerjakan tugas yang diberikan guru dengan sungguh-sungguh.

😊 Mematuhi nasihat dan aturan yang diberikan guru.

😊 Mengucapkan terima kasih setelah guru membantu kita.

D. Contoh Sikap yang Tidak Menghormati Guru

Kita tidak boleh:

❌ Berbicara kasar kepada guru.

❌ Memotong pembicaraan guru.

❌ Tidak memperhatikan saat guru menjelaskan.

❌ Mengganggu teman ketika guru mengajar.

❌ Tidak mengerjakan tugas dengan sengaja.

Pesan untuk Anak Hebat 🌟

Guru adalah orang yang berjasa dalam mengajarkan kita ilmu. Mari kita hormati guru dengan perkataan yang sopan, sikap yang baik, dan semangat belajar setiap hari.

3. Mari Berlatih 📝

A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

1. Di sekolah kita harus hormat kepada ....

2. Kita harus berbicara kepada guru dengan ....

3. Saat guru menjelaskan, kita harus ....

4. Ketika bertemu guru, kita sebaiknya mengucapkan ....

5. Setelah guru membantu kita, sebaiknya kita mengucapkan ...

KESIMPULAN / REFLEKSI

1. Kesimpulan Materi

Guru membantu kita mendapatkan ilmu dan membimbing kita menjadi anak yang baik. Oleh karena itu, kita harus menghormati guru dengan berbicara sopan, mendengarkan ketika guru menjelaskan, mematuhi nasihat, mengerjakan tugas, dan mengucapkan terima kasih.

2. Refleksi Pembelajaran

Kendala:
....................................................................................

Tindak Lanjut:

  • Membiarkan sampah berserakan.

  • Tidak mau membantu orang lain.

Murid mengenal dan membiasakan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sikap peduli, menyayangi, membantu, dan berbagi kepada sesama.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, murid mampu:

  1. Menjelaskan arti sederhana dari sikap peduli.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  • Murid mengamati gambar tentang anak yang sedang membantu dan menolong teman

  • Murid menjawab pertanyaan sederhana tentang gambar yang diamati.

  • Guru menjelaskan pengertian sikap peduli dengan bahasa sederhana.

  • Murid mengenal contoh sikap peduli di rumah dan di sekolah.

  • Murid membedakan perilaku peduli dan tidak peduli.

  • Murid melakukan permainan sederhana memilih perilaku yang menunjukkan kepedulian.

  • Murid mengerjakan latihan tentang adab peduli.

  • Murid menyampaikan satu contoh sikap peduli yang akan dilakukan hari ini.


Metode : Tanya Jawab, Demonstrasi, Pengamatan, Games, dan Penugasan.

PENJABARAN MATERI

1. Video Pembelajaran

  • Apa yang dilakukan anak dalam video?

  • Siapa yang dibantu?

  • Apakah perbuatan tersebut baik?

  • Pernahkah kamu membantu teman atau keluarga?

2. Materi: Adab Peduli

A. Apa itu peduli?

Peduli adalah sikap memperhatikan, menyayangi, membantu, dan menolong orang lain.

Anak yang peduli tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga memperhatikan keadaan orang lain.

B. Contoh Sikap Peduli

Contoh sikap peduli di rumah:

  • Membantu ayah dan ibu.

  • Membantu membereskan rumah.

  • Berbagi makanan dengan saudara.

  • Menolong saudara yang kesulitan.

  • Menjaga kebersihan rumah.

Contoh sikap peduli di sekolah:

  • Membantu teman yang kesulitan.

  • Meminjamkan alat tulis kepada teman.

  • Berbagi dengan teman.

  • Menolong teman yang terjatuh.

  • Menjaga kebersihan kelas bersama-sama.

C. Sikap yang Tidak Peduli

Contoh perilaku yang tidak peduli:

  • Membiarkan teman kesulitan.

  • Tidak mau berbagi.

  • Mengejek teman yang sedang sedih.

  • Membiarkan sampah berserakan.

  • Tidak mau membantu orang lain.

D. Mengapa Kita Harus Peduli?

Kita harus peduli karena:

  1. Peduli adalah perbuatan baik.

  2. Peduli membuat orang lain merasa senang.

  3. Peduli membuat kita memiliki banyak teman.

  4. Peduli membuat kehidupan menjadi rukun.

  5. Peduli merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah.

E. Yuk, Biasakan Peduli!

Mulai hari ini, mari kita membiasakan:

Lihat → Perhatikan → Bantu → Sayangi

Jika melihat teman kesulitan, kita dapat bertanya:

“Apakah kamu membutuhkan bantuan?”

Jika ada teman yang sedih, kita dapat berkata:

“Jangan sedih, aku akan menemanimu.”

3. Permainan “Peduli atau Tidak Peduli?”

Guru membacakan beberapa situasi. Murid menjawab “Peduli” atau “Tidak Peduli”.

  1. Rani membantu temannya yang jatuh.

  2. Budi melihat temannya kesulitan membawa buku, tetapi ia pergi begitu saja.

  3. Siti berbagi makanan dengan temannya.

  4. Andi mengejek temannya yang sedang menangis.

  5. Hasan membantu ibu merapikan rumah.

4. Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. Peduli berarti memperhatikan dan ______ orang lain.

2. Kita harus membantu teman yang sedang ______.

3. Berbagi dengan teman merupakan contoh sikap ______.

KESIMPULAN / REFLEKSI

1. Kesimpulan Materi

Peduli adalah sikap memperhatikan, menyayangi, membantu, dan menolong orang lain. Kita dapat menunjukkan kepedulian kepada keluarga, teman, guru, dan orang di sekitar kita.

2. Refleksi Pembelajaran

Kendala:
....................................................................................

Tindak lanjut:
Murid yang belum memahami sikap peduli akan diberikan contoh situasi yang lebih sederhana dan kegiatan pendampingan.


Kamis 20 Agustus 2026 - 1D - P.Pancasila & Imlak

Rabu, 19 Agustus 2026

  

IDENTITAS

Hari/Tanggal : Kamis 20 Agustus 2026

Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd

Fase/Kelas : Fase A / Kelas 1D

Mapel : P.Pancasila & Imlak

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌷🙏🏻

Selamat pagi, anak-anak sholih dan sholihah kelas 1D! 🥰

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. 📚✨

Sebelum belajar, yuk kita membaca basmalah dan bersyukur kepada Allah Swt. 🤲🏻

Anak-anak, tahukah kalian bahwa Allah adalah Al-Khaliq, artinya Allah Maha Pencipta? 🌎✨ Allah menciptakan banyak hal di dunia ini dengan indah dan teratur. Allah juga mengajarkan kita untuk mengenal dan menyayangi bangsa kita. 🇮🇩❤️

Hari ini kita akan belajar mencocokkan bunyi sila-sila Pancasila dengan simbolnya. 🦅✨ Kita akan mengenal setiap sila dan mencari simbol yang tepat, seperti bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas. 🌟⛓️🌳🐂🌾

Yuk, kita belajar dengan semangat, teliti, tertib, dan penuh rasa syukur! 🌈📚

 Mapel : P Pancasila

CP : mengenal bendera negara lagu kebangsaan, & sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila, menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

TP : mengenal & sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila.

Materi : Menuliskan simbol sila sesuai bunyinya

Metode : tanya jawab, veramah, latihan soal

Media : Gambar simbol sila, video pembelajaran

RINGKASAN MATERI

​Garuda Pancasila adalah lambang negara kita, Indonesia. Di dada burung Garuda terdapat perisai yang berisi 5 Simbol Pancasila.

​Mari kita pelajari pasangan Simbol dan Bunyi Sila Pancasila berikut ini!

​1. Sila Pertama

  • Simbol:Bintang (Warna Kuning Emas)
  • Bunyi Sila:"Ketuhanan Yang Maha Esa"
  • "Ketuhanan Yang Maha Esa"


    ​2. Sila Kedua

    • Simbol: ⛓️ Rantai (Berwarna Emas)
    • Bunyi Sila:"Kemanusiaan yang adil dan beradab"
    • "Kemanusiaan yang adil dan beradab"


      ​3. Sila Ketiga

      • Simbol: 🌳 Pohon Beringin
      • Bunyi Sila:"Persatuan Indonesia"
      • "Persatuan Indonesia"


        ​4. Sila Keempat

        • Simbol: 🐂 Kepala Banteng
        • Bunyi Sila:"Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan"
        • "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan"


          ​5. Sila Kelima

          • Simbol: 🌾⚖️ Padi dan Kapas
          • Bunyi Sila:"Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia"
          • "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia"


📝 LKPD


Refleksi :
Berdasarkan pembelajaran hari ini diketahui bahwa pada pelajaran Pendidikan Pancasila seluruh peserta didik telah mampu menuliskan simbol Pancasila sesuai dengan bunyi sila Pancasila namun beberapa peserta didik masih kurang lengkap dalam menuliskan nama simbolnya. Untuk itu akan diberikan latihan imlak dan menulis agar peserta didik dapat menulis dengan lengkap dan benar.




Rabu 19 Agustus 2026 - 1D - P.Pancasila &

Selasa, 18 Agustus 2026

 

Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd

Hari/tanggal : Rabu 19 Agustus 2026

Kelas : 1D

Selamat pagi anak-anak hebat dan shalih-shalihah kelas 1D! 🌟

Bagaimana kabarnya hari ini? Ibu guru doakan mudah-mudahan kalian semua selalu sehat, ceria, dan berada dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala. ☀️

Mari kita buka hari ini dengan senyuman terbaik dan semangat baru. Hari ini kita akan melakukan Sumatif Harian Pendidikan Pancasila dan belajar seni rupa. Sebelum itu mari kita simak tausiyah, sholat dhuha, dan murojaah surah surah pendek terlebih dahulu. Adapun matiri sumatif pendidikan pancasila sebagai berikut.

Materi yang akan kita pelajari dan kerjakan adalah

1. Bendera Negara Indonesia

2. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

MAPEL 1 – PENDIDIKAN PANCASILA

Topik: Mengenal Simbol Sila Kelima dan Perilaku Sesuai Nilai Pancasila

CP

Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

TP

Peserta didik dapat:

  1. Mengenal simbol sila kelima Pancasila.

  2. Menjelaskan arti sederhana simbol padi dan kapas.

  3. Memilih perilaku yang sesuai dengan nilai sila kelima Pancasila.

Materi Pokok

Simbol Sila Kelima Pancasila dan Perilaku Sesuai Nilai Pancasila

Model/Metode Pembelajaran

Metode: Tanya jawab, mengamati, bermain, mencocokkan gambar, dan diskusi sederhana.

Media Pembelajaran/Alat Peraga

  • Gambar Garuda Pancasila

  • Gambar padi dan kapas

APERSEPSI

Guru mengajak peserta didik mengingat kembali lima simbol Pancasila.

Guru bertanya:

  • Siapa yang pernah melihat Garuda Pancasila?

  • Apa saja gambar yang ada pada Garuda Pancasila?

  • Coba tunjukkan simbol sila kelima!

  • Apa yang kamu ketahui tentang padi dan kapas?

Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang menjawab.

MATERI

A. Penjelasan Materi

1. Simbol Sila Kelima

Sila kelima Pancasila berbunyi:

“Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”

Simbol sila kelima adalah:

🌾 Padi dan kapas

Padi dan kapas melambangkan kebutuhan hidup manusia.

  • Padi menghasilkan makanan berupa beras.

  • Kapas dapat digunakan untuk membuat bahan pakaian.

Padi dan kapas mengajarkan kita untuk berlaku adil, saling berbagi, dan tidak membeda-bedakan teman.

2. Contoh Perilaku Sesuai Sila Kelima

Contoh perilaku yang sesuai dengan sila kelima:

  • berbagi makanan dengan teman;

  • membantu teman yang membutuhkan;

  • bermain bersama tanpa memilih-milih teman;

  • berbagi alat tulis dengan teman;

  • melaksanakan tugas dengan adil;

  • tidak mengambil hak milik orang lain.

3. Contoh Perilaku yang Tidak Sesuai

Contohnya:

  • mengambil makanan teman;

  • tidak mau berbagi;

  • memilih-milih teman saat bermain;

  • menggunakan barang milik teman tanpa izin;

  • mendapatkan bagian lebih banyak dan tidak mau berbagi.

4. Yuk, Berpikir!

Situasi:
Rani membawa dua roti. Temannya tidak membawa makanan.

Pertanyaan:
Apa yang sebaiknya dilakukan Rani?

B. Video Pembelajaran



Setelah menonton, guru bertanya:

  • Apa simbol sila kelima?

  • Apa bunyi sila kelima?

  • Sikap baik apa yang kamu lihat dalam video?

  • Pernahkah kamu berbagi dengan teman?


KESIMPULAN MATERI

Sila kelima Pancasila berbunyi “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”

Simbol sila kelima adalah padi dan kapas.

Padi melambangkan makanan, sedangkan kapas dapat digunakan sebagai bahan pakaian.

Kita dapat menerapkan nilai sila kelima dengan cara berbagi, membantu teman, berlaku adil, dan tidak membeda-bedakan teman.

KESIMPULAN/REFLEKSI PEMBELAJARAN

Refleksi untuk peserta didik:

  • Apa simbol sila kelima?

  • Apa bunyi sila kelima?

  • Apa contoh sikap adil?

  • Apakah kamu pernah berbagi dengan teman?

  • Apa yang masih sulit kamu pahami?

Kendala pada saat pembelajaran:
Diisi setelah pembelajaran.

Rencana tindak lanjut:
Peserta didik yang belum memahami unsur seni rupa akan diberikan contoh benda dan pendampingan kembali.

Jumlah siswa hadir: 21
Diisi setelah pembelajaran.

Jumlah siswa tidak hadir: 8
Diisi setelah pembelajaran.

Jumlah siswa yang paham: 21
Diisi setelah pembelajaran.

Jumlah siswa yang belum paham: 0
Diisi setelah pembelajaran.

Kendala pada saat pembelajaran:
Diisi guru sesuai kondisi pembelajaran.

Rencana Tindak Lanjut:
Peserta didik yang belum memahami simbol sila kelima diberikan bimbingan dan latihan tambahan melalui gambar.

Jumlah siswa hadir: 21 siswa
Jumlah siswa tidak hadir: 8 siswa
Jumlah siswa paham: 21 siswa
Jumlah siswa belum paham: 0siswa

MATERI PEMBELAJARAN SENI RUPA

MAPEL – SENI RUPA

Pertemuan 5

Topik: Memahami Unsur Seni Rupa di Lingkungan Sekitar

Capaian Pembelajaran (CP):

Peserta didik mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

Tujuan Pembelajaran (TP):
Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur seni rupa berupa garis, bentuk, warna, dan tekstur pada benda di lingkungan sekitar.

Materi Pokok:
Unsur seni rupa: garis, bentuk, warna, dan tekstur.

Metode Pembelajaran

Metode: Mengamati, tanya jawab, diskusi, penugasan, dan presentasi.

Media Pembelajaran/Alat Peraga

  • Gambar benda di lingkungan sekitar.

  • Benda nyata di sekitar kelas.

  • LKPD.

  • Pensil dan alat tulis.

  • Video pembelajaran.

Apersepsi

Guru mengulas kembali pembelajaran sebelumnya mengenai unsur-unsur seni rupa.

Guru mengajak peserta didik mengamati benda-benda di sekitar.

Guru bertanya:

  • Pernahkah kalian melihat benda yang memiliki garis lurus dan garis lengkung?

  • Apa bentuk meja, buku, atau bola?

  • Mengapa benda-benda di sekitar kita memiliki warna yang berbeda?

  • Apakah semua benda memiliki permukaan yang sama?.

MATERI

a. Penjelasan Materi

Unsur Seni Rupa di Lingkungan Sekitar

Unsur seni rupa adalah bagian-bagian yang dapat kita lihat atau rasakan pada suatu benda.

Ada empat unsur seni rupa yang akan kita pelajari:

1. Garis

Garis adalah goresan yang memiliki arah.

Contoh:

  • garis lurus pada penggaris;

  • garis lengkung pada pelangi;

  • garis zig-zag pada gambar tertentu.

2. Bentuk

Bentuk adalah wujud atau rupa suatu benda.

Contoh:

  • bola berbentuk bulat;

  • buku berbentuk persegi panjang;

  • papan tulis berbentuk persegi panjang.

3. Warna

Warna adalah bagian yang membuat benda terlihat lebih menarik.

Contoh:

  • daun berwarna hijau;

  • matahari berwarna kuning;

  • bunga dapat memiliki warna merah, kuning, atau putih.

4. Tekstur

Tekstur adalah keadaan permukaan suatu benda yang dapat dilihat atau dirasakan.

Contoh:

  • kapas terasa lembut;

  • batang pohon terasa kasar;

  • kaca terasa halus.

Nama BendaGarisBentukWarnaTekstur
BukuLurusPersegi panjangBeragamHalus
BolaLengkungBulatBeragamHalus
Batang pohonLurus/tidak beraturanTidak beraturanCokelatKasar
DaunLengkungLonjongHijauHalus

Mari Mengingat!

Garis → arah goresan
Bentuk → wujud benda
Warna → tampilan benda
Tekstur → permukaan benda

Setiap benda dapat memiliki unsur seni rupa yang berbeda.

b. Video Pembelajaran

Peserta didik mengamati contoh unsur seni rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar.

c. Latihan Soal (Post Test)

  1. Garis yang berbentuk seperti lengkungan disebut garis ....

  2. Bola memiliki bentuk ....

  3. Daun pada umumnya berwarna ....

  4. Permukaan batang pohon biasanya terasa ....

  5. Unsur seni rupa yang menunjukkan keadaan permukaan benda disebut ...

KEGIATAN PENGAMATAN

Peserta didik mengamati benda-benda yang terdapat di lingkungan sekitar sekolah.

Kemudian peserta didik mengisi hasil pengamatan:

No.Nama BendaGarisBentukWarnaTekstur
1Kursi............
2Lemari............
3Buku............
4Benda lain............

Peserta didik menyampaikan hasil pengamatannya di depan kelas.

Teman-teman memberikan tanggapan dan guru memberikan penguatan.

KESIMPULAN MATERI

Unsur seni rupa yang dipelajari adalah garis, bentuk, warna, dan tekstur.

Setiap benda di lingkungan sekitar memiliki unsur seni rupa yang dapat kita amati.

Contohnya:

  • Buku: garis lurus, bentuk persegi panjang, warna beragam, dan tekstur halus.

  • Pohon: garis tidak beraturan, bentuk tidak beraturan, warna cokelat dan hijau, serta tekstur kasar.

Dengan mengamati benda di sekitar, kita dapat mengenali berbagai unsur seni rupa yang diciptakan Allah SWT dengan beragam dan indah.

KESIMPULAN/REFLEKSI PEMBELAJARAN

Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi:

  • Apa saja unsur seni rupa yang kita pelajari hari ini?

  • Benda apa yang paling menarik untuk kamu amati?

  • Unsur seni rupa apa yang paling kamu sukai?

  • Apa yang masih sulit kamu pahami?

Kendala pada saat pembelajaran:
Diisi setelah pembelajaran.

Rencana tindak lanjut:
Peserta didik yang belum memahami unsur seni rupa akan diberikan contoh benda dan pendampingan kembali.

Jumlah siswa hadir: 
21

Jumlah siswa tidak hadir:
8

Jumlah siswa yang paham:

Jumlah siswa yang belum paham:

ASESMEN FORMATIF

LKPD Pertemuan 5

Peserta didik:

  • mengamati benda di lingkungan sekitar;

  • menyebutkan nama benda;

  • menentukan garis, bentuk, warna, dan tekstur;

TINDAK LANJUT

Tugas rumah:

Peserta didik mencari 2 benda di rumah, kemudian mengamati dan menuliskan:

  1. Nama benda.

  2. Bentuk.

  3. Warna.

  4. Tekstur.

  5. Jenis garis yang terlihat.

Refleksi : Berdasarkan pembelajaran hari ini diketahui bahwa peserta didik kelas 1D telah mampu menjawab soal Sumatif Harian ke-1 Pendidikan Pancasila dengan tepat. Untuk pelajaran seni rupa mengulas tentang garis dan bentuk, beberapa peserta didik ada yang lupa dengan nama-nama bentuk yang digolongkan berdasarkan bentuk geometris dan bentuk organik. Maka pada pembelajaran selanjutnya akan kembali dijelaskan serta diberikan contoh.
















Selasa, 18 Agustus 2026 - 1D - B.I, MTK, SR

Senin, 17 Agustus 2026

  

IDENTITAS

Hari/Tanggal : Selasa, 18 Agustus 2026

Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd
Fase/Kelas : Fase A / Kelas 1D
Mapel : Bahasa Indonesia, Matematika, dan Seni Rupa

Selamat pagi anak-anak hebat dan salih-salihah kelas 1D! 🌟

Bagaimana kabarnya hari ini? Ibu guru doakan semoga kalian semua selalu sehat, ceria, dan berada dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta'ala. ☀️

Mari kita awali hari ini dengan senyuman terbaik dan semangat baru. Menuntut ilmu adalah ibadah yang mulia. Oleh karena itu, mari kita belajar dengan hati yang gembira, penuh semangat, dan bersungguh-sungguh agar ilmu yang kita pelajari menjadi ilmu yang bermanfaat dan membawa keberkahan.

Sebelum memulai pembelajaran, yuk kita siapkan diri untuk menyimak tausiyah singkat, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah surat pendek bersama-sama.

Tetap semangat, anak-anak! Kalian adalah kebanggaan orang tua dan Ibu Guru. 💕🌈

MAPEL 1 – BAHASA INDONESIA

CP

Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.

TP

Peserta didik mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

Materi Pokok

Membaca kata sederhana tentang kebersihan diri.

Model/Metode Pembelajaran

Model pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)

Metode: Tanya jawab, mengamati, membaca, dan latihan.

Media Pembelajaran/Alat Peraga

  • Gambar kegiatan kebersihan diri

  • Kartu kata

  • Video pembelajaran

  • Buku teks

  • LKPD

Apersepsi

Anak-anak, coba perhatikan diri kalian. Apakah tubuh kita harus selalu bersih? 😊

Siapa yang tadi pagi sudah mandi?

Siapa yang sudah menggosok gigi?

Mengapa kita harus menjaga kebersihan tubuh?

Hebat! Hari ini kita akan belajar membaca kata-kata sederhana yang berkaitan dengan kebersihan diri.

Materi

a. Penjelasan Materi

Kebersihan Diri

Kebersihan diri adalah kebiasaan menjaga tubuh agar tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Menjaga kebersihan diri dilakukan setiap hari dan merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Kata-Kata tentang Kebersihan Diri

Beberapa kata sederhana yang berkaitan dengan kebersihan diri:

  • Mandi → membersihkan tubuh dengan air dan sabun.

  • Sabun → digunakan untuk membersihkan tubuh.

  • Gigi → harus dijaga kebersihannya dengan menggosok gigi.

  • Sikat → digunakan untuk membersihkan gigi.

  • Tangan → harus dicuci agar bersih dari kotoran dan kuman.

  • Kuku → perlu dipotong agar tetap bersih.

  • Rambut → perlu dicuci agar bersih.

  • Bersih → keadaan tubuh yang bebas dari kotoran.

Contoh Kegiatan Kebersihan Diri

  • Mandi setiap hari.

  • Mencuci tangan dengan sabun.

  • Menggosok gigi.

  • Mencuci rambut.

  • Memotong kuku.. 

Video Pembelajaran


ULANGAN HARIAN/SUMATIF

Sumatif Harian Pertama – Bahasa Indonesia

Anak-anak hebat, setelah kita belajar bersama, kita akan melaksanakan Sumatif Harian Pertama pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. 📝🌟

Sumatif ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman kalian terhadap materi yang sudah dipelajari.

Sebelum mengerjakan, pastikan kalian:

  • Membaca setiap soal dengan teliti.

  • Mengerjakan secara mandiri.

  • Menjawab sesuai dengan kemampuan sendiri.

  • Memeriksa kembali jawaban sebelum dikumpulkan.

  • Tetap tenang dan percaya diri.

Semangat mengerjakan, anak-anak hebat! Jangan lupa berdoa sebelum mengerjakan. 🤲✨

CP

Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

TP

Peserta didik mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

Materi Pokok

Kata-kata sederhana tentang kebersihan diri.

Model/Metode Pembelajaran

Sumatif/Asesmen Individu

Media Pembelajaran/Alat Peraga

  • Lembar soal sumatif

  • Pensil

  • Penghapus

Apersepsi

Sebelum mengerjakan sumatif, Ibu Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi yang telah dipelajari.

“Anak-anak, siapa yang masih ingat kata-kata tentang kebersihan diri yang sudah kita pelajari?”

“Coba sebutkan, apa yang digunakan untuk membersihkan gigi?”

“Bagaimana cara menjaga kebersihan tangan?”

Setelah mengingat kembali materi, guru memberikan motivasi kepada peserta didik agar mengerjakan soal dengan tenang dan percaya diri.

Materi

a. Rangkuman Materi

Kebersihan diri adalah kebiasaan menjaga tubuh agar tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Contoh kegiatan menjaga kebersihan diri yaitu:

  • Mandi.

  • Menggosok gigi.

  • Mencuci tangan.

  • Mencuci rambut.

  • Memotong kuku.

Kata-kata yang berkaitan dengan kebersihan diri antara lain mandi, sabun, sikat, gigi, tangan, kuku, rambut, dan bersih.

b. Video Pembelajaran

Link Video Pembelajaran:
[Diisi dengan link video pembelajaran]

Latihan Soal (Post Test)

Peserta didik mengerjakan soal sumatif harian pertama secara mandiri sesuai dengan materi yang telah dipelajari.

Kunci jawaban dan penjelasan latihan soal diisi setelah pembelajaran selesai.

Peserta didik mengerjakan latihan menentukan nilai tempat puluhan dan satuan.

Kunci jawaban latihan soal diisi setelah pembelajaran selesai, beserta penjelasannya.

MAPEL 3 – SENI RUPA

CP

Mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.

TP

Peserta didik dapat mengetahui contoh benda-benda di lingkungan sekitar dengan mengamati unsur rupa, yaitu garis, warna, bentuk, dan tekstur.

Materi Pokok

Mengenal warna sebagai unsur rupa.

Model/Metode Pembelajaran

Pengamatan, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik.

Media Pembelajaran/Alat Peraga

  • Gambar benda di sekitar

  • Pensil warna/crayon

  • Kertas gambar

  • Video pembelajaran

Apersepsi

Anak-anak, coba lihat benda-benda yang ada di sekitar kalian. 🌈

“Warna apa yang kalian lihat pada meja?”

“Siapa yang suka warna merah?”

“Kalau daun biasanya berwarna apa?”

Hebat! Ternyata di sekitar kita terdapat banyak sekali warna. Hari ini kita akan belajar mengenal warna sebagai salah satu unsur rupa.

Materi

a. Penjelasan Materi

Apa Itu Unsur Rupa?

Unsur rupa adalah bagian-bagian yang membentuk sebuah gambar atau benda.

Unsur rupa terdiri dari:

  • 📏 Garis

  • 🎨 Warna

  • ⭕ Bentuk

  • ✋ Tekstur

Hari ini kita akan lebih banyak belajar tentang WARNA.

Mengenal Warna

Warna adalah sesuatu yang dapat kita lihat dengan mata.

Setiap benda memiliki warna yang berbeda.

Contohnya:

  • 🍎 Apel berwarna merah.

  • 🍌 Pisang berwarna kuning.

  • 🍃 Daun berwarna hijau.

  • ☁️ Awan berwarna putih.

  • 🌊 Laut berwarna biru.

Warna membuat benda menjadi lebih indah dan mudah dikenali.

Warna Primer

Ada tiga warna dasar yang disebut warna primer, yaitu:

🟥 Merah
Contohnya: apel, mawar, dan tomat.

🟨 Kuning
Contohnya: pisang, matahari, dan jagung.

🟦 Biru
Contohnya: langit cerah dan laut.

Warna Sekunder

Jika dua warna primer dicampur, akan menghasilkan warna baru.

Warna yang DicampurMenjadi
🔴 Merah + 🟡 Kuning🟠 Oranye
🟡 Kuning + 🔵 Biru🟢 Hijau
🔴 Merah + 🔵 Biru🟣 Ungu

Contohnya:

🟠 Jeruk berwarna oranye.
🟢 Daun berwarna hijau.
🟣 Anggur berwarna ungu.



c. Latihan Soal (Post Test)

Peserta didik mengamati gambar dan menyebutkan warna benda yang ditampilkan.

Kunci jawaban latihan soal diisi setelah pembelajaran selesai, beserta penjelasannya.


KESIMPULAN MATERI

Hari ini peserta didik mempelajari tiga mata pelajaran.

Pada Bahasa Indonesia, peserta didik belajar membaca kata-kata sederhana tentang kebersihan diri seperti mandi, sabun, gigi, sikat, tangan, kuku, rambut, dan bersih.

Pada Matematika, peserta didik belajar menentukan nilai tempat pada bilangan sampai 20, yaitu puluhan dan satuan.

Pada Seni Rupa, peserta didik mengenal unsur rupa, khususnya warna, serta mengenal warna primer dan warna sekunder.

Selain itu, peserta didik melaksanakan Sumatif Harian Pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk mengetahui pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari.

Kendala pada Saat Pembelajaran

[Diisi berdasarkan kondisi pembelajaran yang terjadi di kelas.]

Rencana Tindak Lanjut

Peserta didik yang sudah memahami materi diberikan pengayaan, sedangkan peserta didik yang masih mengalami kesulitan diberikan pendampingan dan latihan kembali sesuai dengan kebutuhan.

Jumlah Siswa yang Hadir dan Tidak Hadir

Hadir:22 peserta didik
Tidak hadir: 7 peserta didik

Jumlah Siswa yang Paham dan Tidak Paham

Paham: 17peserta didik
Belum paham: 5peserta didik





 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS