Nama Guru: Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Hari/Tanggal: Kamis, 05 November 2026
Fase/Kelas: Fase A / Kelas 1D
Materi: Menunjukkan Sikap Mematuhi Aturan
Pertemuan Ke:
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal aturan yang berlaku di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat serta menunjukkan perilaku mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.
💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan arti mematuhi aturan dengan bahasa sederhana.
Menyebutkan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga dan sekolah.
Membedakan perilaku yang menunjukkan sikap mematuhi aturan dan yang tidak mematuhi aturan.
Mempraktikkan sikap mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.
🌷 1. Mindful (Berkesadaran)
Anak-anak shalih dan shalihah, setiap hari kita melakukan berbagai kegiatan. Saat bangun tidur, kita merapikan tempat tidur. Sebelum berangkat sekolah, kita berpamitan kepada orang tua. Ketika berada di kelas, kita mendengarkan guru dan mengikuti tata tertib sekolah.
Tahukah kalian bahwa semua perbuatan tersebut merupakan contoh sikap mematuhi aturan?
Allah SWT mengajarkan kita untuk melakukan kebaikan. Salah satu caranya adalah dengan membiasakan diri menaati aturan yang berlaku di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.
Coba perhatikan!
Siapa yang sudah merapikan tempat tidur setelah bangun?
Siapa yang selalu meminta izin kepada orang tua sebelum bermain?
Siapa yang selalu membuang sampah pada tempatnya?
Kebiasaan baik tersebut perlu kita lakukan setiap hari.
🌷 2. Meaningful (Bermakna)
Apa Itu Mematuhi Aturan?
Mematuhi aturan adalah melakukan sesuatu sesuai dengan ketentuan atau kesepakatan yang berlaku.
Aturan dibuat agar kehidupan kita menjadi tertib, aman, dan nyaman. Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri untuk menaati aturan, bukan hanya ketika dilihat oleh orang tua atau guru, tetapi juga ketika sedang sendiri.
Contohnya, ketika selesai bermain, kita harus mengembalikan mainan ke tempatnya. Walaupun tidak ada yang menyuruh, kita tetap melakukannya karena mengetahui bahwa merapikan mainan merupakan kebiasaan yang baik.
💗 3. Menunjukkan Sikap Mematuhi Aturan di Lingkungan Keluarga
Keluarga merupakan lingkungan pertama tempat kita belajar mengenal aturan. Setiap anggota keluarga memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan rumah.
Berikut beberapa contoh sikap mematuhi aturan di rumah:
pekerjaan sederhana, seperti merapikan meja makan atau menyapu lantai.
4. Merapikan Mainan
Setelah selesai bermain, kita mengembalikan mainan ke tempat penyimpanannya agar rumah tetap rapi.
5. Belajar Sesuai Jadwal
Kita membiasakan diri belajar pada waktu yang telah ditentukan agar tidak lupa mengerjakan tugas sekolah.
6. Menghormati Anggota Keluarga
Kita berbicara dengan sopan, mendengarkan nasihat orang tua, dan tidak mengganggu anggota keluarga yang sedang beristirahat.
1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.
2. Mata Pelajaran : Seni Rupa
3. Hari/Tanggal : Rabu, 04 November 2026
4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I
5. Materi : Merencanakan gambar dan menyusun objek sesuai gagasan yang dimiliki
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D!
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengembangkan gagasan atau ide sederhana untuk membuat karya seni rupa. Peserta didik dapat merencanakan gambar berdasarkan objek yang ingin dibuat, mengenali berbagai objek di lingkungan sekitar, serta menyusun objek ke dalam sebuah gambar sesuai dengan gagasan dan kreativitas yang dimiliki.
💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat:
Menjelaskan pengertian gagasan atau ide dalam membuat gambar.
Menentukan objek yang ingin digambar berdasarkan gagasan yang dimiliki.
Mengenali berbagai objek yang dapat digunakan dalam sebuah gambar.
Merencanakan gambar sederhana sebelum mulai menggambar.
Menyusun beberapa objek ke dalam gambar sesuai dengan gagasan.
Menunjukkan kreativitas dan percaya diri dalam membuat karya seni rupa.
🌷 1. Mindful (Berkesadaran)
Sholeh dan sholehah, sebelum belajar, mari kita duduk dengan tertib dan memusatkan perhatian.
Hari ini kita akan belajar tentang merencanakan gambar dan menyusun objek sesuai gagasan yang dimiliki.
Setiap gambar yang kita buat biasanya berasal dari sebuah ide atau gagasan.
Sebelum menggambar, kita perlu memikirkan terlebih dahulu apa yang ingin kita gambar.
Coba perhatikan dan pikirkan beberapa pertanyaan berikut!
✏️ Apa yang kalian sukai ketika menggambar?
✏️ Pernahkah kalian menggambar rumah, bunga, atau pemandangan?
✏️ Apa saja benda yang dapat kalian gambar?
✏️ Mengapa kita perlu merencanakan gambar sebelum mulai menggambar?
✏️ Bagaimana cara menyusun beberapa objek agar gambar terlihat menarik?
2. Meaningful (Bermakna)
Sholeh dan sholehah, menggambar merupakan kegiatan yang menyenangkan.
Kita dapat menggambar berbagai hal yang kita lihat, rasakan, dan bayangkan.
Sebelum membuat gambar, kita perlu memiliki gagasan atau ide.
Gagasan tersebut dapat berasal dari lingkungan sekitar, pengalaman sehari-hari, maupun imajinasi kita sendiri.
3. Mengenal Gagasan dan Objek dalam Menggambar
A. Pengertian Gagasan atau Ide
Gagasan adalah ide atau pikiran yang muncul sebelum kita membuat sesuatu.
Dalam kegiatan menggambar, gagasan merupakan hal yang ingin kita gambarkan.
Contoh gagasan:
Pemandangan alam.
Lingkungan rumah.
Taman bermain.
Hewan peliharaan.
Kegiatan bersama keluarga.
Gagasan membantu kita menentukan gambar yang akan dibuat.
B. Pengertian Objek Gambar
Objek gambar adalah benda, makhluk hidup, atau sesuatu yang menjadi bagian dari gambar.
Contoh objek gambar:
🌷 Benda: rumah, meja, kursi, mobil.
🌷 Tumbuhan: pohon, bunga, rumput.
🌷 Hewan: kucing, kupu-kupu, burung.
🌷 Alam: matahari, gunung, awan, laut.
🌷 Manusia: ayah, ibu, anak, dan teman.
C. Apa Itu Merencanakan Gambar?
Merencanakan gambar adalah kegiatan memikirkan dan menentukan gambar yang akan dibuat sebelum mulai menggambar.
Sebelum menggambar, kita perlu menentukan:
Gambar apa yang ingin dibuat?
Objek apa saja yang akan digambar?
Berapa banyak objek yang akan digunakan?
Di mana letak setiap objek?
Warna apa yang akan digunakan?
Contoh:
Jika ingin menggambar taman, kita dapat merencanakan objek berupa pohon, bunga, kupu-kupu, rumput, dan matahari.
Dengan merencanakan gambar, kegiatan menggambar menjadi lebih mudah dan terarah.
D. Cara Menyusun Objek dalam Gambar
Agar gambar terlihat menarik, objek perlu disusun dengan baik.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
🌷 1. Menentukan Letak Objek
Tentukan posisi setiap objek di dalam kertas gambar.
Contoh: Matahari di atas, rumah di tengah, dan bunga di bawah.
🌷 2. Menyesuaikan Ukuran Objek
Gambarlah objek dengan ukuran yang sesuai.
Contoh: Pohon dapat dibuat lebih besar daripada bunga kecil.
🌷 3. Mengatur Jarak Objek
Berikan jarak yang sesuai agar objek tidak saling bertumpuk secara tidak sengaja.
🌷 4. Menyesuaikan Objek dengan Gagasan
Pilih objek yang sesuai dengan tema gambar.
Contoh: Jika menggambar taman, kita dapat menambahkan pohon, bunga, rumput, dan kupu-kupu.
Setiap anak boleh memiliki gagasan yang berbeda. Kita bebas berkreasi dan membuat gambar sesuai dengan imajinasi masing-masing.
💗 4. Mengenal Langkah-Langkah Merencanakan Gambar
Ayo, perhatikan langkah-langkah berikut!
🌷 Langkah 1: Menentukan Gagasan
Tentukan terlebih dahulu gambar yang ingin dibuat.
Contoh: Aku ingin menggambar pemandangan pantai.
🌷 Langkah 2: Menentukan Objek
Pilih objek yang sesuai dengan gagasan.
Contoh: Pantai, laut, matahari, pohon kelapa, dan pasir.
🌷 Langkah 3: Menentukan Susunan Objek
Pikirkan letak setiap objek pada kertas gambar.
Contoh:
Matahari di bagian atas.
Laut di bagian tengah.
Pasir di bagian bawah.
Pohon kelapa di samping pantai.
🌷 Langkah 4: Membuat Sketsa
Sketsa adalah gambar awal yang dibuat secara sederhana sebelum gambar diselesaikan.
Gunakan pensil untuk membuat bentuk objek terlebih dahulu.
🌷 Langkah 5: Menyempurnakan Gambar
Setelah sketsa selesai, pertegas garis gambar dan tambahkan warna sesuai keinginan.
E. Contoh Rencana Gambar
Gagasan: Kebun Bunga 🌻
Objek yang akan digambar:
Matahari.
Awan.
Pohon.
Bunga.
Rumput.
Kupu-kupu.
Susunan objek:
Bagian atas: matahari dan awan.
Bagian tengah: pohon dan kupu-kupu.
Bagian bawah: bunga dan rumput.
Setelah objek ditentukan dan disusun, kita dapat mulai menggambar.
💗 5. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah SWT
Sholeh dan sholehah, Allah SWT menciptakan alam semesta dengan sangat indah.
Ada gunung, laut, pohon, bunga, hewan, dan berbagai keindahan alam lainnya.
Semua ciptaan Allah dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk membuat karya seni rupa.
Ketika kita menggambar pemandangan, tumbuhan, atau hewan, kita dapat belajar mengenal dan mensyukuri keindahan ciptaan Allah SWT.
Melalui pembelajaran ini, kita belajar:
🌷 Bersyukur atas keindahan alam ciptaan Allah.
🌷 Mengamati benda dan lingkungan sekitar.
🌷 Mengembangkan kreativitas melalui kegiatan menggambar.
🌷 Menghargai karya sendiri dan karya orang lain.
🌷 Menjaga dan merawat lingkungan sekitar.
Mari kita gunakan kreativitas untuk membuat gambar yang indah dan tetap bersyukur atas segala ciptaan Allah SWT.
LATIHAN MANDIRI
Ayo, kerjakan soal berikut dengan benar!
Sebelum menggambar, kita perlu menentukan ....
Gagasan adalah ....
Sebutkan tiga contoh objek yang dapat digambar!
Apa manfaat merencanakan gambar sebelum menggambar?
Jika ingin menggambar taman bunga, objek apa saja yang dapat kamu pilih?
1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.
2. Mata Pelajaran : P.Pancasila
3. Hari/Tanggal : Rabu, 04 November 2026
4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I
5. Materi : Manfaat Aturan
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D!
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama.
kolah tepat waktu.
🌷 Memberi salam kepada guru.
🌷 Berbaris sebelum masuk kelas.
🌷 Mendengarkan guru ketika menjelaskan.
🌷 Mengangkat tangan sebelum berbicara.
🌷 Menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
🌷 Bermain dengan tertib dan tidak mengganggu teman.
Mematuhi aturan di sekolah membuat kegiatan belajar menjadi nyaman dan menyenangkan.
Cerita 3: Akibat Tidak Mematuhi Aturan ⚠️
Andi yang Tidak Tertib
Andi suka bermain dan sering lupa waktu.
Setelah bermain, Andi membiarkan mainannya berserakan.
Andi juga sering datang terlambat ke sekolah.
Saat guru menjelaskan, Andi berbicara sendiri dan mengganggu teman.
Akibatnya, kamar Andi menjadi berantakan dan Andi tertinggal pelajaran.
Ibu dan guru mengingatkan Andi agar belajar mematuhi aturan.
Andi akhirnya menyadari kesalahannya dan berjanji menjadi anak yang lebih disiplin.
Dari cerita tersebut, kita belajar bahwa:
🌷 Tidak merapikan mainan membuat rumah berantakan.
🌷 Datang terlambat membuat kita tertinggal pelajaran.
🌷 Mengganggu teman membuat suasana kelas tidak nyaman.
🌷 Tidak mematuhi aturan dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri mematuhi aturan
Senin, 02 November 2026
Selasa, 03 November 2026 Pendid
IDENTITAS
Nama Guru: Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S. Pd.
Hari/Tanggal: Rabu, 04 November 2026
Fase/Kelas: A / 1D
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Materi : Memahami manfaat aturan
Pertemuan Ke: 3 (2 JP)
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal dan memahami aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Peserta didik dapat mengidentifikasi contoh perilaku mematuhi aturan, menjelaskan manfaat mematuhi aturan, serta membiasakan diri bersikap disiplin dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat:
Menjelaskan pengertian aturan dengan bahasa sederhana.
Mengenali contoh aturan di lingkungan rumah dan sekolah.
Menyebutkan manfaat mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Membedakan perilaku mematuhi aturan dan melanggar aturan.
Menjelaskan akibat jika tidak mematuhi aturan.
Membiasakan diri bersikap disiplin dan bertanggung jawab.
🌷 1. Mindful (Berkesadaran)
Sholeh dan sholehah, sebelum belajar, mari kita duduk dengan tertib dan memusatkan perhatian.
Hari ini kita akan belajar tentang memahami manfaat mematuhi aturan.
Setiap hari, kita memiliki aturan yang harus dipatuhi, baik di rumah maupun di sekolah.
Coba perhatikan dan pikirkan beberapa pertanyaan berikut!
✏️ Apakah kalian memiliki aturan di rumah?
✏️ Apa yang harus dilakukan setelah selesai bermain?
✏️ Mengapa kita harus datang tepat waktu ke sekolah?
✏️ Apa yang terjadi jika kita tidak mematuhi aturan?
✏️ Bagaimana perasaan kalian jika lingkungan rumah dan sekolah tertib?
Ayo, perhatikan cerita berikut!
Cerita 1: Aturan di Rumah 🏡
Dina Anak yang Disiplin
Dina adalah anak yang rajin dan disiplin.
Setiap pagi, Dina bangun tidur dan merapikan tempat tidurnya.
Setelah mandi, Dina sarapan bersama keluarga.
Sebelum berangkat sekolah, Dina berpamitan kepada ayah dan ibu.
Sepulang sekolah, Dina mengganti pakaian dan meletakkan sepatu pada tempatnya.
Setelah selesai bermain, Dina selalu merapikan mainannya.
Ibu merasa senang karena Dina selalu mematuhi aturan di rumah.
Ayo, kita pahami ceritanya!
Siapa anak yang rajin dan disiplin? Dina.
Apa yang dilakukan Dina setelah bangun tidur? Merapikan tempat tidur.
Kepada siapa Dina berpamitan sebelum berangkat sekolah? Ayah dan ibu.
Apa yang dilakukan Dina setelah selesai bermain? Merapikan mainannya.
Bagaimana perasaan ibu melihat Dina mematuhi aturan? Senang.
Apa manfaat dari perilaku Dina?
🌷 Rumah menjadi rapi dan bersih.
🌷 Kegiatan sehari-hari menjadi teratur.
🌷 Melatih sikap disiplin dan tanggung jawab.
🌷 Membuat orang tua merasa senang.
Melalui cerita ini, peserta didik belajar bahwa mematuhi aturan di rumah dapat menciptakan suasana keluarga yang tertib, nyaman, dan menyenangkan.
🌷 2. Meaningful (Bermakna)
Sholeh dan sholehah, aturan tidak hanya ada di rumah, tetapi juga ada di sekolah dan lingkungan sekitar.
Aturan dibuat agar semua orang dapat hidup dengan tertib, aman, nyaman, dan saling menghargai.
Jika semua orang mematuhi aturan, kegiatan sehari-hari akan berjalan dengan baik.
Cerita 2: Mematuhi Aturan di Sekolah 🏫
Beni Anak yang Tertib
Setiap pagi, Beni berangkat ke sekolah tepat waktu.
Sesampainya di sekolah, Beni memberi salam kepada guru.
Sebelum masuk kelas, Beni berbaris bersama teman-temannya.
Saat guru menjelaskan pelajaran, Beni mendengarkan dengan baik.
Ketika ingin bertanya, Beni mengangkat tangan terlebih dahulu.
Saat waktu istirahat, Beni bermain bersama teman-temannya dengan tertib.
Beni juga selalu membuang sampah pada tempatnya.
Guru merasa senang karena Beni menjadi anak yang tertib dan bertanggung jawab.
Dari cerita tersebut, kita belajar:
🌷 Datang ke sekolah tepat waktu.
🌷 Memberi salam kepada guru.
🌷 Berbaris sebelum masuk kelas.
🌷 Mendengarkan guru ketika menjelaskan.
🌷 Mengangkat tangan sebelum berbicara.
🌷 Menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
🌷 Bermain dengan tertib dan tidak mengganggu teman.
Mematuhi aturan di sekolah membuat kegiatan belajar menjadi nyaman dan menyenangkan.
Cerita 3: Akibat Tidak Mematuhi Aturan ⚠️
Andi yang Tidak Tertib
Andi suka bermain dan sering lupa waktu.
Setelah bermain, Andi membiarkan mainannya berserakan.
Andi juga sering datang terlambat ke sekolah.
Saat guru menjelaskan, Andi berbicara sendiri dan mengganggu teman.
Akibatnya, kamar Andi menjadi berantakan dan Andi tertinggal pelajaran.
Ibu dan guru mengingatkan Andi agar belajar mematuhi aturan.
Andi akhirnya menyadari kesalahannya dan berjanji menjadi anak yang lebih disiplin.
Dari cerita tersebut, kita belajar bahwa:
🌷 Tidak merapikan mainan membuat rumah berantakan.
🌷 Datang terlambat membuat kita tertinggal pelajaran.
🌷 Mengganggu teman membuat suasana kelas tidak nyaman.
🌷 Tidak mematuhi aturan dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri mematuhi aturan.
💗 3. Mengenal Aturan
Aturan adalah ketentuan atau tata tertib yang harus dipatuhi agar kehidupan berjalan dengan tertib, aman, dan teratur.
Aturan dibuat untuk kebaikan bersama.
A. Contoh Aturan di Rumah
Beberapa contoh aturan yang harus kita patuhi di rumah:
Bangun tidur tepat waktu.
Merapikan tempat tidur.
Berpamitan kepada orang tua sebelum pergi.
Membantu orang tua.
Belajar sesuai jadwal.
Merapikan mainan setelah digunakan.
Menjaga kebersihan rumah.
Tidur tepat waktu.
B. Contoh Aturan di Sekolah
Beberapa contoh aturan yang harus kita patuhi di sekolah:
Datang ke sekolah tepat waktu.
Memakai seragam sesuai ketentuan.
Berdoa sebelum belajar.
Mendengarkan guru saat menjelaskan.
Tidak mengganggu teman.
Membuang sampah pada tempatnya.
Menjaga kebersihan kelas.
Mengikuti kegiatan belajar dengan tertib.
C. Manfaat Mematuhi Aturan
Sholeh dan sholehah, mematuhi aturan memiliki banyak manfaat.
Berikut beberapa manfaat mematuhi aturan:
🌷 1. Hidup Menjadi Tertib
Dengan mematuhi aturan, kegiatan sehari-hari dapat berjalan dengan teratur.
Contoh: Berbaris sebelum masuk kelas.
🌷 2. Lingkungan Menjadi Bersih
Mematuhi aturan menjaga kebersihan membuat lingkungan menjadi nyaman.
Contoh: Membuang sampah pada tempatnya.
🌷 3. Terhindar dari Pertengkaran
Mematuhi aturan membuat kita belajar menghargai dan menghormati orang lain.
Contoh: Bermain secara bergantian dengan teman.
🌷 4. Melatih Sikap Disiplin
Mematuhi aturan membantu kita terbiasa melakukan sesuatu tepat waktu.
Contoh: Datang ke sekolah tidak terlambat.
🌷 5. Melatih Tanggung Jawab
Mematuhi aturan membuat kita belajar bertanggung jawab terhadap kewajiban.
Contoh: Merapikan mainan setelah selesai bermain.
🌷 6. Menciptakan Suasana Aman dan Nyaman
Jika semua orang mematuhi aturan, kita dapat melakukan kegiatan dengan tenang.
Contoh: Tidak berlari-lari di dalam kelas.
💗 4. Mengenal Perilaku Mematuhi dan Melanggar Aturan
Ayo, perhatikan perbedaan perilaku berikut!
A. Perilaku Mematuhi Aturan
Datang ke sekolah tepat waktu.
Membuang sampah pada tempatnya.
Mendengarkan guru saat menjelaskan.
Merapikan tempat tidur.
Antre dengan tertib.
Membantu orang tua.
B. Perilaku Melanggar Aturan
Datang terlambat ke sekolah.
Membuang sampah sembarangan.
Berbicara saat guru menjelaskan.
Membiarkan kamar berantakan.
Menyerobot antrean.
Tidak mau membantu orang tua.
C. Akibat Mematuhi dan Melanggar Aturan
Mematuhi AturanMelanggar Aturan
Kelas menjadi tertib.Kelas menjadi gaduh.
Rumah menjadi rapi.Rumah menjadi berantakan.
Lingkungan bersih.Lingkungan kotor.
Kegiatan berjalan lancar.Kegiatan terganggu.
Hidup terasa nyaman.Orang lain merasa terganggu.
Ingat ya, sholeh dan sholehah!
Anak yang hebat bukan hanya anak yang pandai, tetapi juga anak yang mau mematuhi aturan dan bertanggung jawab.
5. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah SWT
Sholeh dan sholehah, Allah SWT menciptakan alam semesta dengan teratur.
Matahari terbit pada pagi hari dan terbenam pada sore hari.
Siang dan malam silih berganti.
Semua ciptaan Allah SWT memiliki ketentuan dan keteraturan.
Sebagai manusia, kita juga harus membiasakan diri hidup dengan tertib dan mematuhi aturan yang baik.
Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 59 yang mengajarkan kita untuk taat kepada Allah, Rasul, dan ulil amri (pemegang kekuasaan atau pemimpin).
Melalui pembelajaran ini, kita belajar:
🌷 Menaati aturan yang baik.
🌷 Menghormati orang tua dan guru.
🌷 Membiasakan diri bersikap disiplin.
🌷 Menjadi anak yang bertanggung jawab.
🌷 Menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.
Mari kita membiasakan diri mematuhi aturan sebagai bentuk perilaku baik yang diridai Allah SWT.
1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.
2. Mata Pelajaran : Seni Rupa
3. Hari/Tanggal : Selasa, 03 November 2026
4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I
5. Materi : Mengenal Bentuk, Garis, dan Warna pada Lingkungan Sekitar
6. Pertemuan ke :
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D!
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengamati bentuk, garis, dan warna pada benda di lingkungan sekitar serta menggunakannya untuk membuat karya seni rupa sederhana.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Meaningful Learning
Peserta didik mengenal bentuk, garis, dan warna melalui benda-benda yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
2. Mindful Learning
Peserta didik mengamati dan membedakan bentuk, garis, serta warna dengan teliti.
3. Joyful Learning
Peserta didik membuat gambar sederhana menggunakan berbagai bentuk, garis, dan warna dengan gembira.
D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Mengenal berbagai bentuk pada benda di sekitar.
2. Mengenal macam-macam garis.
3. Mengenal berbagai warna.
4. Menggabungkan bentuk, garis, dan warna menjadi gambar sederhana.
5. Menghargai karya sendiri dan karya teman.
E. APERSEPSI
Anak-anak shalih dan shalihah, coba perhatikan benda-benda yang ada di sekitar kalian! Ada buku, meja, jam dinding, bunga, dan matahari. Apakah semua benda tersebut memiliki bentuk dan warna yang sama?
1. Bentuk apa yang kalian lihat pada jam dinding?
2. Apa warna daun dan bunga?
3. Apakah kalian pernah menggambar rumah menggunakan bentuk segitiga dan persegi?
Yuk, kita belajar mengenal bentuk, garis, dan warna!
F. PENJELASAN SINGKAT
1. Integrasi Keislaman
Allah SWT menciptakan alam semesta dengan berbagai bentuk dan warna yang indah. Ada matahari yang bersinar, daun yang hijau, bunga yang berwarna-warni, dan langit yang luas.
Kita dapat mengenal keindahan ciptaan Allah SWT melalui kegiatan menggambar. Sebagai anak shalih dan shalihah, kita hendaknya bersyukur atas keindahan yang telah Allah SWT berikan serta menjaga lingkungan di sekitar kita.
Garis zig-zag adalah garis yang berbelok-belok dan membentuk sudut secara berulang.
[GAMBAR ANIMASI: Garis zig-zag seperti bentuk petir.]
d. Garis Bergelombang
Garis bergelombang adalah garis yang naik dan turun seperti gelombang air.
[GAMBAR ANIMASI: Gelombang air berwarna biru dan garis bergelombang.]
C. Mengenal Warna
Warna membuat gambar terlihat lebih indah dan menarik.
a. Warna Merah
Contohnya adalah warna bunga mawar merah dan buah stroberi.
[GAMBAR ANIMASI: Bunga mawar merah dan buah stroberi.]
b. Warna Kuning
Contohnya adalah warna matahari dan buah pisang matang.
[GAMBAR ANIMASI: Matahari tersenyum dan pisang berwarna kuning.]
c. Warna Biru
Contohnya adalah warna langit cerah dan air laut.
[GAMBAR ANIMASI: Langit biru dengan awan putih dan laut biru.]
d. Warna Hijau
Contohnya adalah warna daun dan rumput.
[GAMBAR ANIMASI: Pohon rindang, daun hijau, dan rumput.]
e. Warna Lainnya
Selain merah, kuning, biru, dan hijau, terdapat warna lain seperti jingga, ungu, cokelat, putih, dan hitam.
[GAMBAR ANIMASI: Kumpulan krayon dengan beragam warna.]
D. Menggabungkan Bentuk, Garis, dan Warna
Kita dapat menggabungkan bentuk, garis, dan warna untuk membuat gambar yang indah.
Contohnya, gambar rumah dapat dibuat menggunakan:
- Segitiga untuk atap.
- Persegi atau persegi panjang untuk badan rumah.
- Persegi panjang untuk pintu.
- Persegi untuk jendela.
- Garis lurus untuk dinding dan bagian rumah lainnya.
- Warna merah untuk atap, kuning untuk dinding, dan biru untuk jendela.
[GAMBAR ANIMASI: Rumah sederhana berwarna cerah dengan atap segitiga merah, dinding kuning, pintu biru, jendela, pohon hijau, bunga, dan matahari.]
Dengan menggabungkan berbagai bentuk, garis, dan warna, kita dapat membuat gambar rumah, pohon, bunga, pemandangan, dan gambar lainnya sesuai imajinasi kita.
4. VIDEO PEMBELAJARAN
Peserta didik menyimak video animasi tentang bentuk, garis, dan warna. Setelah menonton, peserta didik menyebutkan contoh bentuk, garis, dan warna yang mereka lihat.
5. ALAT PERAGA
1. Gambar animasi bentuk, garis, dan warna.
2. Benda-benda di dalam kelas.
3. Kertas gambar.
4. Pensil dan penghapus.
5. Krayon atau pensil warna.
6. POSTTEST
Jawablah pertanyaan berikut!
1. Apa bentuk jam dinding yang bulat?
2. Berapa jumlah sisi pada bentuk segitiga?
3. Apa nama garis yang berbelok-belok?
4. Sebutkan dua benda yang berwarna hijau!
5. Bentuk apa saja yang dapat digunakan untuk menggambar rumah?
KESIMPULAN
Bentuk, garis, dan warna dapat kita temukan pada berbagai benda di sekitar kita. Kita dapat menggunakannya untuk membuat gambar yang indah dan menarik. Keindahan alam merupakan salah satu bentuk kebesaran Allah SWT yang harus kita syukuri.
REFLEKSI
1. Apakah peserta didik dapat mengenali bentuk, garis, dan warna?
2. Apakah peserta didik dapat menyebutkan contoh benda sesuai bentuk dan warnanya?
3. Apakah peserta didik dapat membuat gambar sederhana menggunakan bentuk, garis, dan warna?