Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd Mapel : Bahasa Indonesia dan Matematika Hari/tanggal : Senin, 10 Agustus 2026 Kelas : 1D Materi Pokok : Bahasa Indonesia (Membaca Kata-Kata Sederhana tentang Kebersihan Diri)Membaca Kata Sederhana tentang Anggota Tubuh dan Panca Indra), dan Matematika (Nilai Tempat Bilangan)
Selamat pagi anak-anak hebat dan salih-salihah kelas 1D! 🌟 Bagaimana kabarnya hari ini? Ibu guru doakan mudah-mudahan kalian semua selalu sehat, ceria, dan berada dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala. ☀️ Mari kita buka hari ini dengan senyuman terbaik dan semangat baru. Menuntut ilmu adalah ibadah yang mulia. Jadi, pastikan hati kita penuh kebahagiaan agar ilmu yang kita pelajari hari ini membawa berkah dunia dan akhirat. Sebelum kita mulai belajar, yuk kita siapkan diri untuk menyimak tausiyah singkat, melaksanakan sholat Dhuha, dan muroja'ah surat pendek bersama-sama. Tetap semangat, kalian adalah kebanggaan Orang tua dan Ibu Guru!
Metode dan Media ajar Metode : Tanya jawab dan penugasan Model pembelajaran : Discovery Learning Media ajar : Video pembelajaran dan media gambar
Tujuan Pembelajaran:
membedakan puluhan dan satuan pada bilangan sampai 20
membaca dan menuliskan bilangan dengan benar berdasarkan nilai tempat
Peserta didik mampu membedakan puluhan dan satuan serta membaca dan menuliskan bilangan sampai 20 dengan benar berdasarkan nilai tempat.
Materi Bahasa Indonesia
Kebersihan diri adalah kebiasaan menjaga tubuh agar tetap bersih, sehat, dan nyaman. Menjaga kebersihan diri dilakukan setiap hari dan merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Kata-Kata tentang Kebersihan Diri
Beberapa kata sederhana yang berkaitan dengan kebersihan diri:
Mandi → membersihkan tubuh dengan air dan sabun.
Sabun → digunakan untuk membersihkan tubuh.
Gigi → harus dijaga kebersihannya dengan menggosok gigi.
Sikat → digunakan untuk membersihkan gigi.
Tangan → harus dicuci agar bersih dari kotoran dan kuman.
Kuku → perlu dipotong agar tetap bersih.
Rambut → perlu dicuci agar bersih.
Bersih → keadaan tubuh yang bebas dari kotoran.
Contoh Kegiatan Kebersihan Diri
Mandi setiap hari.
Mencuci tangan dengan sabun.
Menggosok gigi.
Mencuci rambut.
Memotong kuku.
Latihan Membaca
Kita dapat belajar membaca dengan melihat gambar dan kata, kemudian mencocokkan keduanya.
Contoh:
🧼 Sabun
🪥 Sikat
🦷 Gigi
🖐️ Tangan
✂️ Kuku
🧴 Rambut
🚿 Mandi
✨ Bersih
Kesimpulan: Kita perlu menjaga kebersihan diri setiap hari. Dengan mengenal gambar dan bunyi huruf, kita dapat membaca kata-kata sederhana tentang kebersihan diri dengan lebih mudah.
.
Materi Matematika
1. Mengenal Puluhan dan Satuan Anak-anak, bilangan 11 sampai 20 terdiri dari puluhan dan satuan. 👉 10 benda = 1 puluhan 👉 Benda yang belum mencapai 10 disebut satuan. Contoh: 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 = 10 benda Jadi: 10 = 1 puluhan dan 0 satuan2. Contoh Bilangan Bilangan 12 🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢 = 1 puluhan 🔵🔵 = 2 satuan 12 = 1 puluhan + 2 satuan Bilangan 15 🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢 = 1 puluhan 🔵🔵🔵🔵🔵 = 5 satuan 15 = 1 puluhan + 5 satuan Bilangan 18 🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢🟢 = 1 puluhan 🔵🔵🔵🔵🔵🔵🔵🔵 = 8 satuan 18 = 1 puluhan + 8 satuan3. Perhatikan Angkanya Pada bilangan 14: 1 4 ⬆️ ⬆️ Puluhan Satuan Jadi: 14 = 1 puluhan dan 4 satuan Contoh lainnya:
Bilangan
Puluhan
Satuan
11
1
1
12
1
2
13
1
3
14
1
4
15
1
5
16
1
6
17
1
7
18
1
8
19
1
9
20
2
0
⭐ Ingat! Angka di depan = puluhan Angka di belakang = satuan
Contoh:
17 → 1 puluhan dan 7 satuan
19 → 1 puluhan dan 9 satuan
20 → 2 puluhan dan 0 satuan
4. Yuk Berlatih! Tentukan puluhan dan satuannya!
13 = ... puluhan + ... satuan
16 = ... puluhan + ... satuan
18 = ... puluhan + ... satuan
20 = ... puluhan + ... satuan
Refleksi :
Berdasarkan pembelajaran hari ini peserta didik telah
mengetahui cara merawat kebersihan tubuh dan mampu menentukan nilai tempat bilangan dengan tepat (puluhan & satuan).
Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd Mapel : Pendidikan Pancasila Hari/tanggal : Jum'at, 7 Agustus 2026 Kelas : 1D Materi Pokok : Adab dan PAK
Selamat pagi anak-anak hebat dan shalih-shalihah kelas 1D! 🌟 Bagaimana kabarnya hari ini? Ibu guru doakan mudah-mudahan kalian semua selalu sehat, ceria, dan berada dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala. ☀️ Mari kita buka hari ini dengan senyuman terbaik dan semangat baru. Menuntut ilmu adalah ibadah yang mulia. Jadi, pastikan hati kita penuh kebahagiaan agar ilmu yang kita pelajari hari ini membawa berkah dunia dan akhirat. Sebelum kita mulai belajar, yuk kita siapkan diri untuk menyimak tausiyah singkat, melaksanakan sholat Dhuha, dan muroja'ah surat pendek bersama-sama. Tetap semangat, kalian adalah kebanggaan Orang tua dan Ibu Guru!
Metode dan Media ajar Metode : Tanya jawab dan penugasan Model pembelajaran : Discovery Learning Media ajar : Video Pembelajaran dan Media gambar
Tujuan :
Mengucapkan salam ketika bertemu dengan orang lain.
Menjawab salam dengan benar.
Membiasakan senyum dan sapa kepada guru, teman, dan orang tua.
Membaca doa sebelum belajar dengan baik.
Menjelaskan arti sikap peduli dengan bahasa sederhana..
Materi: Adab
1. Mengucapkan Salam
Anak-anak, ketika bertemu dengan guru, teman, atau orang tua, kita mengucapkan salam.
Salam yang baik adalah:
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh."
Jika bertemu di sekolah, kita juga bisa berkata:
"Selamat pagi, Bu Guru."
"Selamat pagi, teman."
Manfaat mengucapkan salam:
Mendapat pahala dari Allah SWT.
Menunjukkan sikap sopan.
Membuat orang lain merasa senang.
2. Menjawab Salam
Jika ada yang mengucapkan salam kepada kita, kita harus menjawabnya.
“Kami ridho Allah SWT sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul. Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan berikanlah aku rizqi akan kepahaman, Dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang shaleh
Materi: PAK
Apa itu Peduli?
Peduli adalah sikap mau membantu, memperhatikan, dan menyayangi orang lain serta menjaga lingkungan.
Contoh Sikap Peduli
Peduli kepada Orang Tua
Membantu merapikan tempat tidur.
Membantu menyapu rumah.
Mendengarkan nasihat orang tua.
Peduli kepada Guru
Mendengarkan saat guru menjelaskan.
Mengucapkan salam ketika bertemu guru.
Membantu guru merapikan kelas.
Peduli kepada Teman
Meminjamkan pensil kepada teman.
Membantu teman yang kesulitan belajar.
Menghibur teman yang sedih.
Bermain bersama tanpa mengejek.
Peduli kepada Lingkungan
Membuang sampah pada tempatnya.
Menyiram tanaman.
Menjaga kebersihan kelas.
Merapikan mainan setelah digunakan.
Manfaat Bersikap Peduli
Disayang Allah SWT.
Memiliki banyak teman.
Hidup menjadi rukun dan damai.
Lingkungan menjadi bersih dan nyaman.
Refleksi :
Berdasarkan pembelajaran hari ini peserta didik telah mencatat makna sikap peduli yakni sikap mau membantu, memperhatikan, dan menjaga orang lain serta lingkungan. Peserta didik juga telah memahami adab memberi salam serta menjawab salam saat bertemu dengan orangtua, guru dan teman.
Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd Mapel : Pendidikan Pancasila Hari/tanggal : Kamis, 6 Agustus 2026 Kelas : 1D Materi Pokok : Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa
Selamat pagi anak-anak hebat dan salih-salihah kelas 1D! 🌟 Bagaimana kabarnya hari ini? Ibu guru doakan mudah-mudahan kalian semua selalu sehat, ceria, dan berada dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala. ☀️ Mari kita buka hari ini dengan senyuman terbaik dan semangat baru. Menuntut ilmu adalah ibadah yang mulia. Jadi, pastikan hati kita penuh kebahagiaan agar ilmu yang kita pelajari hari ini membawa berkah dunia dan akhirat. Sebelum kita mulai belajar, yuk kita siapkan diri untuk menyimak tausiyah singkat, melaksanakan sholat Dhuha, dan muroja'ah surat pendek bersama-sama. Tetap semangat, kalian adalah kebanggaan Orang tua dan Ibu Guru!
Metode dan Media ajar Metode : Tanya jawab dan penugasan Model pembelajaran : Discovery Learning Media ajar : media gambar
Tujuan:
Mengenal simbol bintang dan rantai serta memasangkannya dengan bunyi sila pertama dan sila kedua Pancasila.
Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.
📌 Pada perisai Garuda terdapat lima simbol, yaitu:
⭐ Bintang
⛓ Rantai
🌳 Pohon Beringin
🐂 Kepala Banteng
🌾 Padi dan Kapas
Lima Simbol Garuda Pancasila
⭐ 1. Bintang
Nama simbol: Bintang
Bentuknya seperti bintang berwarna emas.
Bintang adalah simbol Sila Pertama.
⛓ 2. Rantai
Nama simbol: Rantai
Bentuknya saling menyambung.
Rantai adalah simbol Sila Kedua.
🌳 3. Pohon Beringin
Nama simbol: Pohon Beringin
Pohonnya besar dan rindang.
Pohon beringin adalah simbol Sila Ketiga.
🐂 4. Kepala Banteng
Nama simbol: Kepala Banteng
Bentuknya kepala seekor banteng.
Kepala banteng adalah simbol Sila Keempat.
🌾 5. Padi dan Kapas
Nama simbol: Padi dan Kapas
Padi berwarna kuning dan kapas berwarna putih.
Padi dan kapas adalah simbol Sila Kelima.
Refleksi :
Berdasarkan pembelajaran hari ini peserta didik telah
mengetahui simbol sila Pancasila, namun beberapa peserta didik masih keliru dalam membedakan beberapa simbol sila. Untuk itu pada pertemuan selanjutnya materi tersebut akan diulas kembali.
Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd Mapel : P.Pancasila & Seni Rupa Hari/tanggal : Rabu, 5 Agustus 2026 Kelas : 1D Materi Pokok : Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa
Selamat pagi anak-anak hebat dan salih-salihah kelas 1D! 🌟 Bagaimana kabarnya hari ini? Ibu guru doakan mudah-mudahan kalian semua selalu sehat, ceria, dan berada dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala. ☀️ Mari kita buka hari ini dengan senyuman terbaik dan semangat baru. Menuntut ilmu adalah ibadah yang mulia. Jadi, pastikan hati kita penuh kebahagiaan agar ilmu yang kita pelajari hari ini membawa berkah dunia dan akhirat. Sebelum kita mulai belajar, yuk kita siapkan diri untuk menyimak tausiyah singkat, melaksanakan sholat Dhuha, dan muroja'ah surat pendek bersama-sama. Tetap semangat, kalian adalah kebanggaan Orang tua dan Ibu Guru!
Metode dan Media ajar Metode : Tanya jawab dan penugasan Model pembelajaran : Discovery Learning Media ajar : Video pembelajaran dan media gambar
Tujuan:
Peserta didik mampu mengenal Garuda Pancasila sebagai lambang negara Indonesia beserta bagian-bagiannya dengan benar.
Mengetahui contoh benda-benda di lingkungan sekitar dengan mengamati unsur rupa (garis, warna, bentuk, dan tekstur)
Materi Pendidikan Pancasila Apa Itu Garuda Pancasila?
Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.
Garuda berbentuk burung Garuda yang gagah dan kuat.
Di tubuh Garuda terdapat beberapa bagian penting.
Bagian-Bagian Garuda Pancasila
🦅 Burung Garuda
Melambangkan kekuatan dan semangat bangsa Indonesia.
🛡️ Perisai
Berada di dada Garuda.
Di dalamnya terdapat lima simbol Pancasila.
⭐ Bintang
Lambang sila pertama.
🌳 Pohon Beringin
Lambang sila ketiga.
⛓️ Rantai
Lambang sila kedua.
🐂 Kepala Banteng
Lambang sila keempat.
🌾 Padi dan Kapas
Lambang sila kelima.
🎀 Pita Bertuliskan "Bhinneka Tunggal Ika"
Artinya berbeda-beda tetapi tetap satu
Sikap Menghormati Lambang Negara
Kita dapat menghormati Garuda Pancasila dengan cara:
✅ Menjaga gambar Garuda tetap bersih.
✅ Bersikap tertib saat upacara.
✅ Tidak mencoret atau merusak lambang negara.
✅ Bangga menjadi anak Indonesia.
Materi Seni Rupa
Apa Itu Unsur Rupa?
Unsur rupa adalah bagian-bagian yang membentuk sebuah gambar atau benda.
Unsur rupa terdiri dari:
📏 Garis
🎨 Warna
⭕ Bentuk
✋ Tekstur
Hari ini kita akan lebih banyak belajar tentang WARNA.
Mengenal Warna
🎨 Warna adalah sesuatu yang dapat kita lihat dengan mata.
Setiap benda memiliki warna yang berbeda.
Contohnya:
🍎 Apel berwarna merah.
🍌 Pisang berwarna kuning.
🍃 Daun berwarna hijau.
☁️ Awan berwarna putih.
🌊 Laut berwarna biru.
Warna membuat benda menjadi lebih indah dan mudah dikenali.
Warna Primer (Warna Dasar)
Ada 3 warna dasar yang disebut warna primer.
🟥 Merah
Contohnya:
Apel
Mawar
Tomat
🟨 Kuning
Contohnya:
Pisang
Matahari
Jagung
🟦 Biru
Contohnya:
Langit cerah
Laut
Air di kolam yang jernih
Ketiga warna ini tidak dapat dibuat dari campuran warna lain.
Warna Sekunder (Warna Campuran)
Jika dua warna primer dicampur, akan menghasilkan warna baru.
Dicampur
Menjadi
🔴 Merah + 🟡 Kuning
🟠 Oranye
🟡 Kuning + 🔵 Biru
🟢 Hijau
🔴 Merah + 🔵 Biru
🟣 Ungu
Contohnya:
🟠 Jeruk berwarna oranye.
🟢 Daun berwarna hijau.
🟣 Anggur berwarna ungu.
Refleksi :
Berdasarkan pembelajaran hari ini peserta didik telah
mengetahui bagian-bagian dari burung garuda sebagai lambang negara dan telah mengetahui warna primer serta dapat mencampur warna untuk membentuk warna sekunder. Namun beberapa peserta didik masih keliru dalam menyebutkan warna primer dan asal pembentukan warna sekunder. Untuk itu materi warna ini akan diulas kembali pada pertemuan selanjutnya.
Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd Mapel : Bahasa Indonesia, Matematika, dan Seni Rupa Hari/tanggal : Selasa, 4 Agustus 2026 Kelas : 1D Materi Pokok : Bahasa Indonesia, Matematika, dan Seni Rupa
Selamat pagi anak-anak hebat dan shalih-shalihah kelas 1D! 🌟 Bagaimana kabarnya hari ini? Ibu guru doakan mudah-mudahan kalian semua selalu sehat, ceria, dan berada dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala. ☀️ Mari kita buka hari ini dengan senyuman terbaik dan semangat baru. Menuntut ilmu adalah ibadah yang mulia. Jadi, pastikan hati kita penuh kebahagiaan agar ilmu yang kita pelajari hari ini membawa berkah dunia dan akhirat. Sebelum kita mulai belajar, yuk kita siapkan diri untuk menyimak tausiyah singkat, melaksanakan sholat Dhuha, dan muroja'ah surat pendek bersama-sama. Tetap semangat, kalian adalah kebanggaan Orang tua dan Ibu Guru!
Metode dan Media ajar Metode : Tanya jawab dan penugasan Model pembelajaran : Discovery Learning Media ajar : Video pembelajaran dan media gambar
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu membaca kata dan kalimat sederhana tentang panca indra serta mengenal fungsi panca indra dalam kegiatan sehari-hari dengan benar.
Peserta didik mengenal nilai tempat satuan dan puluhan pada bilangan sampai 20
Peserta didik mampu membedakan dan menentukan unsur seni rupa berupa garis, warna, bentuk, dan tekstur pada gambar dengan benar.
Materi Bahasa Indonesia
Allah Memberi Kita Panca Indra
🌸 Anak-anak, Allah SWT menciptakan lima panca indra. Panca indra membantu kita mengenal dunia di sekitar kita.
Kita harus bersyukur kepada Allah SWT dengan menjaga kebersihan dan kesehatan panca indra.
Apa Itu Panca Indra?
Panca indra adalah alat tubuh yang membantu kita:
melihat
mendengar
mencium
mengecap
meraba
Mata digunakan untuk melihat.
Contoh:
melihat buku
melihat bunga
melihat teman
melihat kupu-kupu
Kata yang dibaca:
mata melihat
Kalimat:
Saya melihat bunga.
Telinga digunakan untuk mendengar.
Contoh:
suara guru
bel sekolah
suara burung
musik
Kata yang dibaca:
telinga mendengar
Kalimat:
Saya mendengar bel sekolah.
Hidung digunakan untuk mencium bau.
Contoh:
bunga harum
parfum
makanan
Kata yang dibaca:
hidung mencium
Kalimat:
Saya mencium harum bunga.
Lidah digunakan untuk mengecap rasa.
Macam rasa:
manis
asin
asam
pahit
Kata yang dibaca:
lidah mengecap
Kalimat:
Permen rasanya manis.
Kulit digunakan untuk meraba atau merasakan sentuhan.
Contoh:
kapas terasa lembut
es terasa dingin
air hangat terasa hangat
Kata yang dibaca:
kulit meraba
Kalimat:
Saya meraba kapas.
Ayo Membaca
Panca Indra
Fungsi
Mata
Melihat
Telinga
Mendengar
Hidung
Mencium
Lidah
Mengecap
Kulit
Meraba
Ayo Membaca Kalimat
Mata untuk melihat.
Telinga untuk mendengar.
Hidung untuk mencium bau.
Lidah untuk mengecap rasa.
Kulit untuk meraba benda.
Contoh Kegiatan Sehari-hari
Kegiatan
Panca Indra
Melihat kupu-kupu
Mata
Mendengar bel sekolah
Telinga
Mencium bunga
Hidung
Makan jeruk
Lidah
Memegang kapas
Kulit
Cara Menjaga Panca Indra
✅ Mencuci tangan sebelum makan. ✅ Tidak memasukkan benda ke telinga atau hidung. ✅ Membaca di tempat yang terang. ✅ Makan makanan sehat. ✅ Menjaga kebersihan tubuh setiap hari.
Materi Matematika
Apa Itu Puluhan dan Satuan?
Saat benda jumlahnya banyak, kita dapat mengelompokkannya agar lebih mudah dihitung.
👉 10 benda = 1 puluhan
Sisa benda yang belum menjadi 10 disebut satuan.
Mengenal Puluhan dan Satuan
Bilangan
Puluhan
Satuan
11
1
1
12
1
2
13
1
3
14
1
4
15
1
5
16
1
6
17
1
7
18
1
8
19
1
9
20
2
0
Contoh Pengelompokan Benda
🍭 12 permen
➡️ 10 permen = 1 puluhan ➡️ 2 permen = 2 satuan
Jadi,
12 = 1 puluhan + 2 satuan
🖍️ 14 pensil
➡️ 10 pensil = 1 puluhan ➡️ 4 pensil = 4 satuan
14 = 1 puluhan + 4 satuan
⭐ 18 bintang
➡️ 10 bintang = 1 puluhan ➡️ 8 bintang = 8 satuan
18 = 1 puluhan + 8 satuan
Mengapa Harus Dikelompokkan?
Mengelompokkan benda menjadi puluhan dan satuan membuat kita:
lebih mudah menghitung,
lebih cepat mengetahui jumlah benda,
lebih mudah membaca bilangan.
Ayo Perhatikan!
13 = 1 puluhan dan 3 satuan.
17 = 1 puluhan dan 7 satuan.
20 = 2 puluhan dan 0 satuan.
Cara Menentukan Puluhan dan Satuan
Hitung jumlah benda.
Kelompokkan setiap 10 benda menjadi 1 puluhan.
Hitung sisa bendanya sebagai satuan.
Tuliskan hasilnya.
Contoh:
15 stik es krim
➡️ 10 stik = 1 puluhan ➡️ 5 stik = 5 satuan
15 = 1 puluhan 5 satuan
Materi Seni Rupa
Apa Itu Unsur Rupa?
Unsur rupa adalah bagian-bagian yang membentuk sebuah gambar atau benda.
Ada 4 unsur rupa yang kita pelajari, yaitu:
Garis
Bentuk
Warna
Tekstur
1. Garis
Garis adalah goresan yang membentuk gambar.
Contoh garis:
Garis lurus
Garis lengkung
Garis zigzag
Contoh pada benda:
Buku → garis lurus
Pelangi → garis lengkung
Petir → garis zigzag
2. Bentuk
Bentuk adalah rupa suatu benda.
Contoh bentuk:
Lingkaran
Persegi
Segitiga
Oval
Contoh pada benda:
Matahari → lingkaran
Buku → persegi panjang
Layang-layang → belah ketupat
3. Warna
Warna membuat benda tampak indah.
Warna primer
Merah
Kuning
Biru
Warna sekunder
Hijau
Jingga
Ungu
4. Tekstur
Tekstur adalah permukaan suatu benda yang dapat dirasakan.
Contoh tekstur:
Halus
Kasar
Contoh:
Kapas → halus
Batang pohon → kasar
Batu → kasar
Kertas → halus
Mengamati Unsur Rupa di Sekitar Kita
Nama Benda
Garis
Bentuk
Warna
Tekstur
Pohon
Melengkung
Bulat (daun)
Hijau
Kasar
Buku gambar
Lurus
Persegi panjang
Putih
Halus
Bola
Lengkung
Lingkaran
Beragam
Halus
Bunga
Lengkung
Lingkaran
Merah/Kuning
Halus
Cara Mengenal Unsur Rupa
Saat mengamati sebuah benda, tanyakan:
Garis apa yang terlihat?
Apa bentuk bendanya?
Apa warnanya?
Bagaimana teksturnya?
Contoh
Buku gambar
Garis : Lurus
Bentuk : Persegi panjang
Warna : Putih
Tekstur : Halus
Refleksi :
Berdasarkan pembelajaran hari ini peserta didik telah mengetahui alat indera, tekstur benda dan nilai tempat bilangan (satuan dan puluhan). Namun untuk nilai tempat beberapa peserta didik masih ada yang keliru dalam menentukan satuan atau puluhan dari suatu bilangan. Maka pada pertemuan berikutnya materi ini akan dijelaskan kembali.