1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.
2. Mata Pelajaran : B.Indonesia
3. Hari/Tanggal : Senin, 19 Oktober 2026
4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I
5. Materi : Mengamati percakapan tentang diri dan menemukan informasi yang disampaikan melalui pertanyaan dan jawaban.
6. Pertemuan ke : 2
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D!
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲
B.CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menyimak percakapan sederhana tentang diri sendiri dan orang lain, memahami informasi yang disampaikan melalui pertanyaan dan jawaban, serta memberikan tanggapan secara santun sesuai dengan konteks percakapan.
C.TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:
Mengamati contoh percakapan sederhana tentang diri.
Menyebutkan orang yang terlibat dalam percakapan.
Mengenali kalimat pertanyaan dan kalimat jawaban.
Menemukan informasi tentang diri melalui percakapan.
Menjawab pertanyaan berdasarkan percakapan yang disimak.
Mengajukan pertanyaan sederhana tentang diri sendiri dan teman.
Menyampaikan informasi diri menggunakan kalimat sederhana.
Mempraktikkan percakapan dengan percaya diri dan santun.
Mendengarkan teman berbicara tanpa memotong pembicaraan.
MINDFUL (Berkesadaran)
Peserta didik menyadari pentingnya mendengarkan dengan saksama agar dapat memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain.
Guru mengajak peserta didik memikirkan pertanyaan berikut:
Apakah aku mendengarkan ketika teman berbicara?
Apakah aku memahami pertanyaan yang diberikan?
Apakah aku menjawab pertanyaan dengan jelas dan sopan?
Peserta didik belajar untuk fokus saat menyimak, memahami pertanyaan sebelum menjawab, dan menghargai teman yang sedang berbicara.
MEANINGFUL (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari, seperti saat berkenalan dengan teman baru, berbicara dengan guru, dan menjawab pertanyaan tentang diri sendiri.
Informasi tentang diri yang dapat disampaikan antara lain:
Nama lengkap atau nama panggilan.
Usia.
Tempat tinggal secara umum.
Hobi.
Makanan kesukaan.
Kegiatan yang disukai.
Peserta didik memahami bahwa percakapan membantu kita mengenal orang lain dan menyampaikan informasi tentang diri sendiri.
JOYFUL (Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan:
Mengamati gambar percakapan.
Mendengarkan percakapan guru.
Permainan “Tebak Informasi”.
Kartu pertanyaan dan jawaban.
Bermain peran menjadi dua orang yang sedang berkenalan.
D.ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengamati contoh percakapan sederhana tentang diri.
Menyimak percakapan dengan saksama.
Mengenali orang yang berbicara dalam percakapan.
Menemukan kalimat pertanyaan.
Menemukan kalimat jawaban.
Mengidentifikasi informasi yang disampaikan dalam percakapan.
Menjawab pertanyaan berdasarkan percakapan.
Mengajukan pertanyaan sederhana tentang diri.
Memberikan jawaban sesuai informasi yang dimiliki.
Mempraktikkan percakapan bersama teman.
Menyampaikan informasi diri dengan kalimat yang jelas.
Menunjukkan sikap santun dan menghargai lawan bicara.
APERSEPSI
Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka berbincang tentang kegiatan berkenalan.
Guru bertanya:
Siapa nama lengkapmu?
Apa nama panggilanmu?
Apa hobimu?
Bagaimana cara kita mengetahui nama teman?
Guru kemudian memperagakan percakapan sederhana bersama salah satu peserta didik.
Guru: “Siapa namamu?”
Peserta didik: “Nama saya Rani.”
Guru: “Apa hobimu?”
Peserta didik: “Hobi saya menggambar.”
Guru menjelaskan bahwa pertanyaan dapat digunakan untuk memperoleh informasi, sedangkan jawaban digunakan untuk menyampaikan informasi.
F.PENJELASAN SINGKAT
1. KETERKAITAN DENGAN AL-QUR’AN
QS. Al-‘Alaq ayat 1
“Iqra’ bismi rabbikalladzi khalaq.”
Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”
Guru mengaitkan ayat tersebut dengan semangat belajar, menyimak, dan memperoleh pengetahuan.
Peserta didik diajak untuk mendengarkan dengan baik, berani bertanya, serta belajar memahami informasi yang disampaikan orang lain.
2.MATERI PEMBELAJARAN
1. Apa Itu Percakapan?
Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan dan memperoleh informasi.
Contoh percakapan dapat terjadi ketika:
Berkenalan dengan teman.
Berbicara dengan guru.
Bertanya kepada orang tua.
Menceritakan hobi.
Membicarakan kegiatan sehari-hari.
2. Apa Itu Pertanyaan?
Pertanyaan adalah kalimat yang digunakan untuk menanyakan sesuatu atau memperoleh informasi.
Contoh:
Siapa namamu?
Berapa usiamu?
Apa hobimu?
Di mana kamu tinggal?
Apa makanan kesukaanmu?
Kalimat tanya biasanya diakhiri dengan tanda tanya (?).
3. Apa Itu Jawaban?
Jawaban adalah kalimat yang digunakan untuk memberikan informasi sebagai tanggapan atas pertanyaan.
Contoh:
Pertanyaan: “Siapa namamu?”
Jawaban: “Nama saya Dita.”
Pertanyaan: “Apa hobimu?”
Jawaban: “Hobi saya membaca.”
Pertanyaan: “Berapa usiamu?”
Jawaban: “Usia saya tujuh tahun.”
4. Cara Menemukan Informasi dalam Percakapan
Agar mudah menemukan informasi, peserta didik dapat melakukan langkah berikut:
Dengarkan percakapan dengan saksama.
Perhatikan pertanyaan yang disampaikan.
Dengarkan jawaban dari lawan bicara.
Ingat informasi penting dalam jawaban.
Jawab pertanyaan sesuai percakapan.
Contoh:
Dina bertanya kepada Siti, “Apa makanan kesukaanmu?”
Siti menjawab, “Makanan kesukaanku adalah bakso.”
Informasi yang diperoleh adalah makanan kesukaan Siti, yaitu bakso.
5. Contoh Percakapan tentang Diri
Dina: “Siapa namamu?”
Siti: “Nama saya Siti.”
Dina: “Berapa usiamu?”
Siti: “Usia saya tujuh tahun.”
Dina: “Apa hobimu?”
Siti: “Hobi saya menggambar.”
Dina: “Apa warna kesukaanmu?”
Siti: “Warna kesukaan saya merah muda.”
Informasi yang Diperoleh
Nama: Siti.
Usia: tujuh tahun.
Hobi: menggambar.
Warna kesukaan: merah muda.
6. Sikap yang Baik Saat Bercakap-cakap
Saat melakukan percakapan, kita harus
Mendengarkan ketika orang lain berbicara.
Berbicara dengan sopan.
Menjawab pertanyaan dengan jelas.
Tidak memotong pembicaraan.
Menggunakan kata-kata yang baik.
Menghargai jawaban teman.
Berani berbicara dengan percaya diri.
KEGIATAN PEMBELAJARAN: “KENALI TEMANKU”
Peserta didik berpasangan dengan teman.
Langkah kegiatan:
Peserta didik A mengajukan pertanyaan kepada peserta didik B.
Peserta didik B menjawab dengan kalimat sederhana.
Peserta didik A mendengarkan dan mengingat jawabannya.
Peserta didik A menyampaikan informasi yang diperoleh.
Kedua peserta didik bertukar peran.
Contoh pertanyaan:
Siapa namamu?
Apa hobimu?
Apa makanan kesukaanmu?
Guru membimbing peserta didik agar berbicara dengan santun dan tidak memaksa teman menceritakan informasi pribadi yang tidak ingin dibagikan.
3. VIDEO PEMBELAJARAN
4. ALAT PERAGA
Gambar anak sedang berkenalan.
Kartu pertanyaan dan jawaban.
Teks percakapan sederhana
LKPD.
Kartu informasi diri.
5. POST TEST
LATIHAN
A. Pilihlah Jawaban yang Tepat!
Bacalah percakapan berikut untuk menjawab soal nomor 1–3.
Rina: “Siapa namamu?”
Lala: “Nama saya Lala.”
Rina: “Apa hobimu?”
Lala: “Hobi saya membaca.”
1. Siapa nama teman Rina?
a. Rina
b. Lala
c. Dina
2. Apa hobi Lala?
a. Membaca
b. Menyanyi
c. Menggambar
3. Kalimat “Apa hobimu?” merupakan kalimat ....
a. jawaban
b. pertanyaan
c. perintah
4. Kalimat jawaban yang tepat untuk pertanyaan “Siapa namamu?” adalah ....
a. Nama saya Beni.
b. Apa kabar?
c. Selamat pagi.
5. Saat teman sedang berbicara, kita sebaiknya ....
a. memotong pembicaraan
b. mendengarkan
c. berteriak
B. Jawablah Pertanyaan Berikut!
Apa yang dimaksud dengan percakapan?
Tuliskan satu contoh kalimat pertanyaan tentang diri!
Tuliskan satu contoh kalimat jawaban tentang diri!
Sebutkan dua informasi yang dapat diketahui melalui percakapan!
Bagaimana sikap yang baik saat teman berbicara?
G. KESIMPULAN & REFLEKSI
REFLEKSI PEMBELAJARAN
Peserta didik memberikan tanda centang (✓) pada pernyataan yang sesuai.
☐ Saya dapat menyimak percakapan dengan baik.
☐ Saya dapat membedakan pertanyaan dan jawaban.
☐ Saya dapat menemukan informasi dalam percakapan.
☐ Saya berani bertanya dan menjawab.
☐ Saya mendengarkan teman dengan sopan.
Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan refleksi:
Apa informasi baru yang kamu ketahui dari percakapan?
Bagian mana yang paling kamu sukai?
Apa yang akan kamu lakukan agar menjadi pendengar yang baik?
KESIMPULAN
Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan dan memperoleh informasi.
Dalam percakapan terdapat pertanyaan dan jawaban.
Kita dapat mengetahui nama, usia, hobi, dan informasi sederhana lainnya melalui percakapan.
Agar dapat memahami percakapan, kita harus mendengarkan dengan saksama, memahami pertanyaan, memperhatikan jawaban, dan bersikap sopan.
Ingat!
PERTANYAAN → JAWABAN → INFORMASI
Contoh:
“Siapa namamu?” → “Nama saya Rani.” → Informasi: nama Rani.
1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.
2. Mata Pelajaran : Matematika
3. Hari/Tanggal : Senin, 19 Oktober 2026
4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I
5. Materi :
6. Pertemuan ke :
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D!
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret, gambar, dan simbol matematika pada bilangan cacah sampai dengan 20.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat:
Mengenal konsep pengurangan sebagai kegiatan mengambil sebagian benda dari sekumpulan benda.
Mempraktikkan pengurangan menggunakan benda konkret sampai dengan 20.
Menuliskan kalimat matematika pengurangan menggunakan simbol minus (−) dan sama dengan (=).
Menyelesaikan soal pengurangan sederhana sampai dengan 20 menggunakan benda konkret.
Mindful Learning
Peserta didik secara sadar mengamati jumlah benda sebelum dan sesudah dikurangi serta menghitung benda dengan teliti.
Meaningful Learning
Peserta didik memahami bahwa pengurangan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung sisa pensil, buku, buah, atau mainan.
Joyful Learning
Peserta didik belajar melalui benda konkret, gambar, permainan mengambil benda, dan latihan pengurangan sederhana yang menyenangkan.
KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT
Allah Swt. menciptakan berbagai benda di alam semesta dengan jumlah yang dapat kita hitung. Kita dapat belajar berhitung melalui buah-buahan, bunga, daun, dan benda-benda di sekitar kita.
Melalui pembelajaran pengurangan, kita belajar berhitung dengan teliti serta bersyukur atas nikmat Allah Swt.
Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Fajr ayat 3:
وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ
Artinya: Demi yang genap dan yang ganjil.
E. APERSEPSI
Guru mengajak peserta didik mengamati benda-benda yang ada di sekitar.
Siapa yang pernah memiliki beberapa permen lalu memberikan sebagian kepada teman?
Jika kalian memiliki 5 pensil dan memberikan 2 pensil kepada teman, berapa pensil yang tersisa?
Apa yang terjadi pada jumlah benda ketika sebagian benda diambil?
Bagaimana cara mengetahui jumlah benda yang tersisa?
Apakah kita bisa menghitung pengurangan menggunakan benda-benda di sekitar?
F. PEMBAHASAN SINGKAT
1. KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.
Allah Swt. menciptakan alam dan segala isinya. Berbagai benda ciptaan Allah dapat kita amati dan hitung untuk belajar Matematika.
Ketika belajar pengurangan, kita belajar menghitung jumlah benda yang tersisa dengan teliti. Kita juga belajar menggunakan benda dengan baik dan tidak boros.
2. PENJABARAN MATERI
A. Apa Itu Pengurangan?
Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian benda dari jumlah benda yang ada sehingga jumlahnya menjadi lebih sedikit.
Pengurangan dapat kita lakukan menggunakan benda konkret, seperti pensil, penghapus, kancing, balok, buah, atau mainan.
Ingat, anak-anak!
Pengurangan berarti mengambil sebagian benda dan menghitung sisanya.
B. Mengenal Simbol Pengurangan
Dalam pengurangan, kita menggunakan dua simbol penting.
Tanda minus (−): artinya dikurangi atau diambil.
Tanda sama dengan (=): artinya menunjukkan hasil.
Contoh:
5 − 2 = 3
Dibaca: Lima dikurangi dua sama dengan tiga.
Artinya, kita memiliki 5 benda, mengambil 2 benda, lalu tersisa 3 benda.
C. Belajar Pengurangan
1. 7 − 3 = 4
2. 10 − 4 = 6
3. 15 − 5 = 1
4. 3 − 2 = ...
5. 4 − 1 = ....
6. 5 − 2 = ...
7. 6 − 3 = ....
8. 7 − 2 = ....
9. 12-2= ....
10. 20 -10 = ....
3. VIDEO PEMBELAJARAN
4. ALAT PERAGA
Pensil, penghapus, dan penggaris.
Balok hitung atau stik es krim.
Kancing atau tutup botol yang aman digunakan.
Kartu angka dan kartu simbol pengurangan.
Gambar atau animasi pengurangan.
PPT pembelajaran.
Video pembelajaran.
LKPD.
Permainan sederhana “Ambil dan Hitung Sisanya”.
Permainan: Ambil dan Hitung Sisanya
Guru menyiapkan 10 benda di atas meja.
Peserta didik diminta menghitung seluruh benda.
Guru meminta peserta didik mengambil beberapa benda.
Peserta didik menghitung benda yang tersisa.
Peserta didik menyebutkan kalimat matematika yang sesuai.
1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.
2. Mata Pelajaran : Adab
3. Hari/Tanggal : Jumat, 16 Oktober 2026
4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I
5. Materi : Adab terhadap Teman
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 🌟
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.
Sebelum memulai kegiatan, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal dan membiasakan adab yang baik terhadap teman, seperti berbicara sopan, saling menghormati, menyayangi, membantu, dan menghargai teman.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Murid dapat mengenali dan menerapkan adab yang baik terhadap teman dalam kehidupan sehari-hari.
Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik menyadari pentingnya menjaga perkataan dan perbuatan agar tidak menyakiti teman.
Meaningful (Bermakna)
Peserta didik memahami bahwa berbuat baik kepada teman dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana di sekolah maupun di rumah.
Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar melalui gambar, video, tanya jawab, bermain peran, dan permainan sederhana.
E. APERSEPSI
Anak-anak, apakah kalian memiliki banyak teman? 😊
Bagaimana cara menyapa teman?
Apa yang kalian lakukan jika teman sedang sedih?
Apa yang harus diucapkan ketika meminjam barang teman?
Bolehkah kita mengejek teman?
Apa yang harus dilakukan jika kita melakukan kesalahan?
Hari ini kita akan belajar tentang adab terhadap teman agar kita dapat berteman dengan baik dan saling menyayangi.
F. PEMBAHASAN SINGKAT
1. KETERKAITAN DENGAN ASMAUL HUSNA
🌷 Al-Wadud (Maha Mencintai)
Allah Swt. memiliki nama Al-Wadud, yang menunjukkan bahwa Allah Maha Mencintai.
Kita dapat menunjukkan kasih sayang kepada teman dengan cara:
Menyayangi teman.
Membantu teman yang kesulitan.
Menghibur teman yang sedih.
Berbagi dengan teman.
Tidak mengejek atau menyakiti teman.
2. PENJABARAN MATERI
1. Apa Itu Adab terhadap Teman?
Adab terhadap teman adalah sikap dan perilaku baik ketika bergaul dengan teman.
Kita harus bersikap sopan, saling menghormati, menyayangi, dan menjaga perasaan teman.
2. Contoh Adab terhadap Teman
A. Berbicara dengan Sopan 🗣️
Mengucapkan salam ketika bertemu.
Mengatakan “tolong” saat meminta bantuan.
Mengucapkan “terima kasih” setelah dibantu.
Mengucapkan “maaf” ketika melakukan kesalahan.
Mengucapkan “permisi” ketika melewati teman.
Tidak berkata kasar atau mengejek teman.
B. Menyayangi Teman ❤️
Mengajak teman bermain bersama.
Menghibur teman yang sedang sedih.
Tidak membeda-bedakan teman.
Tidak menertawakan teman yang salah menjawab.
Menghargai pendapat teman.
Memberikan semangat kepada teman.
C. Membantu Teman 🤝
Menolong teman yang terjatuh.
Membantu mengambil buku yang jatuh.
Meminjamkan pensil atau penghapus.
Membantu teman merapikan alat belajar.
Membantu teman yang kesulitan mengerjakan tugas.
Mengajak teman bekerja sama membersihkan kelas.
D. Menghargai Teman 🌷
Mendengarkan teman berbicara.
Tidak memotong pembicaraan.
Tidak mengambil barang teman tanpa izin.
Menjaga barang yang dipinjam.
Menghargai hasil karya teman.
Mau meminta maaf dan memaafkan teman.
3. Sikap yang Tidak Baik terhadap Teman
Berikut perilaku yang harus dihindari:
Mengejek atau menghina teman.
Berbicara kasar dan membentak.
Memukul atau mendorong teman.
Merebut barang milik teman.
Menertawakan teman yang terjatuh.
Mengucilkan teman dari kelompok.
Berbohong kepada teman.
Menyembunyikan barang milik teman.
Tidak mau membantu teman yang kesulitan.
Tidak mau meminta maaf setelah berbuat salah.
Ingat, anak-anak! Jika melakukan kesalahan, kita harus meminta maaf dan berusaha tidak mengulanginya.
4. Aku Anak Beradab
Agar menjadi teman yang baik, mari kita biasakan:
❤️ Menyayangi teman.
🗣️ Berbicara dengan sopan.
🤝 Saling membantu.
😊 Menghargai teman.
🙏 Meminta maaf ketika salah.
💗 Memaafkan teman.
3. AYO MENONTON VIDEO! 🎥
4. AYO BERMAIN PERAN! 🎭
Situasi 1: Ingin meminjam pensil teman.
Sikap yang baik: Meminta izin dan mengucapkan terima kasih.
Situasi 2: Tidak sengaja menyenggol teman.
Sikap yang baik: Meminta maaf.
Situasi 3: Melihat teman sedang sedih.
Sikap yang baik: Menghibur dan menemaninya.
Situasi 4: Melihat teman terjatuh.
Sikap yang baik: Menolong dan meminta bantuan guru jika diperlukan.
5. MEDIA PEMBELAJARAN
Gambar atau animasi adab terhadap teman.
Video pembelajaran.
Papan tulis dan spidol.
8. POST TEST
Amatilah gambar yang diberikan oleh Ibu Guru!
Berilah tanda 👍 jika menunjukkan adab baik dan 👎 jika menunjukkan adab tidak baik.
1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.
2. Mata Pelajaran : PAK
3. Hari/Tanggal : Jumat, 16 Oktober 2026
4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I
5. Materi : Sikap Peduli
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 🌟
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.
Sebelum memulai kegiatan, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mengenal dan membiasakan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari, seperti peduli, bertanggung jawab, jujur, dan membantu orang lain, khususnya teman.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat:
1. Mengenal arti peduli terhadap teman.
2. Menyebutkan contoh sikap peduli terhadap teman.
3. Membedakan sikap peduli dan tidak peduli terhadap teman.
4. Membiasakan sikap peduli terhadap teman dalam kehidupan sehari-hari.
Mindful Learning
Peserta didik secara sadar memperhatikan keadaan teman dan menyadari bahwa membantu teman merupakan perbuatan baik.
Meaningful Learning
Peserta didik memahami bahwa sikap peduli kepada teman dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Joyful Learning
Peserta didik belajar melalui gambar, cerita, permainan, dan kegiatan sederhana yang menyenangkan.
E. APERSEPSI
- Siapa saja teman yang sering bermain bersama kalian?
- Apakah kalian pernah membantu teman?
- Apa yang kalian lakukan jika melihat teman kesulitan?
- Bagaimana perasaan teman ketika kita membantunya?
- Apakah kita harus peduli kepada teman?.
F. PEMBAHASAN SINGKAT
1. KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT
2. PENJABARAN MATERI
A. Apa Itu Peduli terhadap Teman?
Peduli terhadap teman adalah memperhatikan, menyayangi, dan membantu teman ketika membutuhkan bantuan.
Peduli tidak harus dilakukan dengan sesuatu yang besar.
Hal kecil yang kita lakukan dengan ikhlas juga merupakan bentuk kepedulian.
B. Contoh Sikap Peduli terhadap Teman
1. Membantu teman yang kesulitan.
2. Menolong teman yang terjatuh.
3. Meminjamkan alat tulis kepada teman.
4. Berbagi makanan dengan teman.
5. Menghibur teman yang sedang sedih.
6. Mengajak teman bermain bersama.
7. Mendengarkan ketika teman berbicara.
8. Membantu teman merapikan alat belajar.
9. Menjaga barang milik teman.
10. Mengucapkan terima kasih setelah dibantu.
C. Contoh Sikap Tidak Peduli
- Membiarkan teman yang sedang kesulitan.
- Tidak mau membantu teman.
- Mengejek teman yang terjatuh.
- Merebut barang milik teman.
- Tidak mau berbagi.
- Mengabaikan teman yang membutuhkan bantuan.
- Membiarkan teman sendirian ketika membutuhkan pertolongan.
D. Di Lingkungan Rumah
Membuang sampah pada tempatnya: Mengambil sisa bungkus makanan atau kertas yang berserakan, lalu memasukkannya ke dalam tong sampah.
Merapikan mainan sendiri: Membereskan mainan setelah selesai bermain agar rumah tetap bersih dan rapi.
Membantu menyiram tanaman: Menyiram bunga atau tanaman di halaman rumah menggunakan gembor kecil bersama orang tua.
Mematikan lampu dan TV: Mematikan sakelar lampu atau televisi saat sudah tidak ditonton atau ketika keluar dari kamar.
Di Lingkungan Sekolah
Melaksanakan piket kelas: Membantu menyapu lantai kelas atau merapikan meja tulis secara bergiliran bersama teman.
Membawa botol minum (tumbler) dan kotak makan sendiri: Mengurangi sampah plastik sekali pakai (seperti gelas plastik atau bungkus jajanan) dengan membawa wadah dari rumah.
Tidak mencoret-coret meja atau dinding: Menjaga kebersihan bangku, meja, dan tembok kelas agar tetap bagus dan nyaman untuk belajar.
Membuang sampah sisa jajanan di kantin:
E. Aku Anak yang Peduli
Anak yang peduli akan:
Melihat - Memperhatikan - Membantu
Contoh:
Melihat teman kesulitan membawa buku.
Memperhatikan bahwa teman membutuhkan bantuan.
Membantu membawa sebagian buku.
3. VIDEO PEMBELAJARAN
4. ALAT PERAGA
Gambar/animasi sikap peduli terhadap teman.
- PPT pembelajaran.
- Video pembelajaran.
- LKPD.
- Kartu gambar Peduli atau Tidak Peduli.
- Games sederhana.
5. POST TEST
Pilihlah jawaban yang tepat!
1. Ketika teman kesulitan mengambil bukunya, sebaiknya kita ....
a. Membantu
b. Mengejek
c. Membiarkan
2. Jika teman terjatuh, kita sebaiknya ....
a. Menertawakan
b. Menolong
c. Meninggalkan
3. Jika teman tidak memiliki pensil, kita dapat ....
a. Meminjamkan pensil
b. Mengejek
c. Merebut pensilnya
4. Menghibur teman yang sedang sedih merupakan sikap ....
a. Peduli
b. Malas
c. Tidak peduli
5. Ketika teman membutuhkan bantuan, kita sebaiknya ....