Selasa, 15 September 2026-1D-Seni Rupa

Senin, 14 September 2026

    


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Matematika

3. Hari/Tanggal     : Selasa, 15 September 2026

4. Fase/Kelas         : Fase A / Kelas I

5. Materi                : Unsur Rupa di Lingkungan Sekitar

6. Pertemuan ke   : 1

Semangat pagi, anak-anak hebat Kelas 1D! 

Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan muroja'ah bersama. 

B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mengenal, mengamati, dan memahami unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda dan karya seni di lingkungan sekitar.

Peserta didik mampu mengenali unsur rupa seperti garis, warna, bentuk, dan tekstur melalui kegiatan mengamati, menyebutkan, mengelompokkan, dan menceritakan unsur rupa yang terdapat pada benda di lingkungan sekitar.

C. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat mengenal dan memahami unsur rupa berupa garis, warna, bentuk, dan tekstur yang terdapat pada benda di lingkungan sekitar melalui kegiatan mengamati, menyebutkan, mengidentifikasi, dan mengelompokkan unsur rupa pada suatu benda.

Mindful

Anak-anak mengamati benda di sekitar dengan teliti menggunakan indera penglihatan dan peraba.

Coba perhatikan:

  • Apa warna benda tersebut?
  • Bagaimana bentuknya?
  • Apakah terdapat garis?
  • Bagaimana teksturnya?

Meaningful

Kita dapat menemukan unsur rupa pada benda yang sering kita jumpai, seperti batu, daun, buku, meja, bola, dan buah.

Setiap benda memiliki warna, bentuk, garis, dan tekstur yang berbeda-beda.

Joyful

Kita belajar dengan cara yang menyenangkan melalui kegiatan mengamati benda, bermain tebak unsur rupa, mencocokkan gambar, menyentuh benda untuk mengenali teksturnya, dan menggambar benda sederhana.

D. Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengenal unsur rupa berupa garis, warna, bentuk, dan tekstur.
  2. Menyebutkan unsur rupa yang terdapat pada benda di sekitar.
  3. Mengidentifikasi garis, warna, bentuk, dan tekstur pada suatu benda.
  4. Mengelompokkan benda berdasarkan unsur rupanya.
  5. Mengamati dan menceritakan unsur rupa pada benda di lingkungan sekitar.

E. Apersepsi

Pada pembelajaran sebelumnya, kita belajar berbagai unsur rupa. Ada garis, bentuk, warna, dan tekstur. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran  dengan materi yang tidak kalah menarik, yaitu unsur rupa pada di lingkungan sekitar kita.

F. Pembahasan Singkat

1. KETERKAITAN DENGAN ASMAUL HUSNA

🌷 Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan berbagai benda dengan warna, bentuk, garis, dan tekstur yang berbeda-beda.

Contohnya:

  • Daun berwarna hijau. 🍃
  • Batu memiliki tekstur keras dan kasar. 🪨
  • Bunga memiliki berbagai warna dan bentuk. 🌷

Dengan mengamati benda di sekitar, kita dapat mengenal dan mensyukuri keindahan ciptaan Allah Swt.

2. Penjabaran Materi

1. Mengenal Unsur Rupa

Unsur rupa adalah bagian-bagian yang dapat kita lihat atau rasakan pada suatu benda atau karya seni.

Unsur rupa yang akan kita pelajari adalah:

🎨 Warna
➰ Garis
🔵 Bentuk
✋ Tekstur


2. Unsur Rupa Garis

Garis adalah goresan yang memiliki arah.

Contoh garis:

Garis lurus ─────

Garis lengkung 〰️

Garis zig-zag ///

Garis bergelombang ~~~~~

🌷 Contoh pada benda

Daun 🍃
Pada daun terdapat garis yang disebut tulang daun.

Pohon 🌳
Batang pohon dapat memiliki garis-garis pada permukaannya.


3. Unsur Rupa Warna

Warna adalah bagian yang dapat kita lihat pada suatu benda.

Contoh warna:

🔴 Merah
🟡 Kuning
🔵 Biru
🟢 Hijau
🟤 Cokelat
⚫ Hitam
⚪ Putih

🌷 Contoh pada benda

Daun 🍃 → biasanya berwarna hijau.

Batu 🪨 → dapat berwarna abu-abu, cokelat, putih, atau hitam.

Bunga 🌷 → dapat berwarna merah, kuning, putih, ungu, dan lainnya.


4. Unsur Rupa Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda.

Contoh bentuk:

⭕ Bulat

⬛ Persegi

🔺 Segitiga

▭ Persegi panjang

🌿 Bentuk tidak beraturan

🌷 Contoh pada benda

⚽ Bola → berbentuk bulat.

📖 Buku → biasanya berbentuk persegi panjang.

🪨 Batu → biasanya memiliki bentuk tidak beraturan.


5. Unsur Rupa Tekstur

Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda yang dapat dilihat atau dirasakan dengan sentuhan.

Contoh tekstur:

  • Halus → permukaan meja.
  • Kasar → permukaan batu.
  • Lembut → kapas.
  • Licin → kaca.
  • Keras → batu.

🌷 Contoh pada benda

🪨 Batu → keras dan kasar.

☁️ Kapas → lembut.

🍃 Daun → dapat terasa halus atau sedikit kasar.

🪟 Kaca → halus dan licin.


💗 6. Contoh Unsur Rupa pada Satu Benda

🪨 BATU

Unsur RupaContoh
🎨 WarnaAbu-abu/cokelat
🔵 BentukTidak beraturan
➰ GarisGaris tidak beraturan/retakan
✋ TeksturKasar dan keras

🍃 DAUN

Unsur RupaContoh
🎨 WarnaHijau
🔵 BentukLonjong
➰ GarisGaris tulang daun
✋ TeksturHalus

⚽ BOLA

Unsur RupaContoh
🎨 WarnaHitam dan putih
🔵 BentukBulat
➰ GarisGaris/pola pada bola
✋ TeksturHalus

Jadi, satu benda dapat memiliki beberapa unsur rupa sekaligus.


💗 7. YUK, MENGAMATI BENDA DI SEKITAR!

Anak-anak, sekarang pilih satu benda yang ada di sekitar kalian.

Perhatikan benda tersebut dengan teliti.

Coba tanyakan:

  1. Apa warnanya? 🎨
  2. Bagaimana bentuknya? 🔵
  3. Apakah terdapat garis? ➰
  4. Bagaimana teksturnya? ✋

Contoh:

✏️ Pensil

Warna: kuning
Bentuk: panjang
Garis: lurus
Tekstur: halus

3. Video Pembelajaran

Mari kita simak video berikut! 

dibawah ini:


4. Media Pembelajaran

  • Benda-benda di dalam kelas

  • Buku Cetak

  • Laptop

  • Televisi

  • Papan Tulis

5. Post Test/Tugas



G. Kesimpulan/Refleksi
1. Kesimpulan : 

2. Refleksi      : 

3. Capaian Tujuan Pembelajaran :

Jumlah peserta didik tuntas 

Jumlah peserta didik belum tuntas 



 

Selasa, 15 September 2026-1D-Matematika

   


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Matematika

3. Hari/Tanggal     : Selasa, 15 September 2026

4. Fase/Kelas         : Fase A / Kelas I

5. Materi                : Komposisi & dekomposisi bilangan

6. Pertemuan ke   : 2

Semangat pagi, anak-anak hebat Kelas 1D! 

Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

B. Capaian Pembelajaran (CP)

Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

C. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menyusun dan menguraikan bilangan sampai 20 dengan menggunakan benda konkret, gambar, dan angka secara tepat.

Mindful

Peserta didik mampu memusatkan perhatian dan mengamati dengan teliti jumlah benda yang tersedia, kemudian menyusun serta menguraikan bilangan sampai 20 dengan menggunakan benda konkret, gambar, dan angka secara tepat.


Meaningful

Peserta didik mampu menghubungkan konsep bilangan sampai 20 dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah pensil, mainan, buah, atau benda di sekitar, lalu menyusun dan menguraikannya menggunakan benda konkret, gambar, dan angka.


Joyful

Peserta didik mampu belajar bilangan sampai 20 melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti bermain menghitung benda, mencocokkan gambar dengan angka, dan menyusun bilangan secara berkelompok sehingga dapat menguraikan bilangan sampai 20 dengan tepat dan percaya diri.

D. Alur Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik mampu mengenal dan menyebutkan bilangan 1–20 melalui benda konkret dan gambar dengan benar.

2 Peserta didik mampu menghitung dan mencocokkan banyak benda dengan lambang bilangan 1–20 secara tepat.

3 Peserta didik mampu menyusun bilangan 1–20 secara berurutan menggunakan benda konkret, gambar, dan angka.

4 Peserta didik mampu menguraikan bilangan sampai 20 menjadi beberapa bagian menggunakan benda konkret dan gambar.

5 Peserta didik mampu menyusun dan menguraikan bilangan sampai 20 menggunakan benda konkret, gambar, dan angka secara tepat dalam situasi sederhana sehari-hari

E. Apersepsi

Pada pembelajaran sebelumnya, kitaelajar memgurutkan bilangan dari yang terkecil dan yang terbesar. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Matematika dengan materi yang tidak kalah menarik, yaitu komposisi atau menyusun & dekomposisi atau mengurai bilangan.

“Anak-anak, coba hitung ada berapa pensil di meja Ibu?”
“Kalau Ibu tambahkan 2 pensil lagi, sekarang ada berapa?”
“Bagaimana ya cara kita menyusun jumlah benda ini dengan angka?”

“Hari ini kita akan belajar menyusun dan menguraikan bilangan sampai 20 menggunakan benda, gambar, dan angka. Kita akan menghitung sambil bermain. Siap belajar, anak-anak?”

“Allah menyukai sesuatu yang teratur. Karena itu, kita juga belajar menghitung dan menyusun bilangan dengan teliti dan teratur.”

F. Pembahasan Singkat

1. Ayat Al Qur'an 

QS. Al-Fajr: 3

وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ

“Demi yang genap dan yang ganjil.”

(QS. Al-Fajr: 3)

“Anak-anak, Allah menciptakan segala sesuatu dengan teratur. Ada bilangan yang genap dan ada bilangan yang ganjil. Hari ini kita belajar mengenal, menyusun, dan menguraikan bilangan sampai 20 dengan teliti. Yuk, kita belajar sambil menghitung benda di sekitar kita!”

2. Penjabaran Materi

🌟 A. Apa Itu Komposisi Bilangan?

Anak-anak...

Komposisi bilangan adalah kegiatan menggabungkan atau menyusun beberapa bilangan menjadi satu bilangan.

Perhatikan contoh berikut!

🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎

3 + 2 = 5

Tiga apel digabungkan dengan dua apel.

Jumlah semuanya menjadi 5 apel.

Jadi:

3 + 2 = 5

Kita telah menyusun 3 dan 2 menjadi 5.


🧸 B. Komposisi Menggunakan Benda Konkret

Kita dapat menggunakan benda yang ada di sekitar kita untuk memahami komposisi.

Contohnya menggunakan pensil. ✏️

Kelompok pertama:

✏️✏️✏️✏️ = 4 pensil

Kelompok kedua:

✏️✏️✏️ = 3 pensil

Jika digabungkan:

✏️✏️✏️✏️ + ✏️✏️✏️

Maka jumlahnya:

4 + 3 = 7

Jadi, 4 dan 3 disusun menjadi 7.

4 + 3 = 7


🔢 C. Contoh Komposisi Bilangan sampai 20

Perhatikan beberapa contoh berikut!

5 + 5 = 10

Artinya:

5 dan 5 disusun menjadi 10.


7 + 3 = 10

Artinya:

7 dan 3 disusun menjadi 10.


10 + 5 = 15

Artinya:

10 dan 5 disusun menjadi 15.


12 + 8 = 20

Artinya:

12 dan 8 disusun menjadi 20.

Jadi, satu bilangan dapat dibentuk dari beberapa bilangan.


🌟 D. Apa Itu Dekomposisi Bilangan?

Sekarang kita belajar dekomposisi.

Dekomposisi bilangan adalah kegiatan menguraikan satu bilangan menjadi beberapa bagian.

Perhatikan contoh berikut!

Ada 8 bola. ⚽

⚽⚽⚽⚽⚽ + ⚽⚽⚽

Kita dapat menguraikan 8 menjadi:

5 + 3

Jadi:

8 = 5 + 3

Artinya, bilangan 8 diuraikan menjadi 5 dan 3.


E. Dekomposisi Menggunakan Benda Konkret

Perhatikan 10 buah apel. 🍎

🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎

Kita dapat membaginya menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama:

🍎🍎🍎🍎🍎🍎 = 6

Kelompok kedua:

🍎🍎🍎🍎 = 4

Jadi:

10 = 6 + 4

Artinya, 10 dapat diuraikan menjadi 6 dan 4.


🔢 F. Contoh Dekomposisi Bilangan sampai 20

Perhatikan contoh berikut!

Bilangan 7

7 = 4 + 3

atau

7 = 5 + 2


Bilangan 10

10 = 6 + 4

atau

10 = 7 + 3


Bilangan 15

15 = 10 + 5

atau

15 = 8 + 7


Bilangan 20

20 = 10 + 10

atau

20 = 12 + 8

Jadi, satu bilangan dapat diuraikan dengan beberapa cara.


🔄 G. Hubungan Komposisi dan Dekomposisi

Komposisi dan dekomposisi merupakan kegiatan yang saling berhubungan.

Perhatikan:

Komposisi

6 + 4 = 10

Kita menggabungkan 6 dan 4 menjadi 10.

Dekomposisi

10 = 6 + 4

Kita menguraikan 10 menjadi 6 dan 4.

Jadi:

6 + 4 = 10

dan

10 = 6 + 4

⭐ Keduanya menunjukkan hubungan yang sama.


🏠 H. Komposisi dan Dekomposisi dalam Kehidupan Sehari-hari

Kita dapat menemukan komposisi dan dekomposisi dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya, Ibu mempunyai 10 buah jeruk. 🍊

Sebanyak 6 jeruk diletakkan di meja dan 4 jeruk dimasukkan ke dalam keranjang.

Jadi:

6 + 4 = 10

atau

10 = 6 + 4

Contoh lainnya:

Di dalam kotak terdapat 8 pensil. ✏️

5 pensil berwarna biru dan 3 pensil berwarna merah.

Jadi:

5 + 3 = 8

Kita dapat melihat bahwa bilangan dapat disusun dan diuraikan dalam kehidupan sehari-hari.




3. Video Pembelajaran

Mari kita simak video berikut! 



4. Media Pembelajaran

  • Kartu angka 1–20

  • Pensil

  • Benda di sekitar

  • Papan tulis

  • Buku Matematika

  • Post Test

5. Post Test/Tugas




G. Kesimpulan/Refleksi
1. Kesimpulan : 

2. Refleksi      : 

3. Capaian Tujuan Pembelajaran :

Jumlah peserta didik tuntas 

Jumlah peserta didik belum tuntas 



 

Selasa, 15 September 2026-1D-B.Indonesia

   


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

3. Hari/Tanggal     : Selasa, 15 September 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : membaca dan menyalin suku kata

6. Pertemuan ke     : 2

 Tabik pun anak-anak hebat kelas 1D.

Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menunjukkan kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan orang dewasa.

Peserta didik mampu melakukan kegiatan menulis permulaan dengan benar melalui kegiatan menulis huruf, khususnya huruf vokal, di atas kertas dan/atau melalui media digital.

C. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Mengenali suku kata ba, bi, bu, be, bo.

  2. Membaca suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan tepat.

  3. Menyalin suku kata dengan rapi dan benar.

  4. Menggabungkan suku kata menjadi kata sederhana.

Mindful

Peserta didik mampu memusatkan perhatian dan mengamati bentuk huruf dengan teliti, kemudian membaca dan menyalin suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan tepat.

Meaningful

Peserta didik mampu menghubungkan suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan kata-kata yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti baju, bibir, buku, bebek, dan bola.

Joyful

Peserta didik mampu belajar membaca dan menulis melalui kegiatan membaca bersama, menirukan bunyi suku kata, mencocokkan suku kata dengan kata, serta latihan menulis dengan menyenangkan dan percaya diri.


D. Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik mampu mengenal huruf konsonan b dan huruf vokal a, i, u, e, o.

  2. Peserta didik mampu menggabungkan huruf b dengan huruf vokal menjadi suku kata ba, bi, bu, be, bo.

  3. Peserta didik mampu membaca suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan tepat.

  4. Peserta didik mampu menyalin suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan rapi.

  5. Peserta didik mampu menggabungkan suku kata menjadi kata sederhana.

E. Apersepsi

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar huruf vokal & konsonan. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi yang tidak kalah menarik, yaitu membaca dan menyalin suku kata.

“Anak-anak, siapa yang tahu huruf apa ini?”

b

“Kalau huruf b bertemu dengan huruf a, menjadi apa?”

b + a = ba

“Kalau b bertemu i?”

b + i = bi

Hari ini kita akan belajar membaca dan menyalin:

ba – bi – bu – be – bo

Kita akan belajar dengan teliti, sabar, percaya diri, dan penuh semangat.

“Anak-anak, siap belajar membaca?” 🌟

“Allah memberikan kita mata, telinga, dan kemampuan untuk belajar. Yuk, kita gunakan dengan baik untuk membaca dan belajar.”

F. Pembahasan Singkat 
1. Ayat Al-Qur'an

 

QS. Al-‘Alaq Ayat 1

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”

(QS. Al-‘Alaq: 1)

Anak-anak, Allah SWT mengajarkan kita untuk membaca.

Membaca adalah kegiatan yang baik dan bermanfaat. Karena itu, kita harus rajin berlatih membaca dengan sabar dan sungguh-sungguh.

Hari ini kita akan belajar membaca suku kata ba, bi, bu, be, bo.

2. Penjabaran Materi 

Materi

🌟 A. Apa Itu Suku Kata?

Anak-anak...

Suku kata adalah bagian dari sebuah kata yang dapat kita ucapkan dalam satu ketukan suara.

Contohnya:

ba – ju

Kata baju terdiri dari dua suku kata, yaitu:

ba + ju = baju

Hari ini kita akan belajar suku kata yang dimulai dengan huruf b.


🔤 B. Mengenal Huruf B dan Huruf Vokal

Perhatikan huruf berikut!

b

Huruf b adalah huruf konsonan.

Kita juga memiliki huruf vokal:

a – i – u – e – o

Jika huruf b digabungkan dengan huruf vokal, terbentuklah suku kata.

Perhatikan!

b + a = ba

b + i = bi

b + u = bu

b + e = be

b + o = bo

Hebat! 🌟

Sekarang kita sudah memiliki lima suku kata:

ba – bi – bu – be – bo


📖 C. Ayo Membaca Suku Kata

Mari kita baca bersama-sama.

ba

ba – ba – ba

bi

bi – bi – bi

bu

bu – bu – bu

be

be – be – be

bo

bo – bo – bo

Anak-anak dapat membaca secara perlahan dan mengikuti contoh dari guru.


🗣️ D. Ayo Membaca Bersama

Sekarang baca dengan suara yang jelas.

ba – bi – bu – be – bo

bo – be – bu – bi – ba

ba – bu – bi – bo – be

bi – be – bo – ba – bu

Anak-anak, bacalah dengan perlahan dan tepat.

Tidak perlu terburu-buru. 😊


✏️ E. Ayo Menyalin Suku Kata

Sekarang mari kita berlatih menulis.

Salinlah dengan rapi!

ba ba ba

bi bi bi

bu bu bu

be be be

bo bo bo

Ingat!

🌟 Pegang pensil dengan benar.

🌟 Tulislah mengikuti contoh.

🌟 Tulislah dengan rapi.

🌟 Jangan terburu-buru.


🧩 F. Ayo Gabungkan Menjadi Kata

Suku kata dapat kita gabungkan menjadi sebuah kata.

Perhatikan contoh berikut!

1. ba + ju = baju 👕

2. bi + bir = bibir 👄

3. bu + ku = buku 📖

4. be + bek = bebek 🦆

5. bo + la = bola ⚽

Sekarang coba baca!

ba – ju → baju

bi – bir → bibir

bu – ku → buku

be – bek → bebek

bo – la → bola

Hebat sekali! 🌟


🔎 G. Ayo Berlatih Membaca

Coba baca kata berikut!

baju

bibir

buku

bebek

bola

Sekarang kita pisahkan suku katanya:

ba – ju

bi – bir

bu – ku

be – bek

bo – la

Setelah itu, gabungkan kembali menjadi kata.


🏠 H. Membaca dalam Kehidupan Sehari-hari

Kita dapat menemukan kata-kata tersebut di sekitar kita.

👕 baju

📖 buku

bola

🦆 bebek

Saat melihat benda-benda tersebut, cobalah membaca namanya.

Dengan rajin berlatih, membaca akan menjadi semakin lancar.

3. Video Pembelajaran

 Simaklah video berikut !

Mari kita simak video pembelajaran tentang membaca permulaan dan suku kata ba, bi, bu, be, bo.

4. Media Pembelajaran

    • Kartu huruf

    • Kartu suku kata

    • Kartu kata

    • Gambar

    • Buku Bahasa Indonesia

    • Papan tulis

    • Pensil

    • Video pembelajaran

    • Laptop

    • Buku Bahasa Indonesia


5. Post Test/Tugas

 




G. Kesimpulan/Refleksi

1. Kesimpulan :Hari ini kita belajar bahwa:
  • Huruf b adalah huruf konsonan.

  • Huruf a, i, u, e, o adalah huruf vokal.

  • Huruf b dapat digabungkan dengan huruf vokal.

  • b + a = ba

  • b + i = bi

  • b + u = bu

  • b + e = be

  • b + o = bo

  • Suku kata dapat digabungkan menjadi kata sederhana.

  • Kita harus membaca dengan tepat dan menulis dengan rapi.

2. Refleksi      :

3. Capaian Tujuan Pembelajaran :

Jumlah peserta didik tuntas ...

Jumlah peserta didik belum tuntas ...

 

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS