Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd
Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah kelas **1D**. 🌷😊
Alhamdulillah, hari ini kita akan mengikuti kegiatan **Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW** di Masjid SD Al Azhar. 🕌✨
Nabi Muhammad SAW adalah teladan terbaik bagi kita. Beliau selalu jujur, penyayang, dan suka menolong. Yuk, kita mencontoh akhlak Rasulullah dengan bersikap sopan, baik kepada teman, serta mendengarkan kegiatan dengan tertib.
Semoga kita semakin mencintai Nabi Muhammad SAW dan menjadi anak yang berakhlak mulia. ❤️
Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan semangat belajar. Anak-anak, Allah adalah Al-Khaliq, artinya Allah Maha Pencipta. Allah menciptakan kita dan juga menciptakan guru yang membantu kita mendapatkan ilmu.
Mari kita buka hari ini dengan senyuman terbaik dan semangat baru. Hari ini kita akan melakukan Sumatif Harian Pendidikan Pancasila dan belajar seni rupa. Sebelum itu mari kita simak tausiyah, sholat dhuha, dan murojaah surah surah pendek terlebih dahulu.
Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mengenal dan membiasakan adab yang baik dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menunjukkan sikap hormat dan sopan kepada guru.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Mengenal pentingnya menghormati guru.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Murid mengamati kegiatan guru dan murid di sekolah.
Murid menjawab pertanyaan sederhana tentang peran guru.
Murid mengenal pengertian dan pentingnya menghormati guru.
Murid menyebutkan contoh perilaku hormat kepada guru.
Murid membedakan perilaku yang sopan dan tidak sopan kepada guru.
Murid menyaksikan video pembelajaran tentang menghormati guru.
Murid mengikuti kegiatan tanya jawab dan permainan sederhana.
Murid mengerjakan latihan tentang adab menghormati guru.
Model / Metode
Model : Discovery Learning Metode : Tanya Jawab, Pengamatan, Demonstrasi, Diskusi, dan Penugasan.
PENJABARAN MATERI
1. Video Pembelajaran
Mari kita simak video pembelajaran berikut:
Setelah menonton video, guru mengajukan pertanyaan:
Siapa yang kita lihat dalam video?
Apa yang dilakukan anak kepada gurunya?
Bagaimana cara berbicara kepada guru?
Mengapa kita harus menghormati guru?
2. MATERI
Mengenal Pentingnya Menghormati Guru
A. Siapa Guru?
Guru adalah orang yang mengajarkan kita banyak hal.
Guru membantu kita belajar:
Membaca.
Menulis.
Berhitung.
Berdoa.
Berperilaku baik.
Guru membimbing kita dengan sabar. Oleh karena itu, kita harus menghormati dan menghargai guru.
B. Mengapa Kita Harus Menghormati Guru?
Kita harus menghormati guru karena:
Guru mengajarkan ilmu yang bermanfaat.
Guru membimbing kita agar menjadi anak yang baik.
Menghormati guru merupakan sikap yang baik dan disukai Allah Swt.
Menghormati guru membuat suasana belajar menjadi nyaman dan menyenangkan.
C. Cara Menghormati Guru
Kita dapat menunjukkan sikap hormat kepada guru dengan cara:
😊 Mengucapkan salam saat bertemu guru.
😊 Mendengarkan ketika guru sedang menjelaskan.
😊 Berbicara dengan sopan dan menggunakan kata-kata yang baik.
😊 Mengerjakan tugas yang diberikan guru dengan sungguh-sungguh.
😊 Mematuhi nasihat dan aturan yang diberikan guru.
😊 Mengucapkan terima kasih setelah guru membantu kita.
D. Contoh Sikap yang Tidak Menghormati Guru
Kita tidak boleh:
❌ Berbicara kasar kepada guru.
❌ Memotong pembicaraan guru.
❌ Tidak memperhatikan saat guru menjelaskan.
❌ Mengganggu teman ketika guru mengajar.
❌ Tidak mengerjakan tugas dengan sengaja.
Pesan untuk Anak Hebat 🌟
Guru adalah orang yang berjasa dalam mengajarkan kita ilmu. Mari kita hormati guru dengan perkataan yang sopan, sikap yang baik, dan semangat belajar setiap hari.
3. Mari Berlatih 📝
A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!
1. Di sekolah kita harus hormat kepada ....
2. Kita harus berbicara kepada guru dengan ....
3. Saat guru menjelaskan, kita harus ....
4. Ketika bertemu guru, kita sebaiknya mengucapkan ....
5. Setelah guru membantu kita, sebaiknya kita mengucapkan ...
KESIMPULAN / REFLEKSI
1. Kesimpulan Materi
Guru membantu kita mendapatkan ilmu dan membimbing kita menjadi anak yang baik. Oleh karena itu, kita harus menghormati guru dengan berbicara sopan, mendengarkan ketika guru menjelaskan, mematuhi nasihat, mengerjakan tugas, dan mengucapkan terima kasih.
Murid mengenal dan membiasakan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sikap peduli, menyayangi, membantu, dan berbagi kepada sesama.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, murid mampu:
Menjelaskan arti sederhana dari sikap peduli.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Murid mengamati gambar tentang anak yang sedang membantu dan menolong teman
Murid menjawab pertanyaan sederhana tentang gambar yang diamati.
Guru menjelaskan pengertian sikap peduli dengan bahasa sederhana.
Murid mengenal contoh sikap peduli di rumah dan di sekolah.
Murid membedakan perilaku peduli dan tidak peduli.
Murid melakukan permainan sederhana memilih perilaku yang menunjukkan kepedulian.
Murid mengerjakan latihan tentang adab peduli.
Murid menyampaikan satu contoh sikap peduli yang akan dilakukan hari ini.
Metode : Tanya Jawab, Demonstrasi, Pengamatan, Games, dan Penugasan.
PENJABARAN MATERI
1. Video Pembelajaran
Apa yang dilakukan anak dalam video?
Siapa yang dibantu?
Apakah perbuatan tersebut baik?
Pernahkah kamu membantu teman atau keluarga?
2. Materi: Adab Peduli
A. Apa itu peduli?
Peduli adalah sikap memperhatikan, menyayangi, membantu, dan menolong orang lain.
Anak yang peduli tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga memperhatikan keadaan orang lain.
B. Contoh Sikap Peduli
Contoh sikap peduli di rumah:
Membantu ayah dan ibu.
Membantu membereskan rumah.
Berbagi makanan dengan saudara.
Menolong saudara yang kesulitan.
Menjaga kebersihan rumah.
Contoh sikap peduli di sekolah:
Membantu teman yang kesulitan.
Meminjamkan alat tulis kepada teman.
Berbagi dengan teman.
Menolong teman yang terjatuh.
Menjaga kebersihan kelas bersama-sama.
C. Sikap yang Tidak Peduli
Contoh perilaku yang tidak peduli:
Membiarkan teman kesulitan.
Tidak mau berbagi.
Mengejek teman yang sedang sedih.
Membiarkan sampah berserakan.
Tidak mau membantu orang lain.
D. Mengapa Kita Harus Peduli?
Kita harus peduli karena:
Peduli adalah perbuatan baik.
Peduli membuat orang lain merasa senang.
Peduli membuat kita memiliki banyak teman.
Peduli membuat kehidupan menjadi rukun.
Peduli merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah.
E. Yuk, Biasakan Peduli!
Mulai hari ini, mari kita membiasakan:
Lihat → Perhatikan → Bantu → Sayangi
Jika melihat teman kesulitan, kita dapat bertanya:
“Apakah kamu membutuhkan bantuan?”
Jika ada teman yang sedih, kita dapat berkata:
“Jangan sedih, aku akan menemanimu.”
3. Permainan “Peduli atau Tidak Peduli?”
Guru membacakan beberapa situasi. Murid menjawab “Peduli” atau “Tidak Peduli”.
Rani membantu temannya yang jatuh.
Budi melihat temannya kesulitan membawa buku, tetapi ia pergi begitu saja.
Siti berbagi makanan dengan temannya.
Andi mengejek temannya yang sedang menangis.
Hasan membantu ibu merapikan rumah.
4. Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda
1. Peduli berarti memperhatikan dan ______ orang lain.
2. Kita harus membantu teman yang sedang ______.
3. Berbagi dengan teman merupakan contoh sikap ______.
KESIMPULAN / REFLEKSI
1. Kesimpulan Materi
Peduli adalah sikap memperhatikan, menyayangi, membantu, dan menolong orang lain. Kita dapat menunjukkan kepedulian kepada keluarga, teman, guru, dan orang di sekitar kita.
Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd
Fase/Kelas : Fase A / Kelas 1D
Mapel : P.Pancasila & Imlak
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌷🙏🏻
Selamat pagi, anak-anak sholih dan sholihah kelas 1D! 🥰
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. 📚✨
Sebelum belajar, yuk kita membaca basmalah dan bersyukur kepada Allah Swt. 🤲🏻
Anak-anak, tahukah kalian bahwa Allah adalah Al-Khaliq, artinya Allah Maha Pencipta? 🌎✨ Allah menciptakan banyak hal di dunia ini dengan indah dan teratur. Allah juga mengajarkan kita untuk mengenal dan menyayangi bangsa kita. 🇮🇩❤️
Hari ini kita akan belajar mencocokkan bunyi sila-sila Pancasila dengan simbolnya. 🦅✨ Kita akan mengenal setiap sila dan mencari simbol yang tepat, seperti bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas. 🌟⛓️🌳🐂🌾
Yuk, kita belajar dengan semangat, teliti, tertib, dan penuh rasa syukur! 🌈📚
Mapel : P Pancasila
CP : mengenal bendera negara lagu kebangsaan, & sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila, menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.
TP : mengenal & sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila.
Materi : Menuliskan simbol sila sesuai bunyinya
Metode : tanya jawab, veramah, latihan soal
Media : Gambar simbol sila, video pembelajaran
RINGKASAN MATERI
Garuda Pancasila adalah lambang negara kita, Indonesia. Di dada burung Garuda terdapat perisai yang berisi 5 Simbol Pancasila.
Mari kita pelajari pasangan Simbol dan Bunyi Sila Pancasila berikut ini!
1. Sila Pertama
Simbol: ⭐ Bintang (Warna Kuning Emas)
Bunyi Sila:
"Ketuhanan Yang Maha Esa"
"Ketuhanan Yang Maha Esa"
2. Sila Kedua
Simbol: ⛓️ Rantai (Berwarna Emas)
Bunyi Sila:
"Kemanusiaan yang adil dan beradab"
"Kemanusiaan yang adil dan beradab"
3. Sila Ketiga
Simbol: 🌳 Pohon Beringin
Bunyi Sila:
"Persatuan Indonesia"
"Persatuan Indonesia"
4. Sila Keempat
Simbol: 🐂 Kepala Banteng
Bunyi Sila:
"Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan"
"Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan"
5. Sila Kelima
Simbol: 🌾⚖️ Padi dan Kapas
Bunyi Sila:
"Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia"
"Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia"
📝 LKPD
Refleksi :
Berdasarkan pembelajaran hari ini diketahui bahwa pada pelajaran Pendidikan Pancasila seluruh peserta didik telah mampu menuliskan simbol Pancasila sesuai dengan bunyi sila Pancasila namun beberapa peserta didik masih kurang lengkap dalam menuliskan nama simbolnya. Untuk itu akan diberikan latihan imlak dan menulis agar peserta didik dapat menulis dengan lengkap dan benar.
Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd & Liyana Qayyimah, S.Pd
Hari/tanggal : Rabu 19 Agustus 2026
Kelas : 1D
Selamat pagi anak-anak hebat dan shalih-shalihah kelas 1D! 🌟
Bagaimana kabarnya hari ini? Ibu guru doakan mudah-mudahan kalian semua selalu sehat, ceria, dan berada dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala. ☀️
Mari kita buka hari ini dengan senyuman terbaik dan semangat baru. Hari ini kita akan melakukan Sumatif Harian Pendidikan Pancasila dan belajar seni rupa. Sebelum itu mari kita simak tausiyah, sholat dhuha, dan murojaah surah surah pendek terlebih dahulu. Adapun matiri sumatif pendidikan pancasila sebagai berikut.
Materi yang akan kita pelajari dan kerjakan adalah
1. Bendera Negara Indonesia
2. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
MAPEL 1 – PENDIDIKAN PANCASILA
Topik: Mengenal Simbol Sila Kelima dan Perilaku Sesuai Nilai Pancasila
CP
Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.
TP
Peserta didik dapat:
Mengenal simbol sila kelima Pancasila.
Menjelaskan arti sederhana simbol padi dan kapas.
Memilih perilaku yang sesuai dengan nilai sila kelima Pancasila.
Materi Pokok
Simbol Sila Kelima Pancasila dan Perilaku Sesuai Nilai Pancasila
Model/Metode Pembelajaran
Metode: Tanya jawab, mengamati, bermain, mencocokkan gambar, dan diskusi sederhana.
Media Pembelajaran/Alat Peraga
Gambar Garuda Pancasila
Gambar padi dan kapas
APERSEPSI
Guru mengajak peserta didik mengingat kembali lima simbol Pancasila.
Guru bertanya:
Siapa yang pernah melihat Garuda Pancasila?
Apa saja gambar yang ada pada Garuda Pancasila?
Coba tunjukkan simbol sila kelima!
Apa yang kamu ketahui tentang padi dan kapas?
Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang menjawab.
MATERI
A. Penjelasan Materi
1. Simbol Sila Kelima
Sila kelima Pancasila berbunyi:
“Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”
Simbol sila kelima adalah:
🌾 Padi dan kapas
Padi dan kapas melambangkan kebutuhan hidup manusia.
Padi menghasilkan makanan berupa beras.
Kapas dapat digunakan untuk membuat bahan pakaian.
Padi dan kapas mengajarkan kita untuk berlaku adil, saling berbagi, dan tidak membeda-bedakan teman.
2. Contoh Perilaku Sesuai Sila Kelima
Contoh perilaku yang sesuai dengan sila kelima:
berbagi makanan dengan teman;
membantu teman yang membutuhkan;
bermain bersama tanpa memilih-milih teman;
berbagi alat tulis dengan teman;
melaksanakan tugas dengan adil;
tidak mengambil hak milik orang lain.
3. Contoh Perilaku yang Tidak Sesuai
Contohnya:
mengambil makanan teman;
tidak mau berbagi;
memilih-milih teman saat bermain;
menggunakan barang milik teman tanpa izin;
mendapatkan bagian lebih banyak dan tidak mau berbagi.
4. Yuk, Berpikir!
Situasi: Rani membawa dua roti. Temannya tidak membawa makanan.
Pertanyaan: Apa yang sebaiknya dilakukan Rani?
B. Video Pembelajaran
Setelah menonton, guru bertanya:
Apa simbol sila kelima?
Apa bunyi sila kelima?
Sikap baik apa yang kamu lihat dalam video?
Pernahkah kamu berbagi dengan teman?
KESIMPULAN MATERI
Sila kelima Pancasila berbunyi “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”
Simbol sila kelima adalah padi dan kapas.
Padi melambangkan makanan, sedangkan kapas dapat digunakan sebagai bahan pakaian.
Kita dapat menerapkan nilai sila kelima dengan cara berbagi, membantu teman, berlaku adil, dan tidak membeda-bedakan teman.
KESIMPULAN/REFLEKSI PEMBELAJARAN
Refleksi untuk peserta didik:
Apa simbol sila kelima?
Apa bunyi sila kelima?
Apa contoh sikap adil?
Apakah kamu pernah berbagi dengan teman?
Apa yang masih sulit kamu pahami?
Kendala pada saat pembelajaran: Diisi setelah pembelajaran.
Rencana tindak lanjut: Peserta didik yang belum memahami unsur seni rupa akan diberikan contoh benda dan pendampingan kembali.
Jumlah siswa hadir: 21 Diisi setelah pembelajaran.
Jumlah siswa tidak hadir: 8 Diisi setelah pembelajaran.
Jumlah siswa yang paham: 21 Diisi setelah pembelajaran.
Jumlah siswa yang belum paham: 0 Diisi setelah pembelajaran.
Kendala pada saat pembelajaran: Diisi guru sesuai kondisi pembelajaran.
Rencana Tindak Lanjut: Peserta didik yang belum memahami simbol sila kelima diberikan bimbingan dan latihan tambahan melalui gambar.
Jumlah siswa hadir: 21 siswa Jumlah siswa tidak hadir: 8 siswa Jumlah siswa paham: 21 siswa Jumlah siswa belum paham: 0siswa
MATERI PEMBELAJARAN SENI RUPA
MAPEL – SENI RUPA
Pertemuan 5
Topik: Memahami Unsur Seni Rupa di Lingkungan Sekitar
Capaian Pembelajaran (CP):
Peserta didik mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.
Tujuan Pembelajaran (TP): Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur seni rupa berupa garis, bentuk, warna, dan tekstur pada benda di lingkungan sekitar.
Materi Pokok: Unsur seni rupa: garis, bentuk, warna, dan tekstur.
Metode Pembelajaran
Metode: Mengamati, tanya jawab, diskusi, penugasan, dan presentasi.
Media Pembelajaran/Alat Peraga
Gambar benda di lingkungan sekitar.
Benda nyata di sekitar kelas.
LKPD.
Pensil dan alat tulis.
Video pembelajaran.
Apersepsi
Guru mengulas kembali pembelajaran sebelumnya mengenai unsur-unsur seni rupa.
Guru mengajak peserta didik mengamati benda-benda di sekitar.
Guru bertanya:
Pernahkah kalian melihat benda yang memiliki garis lurus dan garis lengkung?
Apa bentuk meja, buku, atau bola?
Mengapa benda-benda di sekitar kita memiliki warna yang berbeda?
Apakah semua benda memiliki permukaan yang sama?.
MATERI
a. Penjelasan Materi
Unsur Seni Rupa di Lingkungan Sekitar
Unsur seni rupa adalah bagian-bagian yang dapat kita lihat atau rasakan pada suatu benda.
Ada empat unsur seni rupa yang akan kita pelajari:
1. Garis
Garis adalah goresan yang memiliki arah.
Contoh:
garis lurus pada penggaris;
garis lengkung pada pelangi;
garis zig-zag pada gambar tertentu.
2. Bentuk
Bentuk adalah wujud atau rupa suatu benda.
Contoh:
bola berbentuk bulat;
buku berbentuk persegi panjang;
papan tulis berbentuk persegi panjang.
3. Warna
Warna adalah bagian yang membuat benda terlihat lebih menarik.
Contoh:
daun berwarna hijau;
matahari berwarna kuning;
bunga dapat memiliki warna merah, kuning, atau putih.
4. Tekstur
Tekstur adalah keadaan permukaan suatu benda yang dapat dilihat atau dirasakan.
Contoh:
kapas terasa lembut;
batang pohon terasa kasar;
kaca terasa halus.
Nama Benda
Garis
Bentuk
Warna
Tekstur
Buku
Lurus
Persegi panjang
Beragam
Halus
Bola
Lengkung
Bulat
Beragam
Halus
Batang pohon
Lurus/tidak beraturan
Tidak beraturan
Cokelat
Kasar
Daun
Lengkung
Lonjong
Hijau
Halus
Mari Mengingat!
Garis → arah goresan Bentuk → wujud benda Warna → tampilan benda Tekstur → permukaan benda
Setiap benda dapat memiliki unsur seni rupa yang berbeda.
b. Video Pembelajaran
Peserta didik mengamati contoh unsur seni rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar.
c. Latihan Soal (Post Test)
Garis yang berbentuk seperti lengkungan disebut garis ....
Bola memiliki bentuk ....
Daun pada umumnya berwarna ....
Permukaan batang pohon biasanya terasa ....
Unsur seni rupa yang menunjukkan keadaan permukaan benda disebut ...
KEGIATAN PENGAMATAN
Peserta didik mengamati benda-benda yang terdapat di lingkungan sekitar sekolah.
Kemudian peserta didik mengisi hasil pengamatan:
No.
Nama Benda
Garis
Bentuk
Warna
Tekstur
1
Kursi
...
...
...
...
2
Lemari
...
...
...
...
3
Buku
...
...
...
...
4
Benda lain
...
...
...
...
Peserta didik menyampaikan hasil pengamatannya di depan kelas.
Teman-teman memberikan tanggapan dan guru memberikan penguatan.
KESIMPULAN MATERI
Unsur seni rupa yang dipelajari adalah garis, bentuk, warna, dan tekstur.
Setiap benda di lingkungan sekitar memiliki unsur seni rupa yang dapat kita amati.
Contohnya:
Buku: garis lurus, bentuk persegi panjang, warna beragam, dan tekstur halus.
Pohon: garis tidak beraturan, bentuk tidak beraturan, warna cokelat dan hijau, serta tekstur kasar.
Dengan mengamati benda di sekitar, kita dapat mengenali berbagai unsur seni rupa yang diciptakan Allah SWT dengan beragam dan indah.
KESIMPULAN/REFLEKSI PEMBELAJARAN
Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi:
Apa saja unsur seni rupa yang kita pelajari hari ini?
Benda apa yang paling menarik untuk kamu amati?
Unsur seni rupa apa yang paling kamu sukai?
Apa yang masih sulit kamu pahami?
Kendala pada saat pembelajaran: Diisi setelah pembelajaran.
Rencana tindak lanjut: Peserta didik yang belum memahami unsur seni rupa akan diberikan contoh benda dan pendampingan kembali.
Jumlah siswa hadir: 21
Jumlah siswa tidak hadir: 8
Jumlah siswa yang paham:
Jumlah siswa yang belum paham:
ASESMEN FORMATIF
LKPD Pertemuan 5
Peserta didik:
mengamati benda di lingkungan sekitar;
menyebutkan nama benda;
menentukan garis, bentuk, warna, dan tekstur;
TINDAK LANJUT
Tugas rumah:
Peserta didik mencari 2 benda di rumah, kemudian mengamati dan menuliskan:
Nama benda.
Bentuk.
Warna.
Tekstur.
Jenis garis yang terlihat.
Refleksi : Berdasarkan pembelajaran hari ini diketahui bahwa peserta didik kelas 1D telah mampu menjawab soal Sumatif Harian ke-1 Pendidikan Pancasila dengan tepat. Untuk pelajaran seni rupa mengulas tentang garis dan bentuk, beberapa peserta didik ada yang lupa dengan nama-nama bentuk yang digolongkan berdasarkan bentuk geometris dan bentuk organik. Maka pada pembelajaran selanjutnya akan kembali dijelaskan serta diberikan contoh.