Rabu, 07 Oktober 2026-1D.Pancasila

Selasa, 06 Oktober 2026

 


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : SENI RUPA

3. Hari/Tanggal     : Rabu, 07 Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Sumatif Harian 2

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Hari ini kita akan melaksanakan sumatif harian P.Pancasila yang kedua.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mengenal simbol-simbol Pancasila pada lambang negara Garuda Pancasila serta mengenal sila-sila Pancasila.

Peserta didik mengenal nilai-nilai Pancasila dan menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan keluarga dan rumah.

Peserta didik mampu menunjukkan sikap saling menghargai, menyayangi, membantu, bekerja sama, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Mengenal lambang negara Garuda Pancasila.

  2. Mengenal simbol sila ke-1 sampai sila ke-5.

  3. Menyebutkan bunyi sila-sila Pancasila dengan benar.

  4. Mencocokkan simbol dengan sila Pancasila.

  5. Mengenal nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila.

  6. Menyebutkan contoh perilaku sesuai nilai Pancasila di rumah.

  7. Menunjukkan perilaku menyayangi anggota keluarga.

  8. Menunjukkan sikap saling membantu di rumah.

  9. Menunjukkan sikap menghargai dan menghormati anggota keluarga.

  10. Membiasakan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


D. APERSEPSI

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 🌷

Apa kabar hari ini?

Sebelum belajar, mari kita berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

Anak-anak, coba perhatikan gambar berikut!

🇮🇩 Garuda Pancasila

Tahukah kalian apa nama gambar tersebut?

Ya, benar! Itu adalah Garuda Pancasila.

Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.

Di dada Garuda Pancasila terdapat sebuah perisai.

Di dalam perisai terdapat 5 simbol Pancasila.

Ada bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas.

Hari ini kita akan mengenal simbol-simbol tersebut dan belajar melakukan perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila di rumah. 🌷

E. KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Anak-anak shalih dan shalihah, Allah SWT menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan.

Ada yang memiliki kesukaan berbeda, kemampuan berbeda, dan kebiasaan berbeda.

Kita harus tetap saling menyayangi, menghormati, membantu, dan hidup rukun.

Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila, kita dapat menjadi anak yang baik, bertanggung jawab, dan menyayangi keluarga.

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT dengan berbuat baik kepada orang tua dan anggota keluarga. 🤲💗


F. PENJABARAN MATERI

Materi 1 — Mengenal Garuda Pancasila

Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.

Pada bagian dada Garuda terdapat perisai.

Di dalam perisai terdapat lima simbol.

Kelima simbol tersebut merupakan simbol dari sila-sila Pancasila.

Lima simbol Pancasila:

⭐ Sila ke-1: Bintang

🔗 Sila ke-2: Rantai

🌳 Sila ke-3: Pohon Beringin

🐂 Sila ke-4: Kepala Banteng

🌾 Sila ke-5: Padi dan Kapas


Materi 2 — Mengenal Bunyi Sila-Sila Pancasila

⭐ Sila ke-1

Ketuhanan Yang Maha Esa

Simbol: Bintang ⭐

Contoh perilaku di rumah:

  • Berdoa sebelum makan.

  • Melaksanakan ibadah.

  • Bersyukur kepada Allah SWT.

  • Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

🔗 Sila ke-2

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Simbol: Rantai

Contoh perilaku di rumah:

  • Menyayangi anggota keluarga.

  • Membantu orang tua.

  • Berbicara dengan sopan.

  • Tidak menyakiti saudara.


🌳 Sila ke-3

Persatuan Indonesia

Simbol: Pohon Beringin

Contoh perilaku di rumah:

  • Hidup rukun bersama keluarga.

  • Bermain bersama saudara dengan rukun.

  • Tidak bertengkar.

  • Menjaga kebersamaan keluarga.


🐂 Sila ke-4

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Simbol: Kepala Banteng

Contoh perilaku di rumah:

  • Bermusyawarah bersama keluarga.

  • Mendengarkan pendapat anggota keluarga.

  • Tidak memaksakan kehendak.

  • Menerima keputusan bersama.


🌾 Sila ke-5

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Simbol: Padi dan Kapas

Contoh perilaku di rumah:

  • Berbagi dengan saudara.

  • Bersikap adil.

  • Mau membantu anggota keluarga.

  • Tidak mengambil barang milik saudara tanpa izin.

Materi 3 — Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

Pancasila tidak hanya dihafalkan.

Pancasila juga harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

🏠 Di rumah

Sila ke-1
→ Berdoa sebelum makan.

Sila ke-2
→ Membantu ibu.

Sila ke-3
→ Bermain bersama saudara dengan rukun.

Sila ke-4
→ Berdiskusi ketika menentukan kegiatan keluarga.

Sila ke-5
→ Berbagi makanan dengan saudara secara adil.


Materi 4 — Perilaku yang Sesuai dengan Pancasila

Perhatikan contoh berikut!

👧 Contoh 1

Siti membantu ibu merapikan tempat tidur.

Perilaku Siti adalah perilaku baik.

Sikap tersebut menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap keluarga.

👦 Contoh 2

Ali bermain bersama kakaknya dengan rukun.

Ali tidak berebut mainan dan mau bergantian.

Sikap Ali menunjukkan persatuan dan hidup rukun.

👧 Contoh 3

Keluarga Rani menentukan tempat untuk berlibur bersama.

Ayah, ibu, dan anak-anak menyampaikan pendapat.

Mereka kemudian menentukan keputusan bersama.

Sikap tersebut merupakan contoh musyawarah.

👦 Contoh 4

Budi mendapatkan dua kue.

Adiknya juga mendapatkan dua kue.

Budi mau berbagi dengan adiknya.

Sikap Budi menunjukkan keadilan.


G. RANGKUMAN MATERI

🌟 Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.

🌟 Pancasila memiliki 5 sila.

SilaSimbol
Sila ke-1⭐ Bintang
Sila ke-2🔗 Rantai
Sila ke-3🌳 Pohon Beringin
Sila ke-4🐂 Kepala Banteng
Sila ke-5🌾 Padi dan Kapas

🌟 Sila ke-1 mengajarkan kita untuk taat beribadah dan bersyukur.

🌟 Sila ke-2 mengajarkan kita untuk menyayangi dan menghormati sesama.

🌟 Sila ke-3 mengajarkan kita untuk hidup rukun dan menjaga persatuan.

🌟 Sila ke-4 mengajarkan kita untuk bermusyawarah dan menghargai pendapat.

🌟 Sila ke-5 mengajarkan kita untuk bersikap adil dan mau berbagi.

3. 

VIDEO PEMBELAJARAN

4.ALAT PERAGA

  • Papan tulis dan spidol.

  • LKPD.

5.POST TEST


A. Pilihan Ganda

1. Simbol sila ke-1 adalah ....

a. ⭐ Bintang
b. 🔗 Rantai
c. 🌳 Pohon beringin


2. Persatuan Indonesia disimbolkan dengan ....

a. Pohon beringin
b. Kepala banteng
c. Bintang


3. Perhatikan gambar simbol berikut!



Gambar tersebut adalah lambang sila ke ....

a. 1
b. 3
c. 5


4.  keluarga yang sedang berdiskusi

Keluarga menentukan keputusan bersama dengan cara ....

a. Musyawarah
b. Menang sendiri
c. Tidak peduli


5. anak sedang membantu saudaranya

Sikap tersebut sesuai dengan nilai Pancasila yang mengajarkan kita untuk ....

a. Saling membantu
b. Bertengkar
c. Mementingkan diri sendiri


B. Isian

1. Perhatikan gambar anak-anak yang bermain bersama dengan rukun!


Sikap di atas sesuai dengan sila ke-_____.


2. Saat berbicara dengan orang tua, kita menggunakan bahasa yang ________.


3. Perhatikan gambar anak membantu ibu membersihkan rumah!




Gambar tersebut menunjukkan perilaku sesuai nilai Pancasila sila ke-_____.


4. Simbol sila ke-2 adalah ________.


5. Kepala banteng adalah simbol sila ke-______.

G. KESIMPULAN & REFLEKSI

KESIMPULAN

Garuda Pancasila merupakan lambang negara Indonesia.

Pancasila memiliki lima sila dengan simbol yang berbeda.

Kita tidak hanya perlu mengetahui dan menghafalkan sila-sila Pancasila, tetapi juga perlu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di rumah kita dapat menerapkan Pancasila dengan cara:

💗 menyayangi keluarga,

🤝 membantu orang tua,

🏠 hidup rukun,

💬 bermusyawarah,

⚖️ bersikap adil,

dan 🌷 menghormati anggota keluarga.


REFLEKSI



CAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

Jumlah peserta didik tuntas : ........ peserta didik

Jumlah peserta didik belum tuntas : ........ peserta didik

Tindak Lanjut : ...............................


Rabu, 07 Oktober 2026-1D-SENI RUPA

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : SENI RUPA

3. Hari/Tanggal     : Rabu, 07 Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Sumatif Harian 2

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Hari ini kita akan melaksanakan sumatif harian seni rupa yang kedua.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

 B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal dan mengidentifikasi unsur-unsur rupa, yaitu titik, garis, bentuk, warna, dan tekstur pada karya seni dan benda di sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  • Mengenal titik dan berbagai jenis garis.

  • Mengenal bentuk lingkaran, persegi, dan segitiga.

  • Menyebutkan warna primer.

  • Membedakan tekstur kasar dan halus.

  • Menemukan unsur rupa pada karya seni sederhana.

🌱 Mindful: Mengamati bentuk, warna, garis, dan tekstur dengan teliti.

💡 Meaningful: Menghubungkan unsur rupa dengan benda yang ada di sekitar.

😊 Joyful: Belajar melalui kegiatan mengamati gambar, menyebutkan warna, bentuk, garis, dan tekstur.

D. ATP

Peserta didik mampu mengetahui macam-macam unsur rupa
Peserta didik mampu mengidentifikasi unsur rupa dalam karya
Peserta didik mampu menjawab soal terkait unsur rupa

🌼 E. APERSEPSI

Guru mengajak peserta didik mengamati benda di sekitar.

“Anak-anak, pernahkah kalian melihat gambar yang memiliki banyak warna dan bentuk?”

Guru menjelaskan bahwa sebuah karya seni tersusun dari beberapa unsur rupa.

Hari ini kita akan mengenal titik, garis, bentuk, warna, dan tekstur.

🎨 F. PENJELASAN SINGKAT

1. INTEGRASI NILAI ISLAMI

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT karena telah memberikan kita kemampuan untuk melihat keindahan, mengenal warna, dan membuat karya seni.

Alhamdulillah. 🤲💗

2. PENJABARAN MATERI

1. Titik

Titik adalah unsur rupa yang paling sederhana.

Contoh:
• • • • •

Titik dapat digunakan untuk membuat gambar atau pola.

2. Garis

Garis adalah goresan yang memanjang.

Contoh:

Garis lurus ─────
Garis lengkung 〰️
Garis zig-zag ///\

3. Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda.

Contoh:

  • ⚪ Lingkaran → bola, jeruk, jam

  • ⬜ Persegi → ubin

  • 🔺 Segitiga → atap rumah

4. Warna

Warna membuat karya seni menjadi lebih menarik.

Tiga warna primer adalah:

🔴 Merah
🟡 Kuning
🔵 Biru

5. Tekstur

Tekstur adalah sifat permukaan benda yang dapat dirasakan.

Contoh:

Kasar → batu, kulit pohon 🪨🌳
Halus → kertas, kaca 📄

Tekstur dapat diketahui dengan melihat dan meraba benda yang aman.


G. KESIMPULAN &  REFLEKSI 

Siswa yang tuntas :
Siswa yang tidak tuntas :
Tindak lanjut :

Selasa, 06 Oktober 2026-1D-Seni Rupa

Senin, 05 Oktober 2026

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : SENI RUPA

3. Hari/Tanggal     : Selasa, 06 Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : 

 B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal dan mengidentifikasi unsur-unsur rupa, yaitu titik, garis, bentuk, warna, dan tekstur pada karya seni dan benda di sekitar.

🎯 C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  • Mengenal titik dan berbagai jenis garis.

  • Mengenal bentuk lingkaran, persegi, dan segitiga.

  • Menyebutkan warna primer.

  • Membedakan tekstur kasar dan halus.

  • Menemukan unsur rupa pada karya seni sederhana.

🌱 D. MINDFUL, MEANINGFUL, JOYFUL

🌱 Mindful: Mengamati bentuk, warna, garis, dan tekstur dengan teliti.

💡 Meaningful: Menghubungkan unsur rupa dengan benda yang ada di sekitar.

😊 Joyful: Belajar melalui kegiatan mengamati gambar, menyebutkan warna, bentuk, garis, dan tekstur.

🌼 E. APERSEPSI

Guru mengajak peserta didik mengamati benda di sekitar.

“Anak-anak, pernahkah kalian melihat gambar yang memiliki banyak warna dan bentuk?”

Guru menjelaskan bahwa sebuah karya seni tersusun dari beberapa unsur rupa.

Hari ini kita akan mengenal titik, garis, bentuk, warna, dan tekstur.

🎨 F. MATERI PEMBELAJARAN

1. Titik

Titik adalah unsur rupa yang paling sederhana.

Contoh:
• • • • •

Titik dapat digunakan untuk membuat gambar atau pola.

2. Garis

Garis adalah goresan yang memanjang.

Contoh:

Garis lurus ─────
Garis lengkung 〰️
Garis zig-zag ///\

3. Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda.

Contoh:

  • ⚪ Lingkaran → bola, jeruk, jam

  • ⬜ Persegi → ubin

  • 🔺 Segitiga → atap rumah

4. Warna

Warna membuat karya seni menjadi lebih menarik.

Tiga warna primer adalah:

🔴 Merah
🟡 Kuning
🔵 Biru

5. Tekstur

Tekstur adalah sifat permukaan benda yang dapat dirasakan.

Contoh:

Kasar → batu, kulit pohon 🪨🌳
Halus → kertas, kaca 📄

Tekstur dapat diketahui dengan melihat dan meraba benda yang aman.

A. Pilihan Ganda

1. Goresan yang memanjang disebut ....
a. titik
b. garis
c. warna

2. ⚫ merupakan contoh ....
a. titik
b. garis
c. tekstur

3. Warna primer adalah ....
a. merah, kuning, biru
b. hijau, ungu, cokelat
c. hitam, putih, abu-abu

4. Bola berbentuk ....
a. segitiga
b. persegi
c. lingkaran

5. Kulit pohon memiliki tekstur ....
a. halus
b. kasar
c. licin

B. Ayo Menjawab

  1. Sebutkan 3 warna primer!

  2. Sebutkan 2 bentuk yang kamu ketahui!

  3. Sebutkan 1 benda yang bertekstur kasar!

  4. Sebutkan 1 benda berbentuk lingkaran!

  5. Gambarlah satu benda berbentuk lingkaran!

💗 H. INTEGRASI NILAI ISLAMI

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT karena telah memberikan kita kemampuan untuk melihat keindahan, mengenal warna, dan membuat karya seni.

Alhamdulillah. 🤲💗

🌸 I. KESIMPULAN

Unsur rupa yang kita ketahui ada titik, garis, bentuk, warna dan tekstur. Unsur rupa dapat ditemukan pada karya atau benda-benda di sekitar kita.

💗 J. REFLEKSI 

Berdasarkan pembelajaran hari ini diketahui bahwa sebagian besar peserta didik telah mampu mengidentifikasi unsur rupa pada benda-benda di sekitar. Namun beberapa peserta didik masih kesulitan dalam mengidentifikasi ciri-ciri tekstur dalam soal cerita.
Siswa yang tuntas : 25
Siswa yang tidak tuntas : 2
Tindak lanjut : Pada pertemuan  berikutnya akan kembali diberikan soal terkait unsur rupa tekstur pada benda-benda di sekitar.





Selasa, 06 Oktober 2026-1D-Matematika

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Matematika

3. Hari/Tanggal     : Selasa, 06 Oktober 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Sumatif Harian ke-2

6. Pertemuan ke     : 

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Hari ini kita akan melaksanakan sumatif harian matematika yang kedua.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami bilangan sampai 20 melalui kegiatan membandingkan banyak benda, mengurutkan bilangan, menyusun dan menguraikan bilangan, serta melakukan operasi penjumlahan sederhana.

Peserta didik mampu menggunakan benda konkret, gambar, dan lambang bilangan untuk menyelesaikan permasalahan matematika sederhana sampai 20.

Peserta didik mampu memahami dan menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Membandingkan banyak benda sampai 20.

  2. Menggunakan tanda >, <, dan = dengan tepat.

  3. Mengurutkan bilangan sampai 20.

  4. Memahami komposisi bilangan sampai 20.

  5. Memahami dekomposisi bilangan sampai 20.

  6. Menyusun dan menguraikan bilangan sampai 20.

  7. Menyelesaikan operasi penjumlahan bilangan 1–20.

  8. Mengenali informasi sederhana dalam soal cerita.

  9. Menentukan operasi penjumlahan dari soal cerita sederhana.

  10. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan sampai 20 dengan tepat.

  11. Menyelesaikan soal matematika sederhana dengan teliti dan percaya diri.

Mindful (Berkesadaran)

Sebelum menjawab soal, peserta didik belajar untuk:

✏️ Membaca soal dengan teliti.

✏️ Memperhatikan angka yang diberikan.

✏️ Menentukan apa yang diketahui.

✏️ Memikirkan cara mendapatkan jawaban.

✏️ Menghitung dengan hati-hati.

✏️ Memeriksa kembali jawaban.

Meaningful (Bermakna)

Materi bilangan dan penjumlahan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

🍎 Membandingkan jumlah buah.

✏️ Menghitung jumlah alat tulis.

🧸 Menghitung jumlah mainan.

👧 Menghitung jumlah teman.

🍬 Menggabungkan jumlah permen.

📚 Menghitung jumlah buku.

Dengan belajar matematika, kita dapat menghitung dan menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan)

Hari ini kita akan melakukan kegiatan:

🎲 Tebak Angka

🍎 Mana yang Lebih Banyak?

🔢 Urutkan Angkanya!

🧩 Susun dan Uraikan Bilangan

➕ Hitung Bersama

📖 Baca dan Pecahkan Soal Cerita

🎯 Tantangan Matematika

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengingat kembali bilangan sampai 20.

  2. Membandingkan banyak benda sampai 20.

  3. Menggunakan tanda >, <, dan =.

  4. Mengurutkan bilangan dari terkecil ke terbesar.

  5. Mengurutkan bilangan dari terbesar ke terkecil.

  6. Mengingat kembali konsep komposisi bilangan.

  7. Menyusun bilangan menjadi satu bilangan.

  8. Mengingat kembali konsep dekomposisi bilangan.

  9. Menguraikan bilangan menjadi beberapa bagian.

  10. Mengingat kembali konsep penjumlahan.

  11. Menjumlahkan bilangan 1–20.

  12. Mengenal soal cerita penjumlahan sederhana.

  13. Menentukan angka yang akan dijumlahkan dari soal cerita.

  14. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan sampai 20.

  15. Menyelesaikan soal sederhana sebagai persiapan sumatif.

E. APERSEPSI

Anak-anak, coba perhatikan angka berikut:

5 dan 8

Mana yang lebih banyak?

Ya, 8 lebih banyak daripada 5.

Kita dapat menuliskannya:

8 > 5

Sekarang perhatikan:

3, 7, 2, 5

Jika diurutkan dari yang terkecil:

2, 3, 5, 7

Hebat! 🌟

Sekarang kita ingat kembali komposisi dan dekomposisi.

Contoh:

4 + 3 = 7

Artinya, bilangan 7 dapat disusun dari 4 dan 3.

Kita juga dapat menguraikan:

7 = 4 + 3

Terakhir, kita akan mengingat penjumlahan.

6 + 5 = 11

Sekarang kita belajar menggunakan penjumlahan dalam soal cerita.

Contoh:

Siti mempunyai 4 apel. Ibu memberi 3 apel lagi. Berapa jumlah apel Siti sekarang?

Kita hitung:

4 + 3 = 7

Jadi, jumlah apel Siti adalah 7 apel. 🍎

Hebat! Soal cerita dapat kita selesaikan dengan membaca, memahami, lalu menghitung.

F. PENJELASAN SINGKAT

1. KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholeh dan sholehah, Allah SWT memberikan kita banyak nikmat.

Allah memberikan kita mata untuk melihat, tangan untuk memegang, dan akal untuk berpikir.

Dengan karunia Allah SWT, kita dapat belajar menghitung, membandingkan, menyusun, menguraikan, dan menjumlahkan bilangan.

Mari kita belajar dengan sungguh-sungguh dan selalu bersyukur kepada Allah SWT. 🤲

2. PENJABARAN MATERI

Materi 1 — Membandingkan Banyak Benda dan Mengurutkan Bilangan sampai 20

A. Membandingkan Banyak Benda

Membandingkan berarti melihat apakah suatu kelompok mempunyai benda:

  • lebih banyak

  • lebih sedikit

  • sama banyak

Contoh:

🍎🍎🍎🍎🍎

🍎🍎🍎

Kelompok pertama mempunyai 5 apel.

Kelompok kedua mempunyai 3 apel.

Jadi:

5 > 3

Artinya, 5 lebih banyak daripada 3.

B. Tanda Perbandingan

> artinya lebih dari

< artinya kurang dari

= artinya sama dengan

Contoh:

8 > 4

3 < 7

6 = 6

C. Mengurutkan Bilangan

Bilangan dapat diurutkan dari terkecil ke terbesar.

Contoh:

6, 2, 9, 4

Urutannya:

2, 4, 6, 9

Bilangan juga dapat diurutkan dari terbesar ke terkecil.

9, 6, 4, 2


Materi 2 — Komposisi dan Dekomposisi Bilangan sampai 20

A. Komposisi Bilangan

Komposisi berarti menyusun atau menggabungkan beberapa bagian menjadi satu bilangan.

Contoh:

🍎🍎 + 🍎🍎🍎

2 + 3 = 5

Jadi, bilangan 5 dapat disusun dari 2 dan 3.

Contoh lain:

6 + 4 = 10

8 + 2 = 10

10 + 5 = 15

B. Dekomposisi Bilangan

Dekomposisi berarti menguraikan satu bilangan menjadi beberapa bagian.

Contoh:

5 = 2 + 3

Artinya, 5 dapat diuraikan menjadi 2 dan 3.

Contoh lain:

10 = 6 + 4

12 = 7 + 5

15 = 10 + 5

C. Ingat!

Komposisi = menyusun

Dekomposisi = menguraikan

Contoh:

4 + 6 = 10

➡️ Komposisi: 4 dan 6 disusun menjadi 10.

➡️ Dekomposisi: 10 diuraikan menjadi 4 dan 6.

Materi 3 — Operasi Penjumlahan Bilangan 1–20

A. Pengertian Penjumlahan

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok benda menjadi satu kelompok.

Contoh:

🍎🍎🍎 + 🍎🍎

3 + 2 = 5

Jadi, jumlah apel semuanya adalah 5 apel.

B. Tanda Penjumlahan

Tanda penjumlahan:

+

Tanda sama dengan:

=

Contoh:

5 + 4 = 9

Dibaca:

Lima ditambah empat sama dengan sembilan.

C. Penjumlahan sampai 20

Contoh:

4 + 3 = 7

6 + 5 = 11

7 + 6 = 13

8 + 7 = 15

9 + 6 = 15

10 + 5 = 15

12 + 8 = 20

D. Penjumlahan dengan Benda

Jika anak kesulitan menghitung, dapat menggunakan:

🖐️ jari

🧱 balok

🥢 stik es krim

🍎 gambar benda

Benda tersebut dapat membantu kita menghitung dengan lebih mudah.

Materi 4 — Soal Cerita Penjumlahan Sederhana

A. Apa Itu Soal Cerita?

Soal cerita adalah soal matematika yang disampaikan dalam bentuk cerita sederhana.

Untuk menyelesaikannya, kita perlu:

👀 Membaca cerita

🧠 Memahami cerita

🔢 Menentukan angka

➕ Menjumlahkan

✅ Menuliskan jawaban

B. Contoh Soal Cerita

Contoh 1

Rani mempunyai 3 apel. 🍎

Ibu memberikan 2 apel lagi. 🍎🍎

Berapa jumlah apel Rani sekarang?

Kita hitung:

3 + 2 = 5

Jadi, jumlah apel Rani adalah 5 apel. 🍎🍎🍎🍎🍎


Contoh 2

Ali mempunyai 5 mobil-mobilan. 🚗

Ayah memberikan 4 mobil-mobilan lagi.

Berapa jumlah mobil-mobilan Ali sekarang?

Kita hitung:

5 + 4 = 9

Jadi, jumlah mobil-mobilan Ali adalah 9 mobil-mobilan.


Contoh 3

Siti mempunyai 6 permen. 🍬

Kakak memberikan 3 permen lagi.

Berapa jumlah permen Siti?

Kita hitung:

6 + 3 = 9

Jadi, jumlah permen Siti adalah 9 permen.

C. Langkah Mudah Menjawab Soal Cerita

Ingat langkah berikut:

BACA → CARI ANGKA → JUMLAHKAN → JAWAB

Contoh:

Budi mempunyai 4 buku. Ibu memberikan 5 buku lagi. Berapa jumlah buku Budi?

Angka yang diketahui:

4 dan 5

Operasi:

4 + 5 = 9

Jawaban:

Jadi, jumlah buku Budi adalah 9 buku. 📚

D. Kata-Kata yang Menunjukkan Penjumlahan

Jika dalam cerita terdapat kata:

➕ mendapat lagi

➕ diberi lagi

➕ membeli lagi

➕ bertambah

➕ digabungkan

Biasanya kita menggunakan penjumlahan.

3. VIDEO PEMBELAJARAN


4. ALAT PERAGA



5.POST TEST /

  • Kartu angka 1–20.

  • Stik es krim.

  • Balok.

  • Kancing atau benda konkret.

  • Gambar buah.

  • Kartu soal cerita.

  • Papan tulis dan spidol.

  • LKPD.

 LATIHAN PERSIAPAN SUMATIF

A. Membandingkan

  1. 7 .... 5

  2. 4 .... 9

  3. 8 .... 8

B. Mengurutkan

Urutkan dari yang terkecil:

10, 4, 7, 2, 6

C. Komposisi

Lengkapilah:

5 + .... = 9

7 + .... = 10

D. Dekomposisi

Lengkapilah:

8 = 5 + ....

12 = 7 + ....

E. Penjumlahan

Hitunglah:

  1. 5 + 3 = ....

  2. 6 + 7 = ....

  3. 8 + 4 = ....

  4. 9 + 6 = ....

  5. 12 + 5 = ....

F. Soal Cerita Penjumlahan

1. Rina mempunyai 4 permen. 🍬
Ibu memberikan 3 permen lagi.
Berapa jumlah permen Rina?

4 + 3 = ....

Jawab: .... permen.


2. Budi mempunyai 5 bola. ⚽
Ayah memberikan 4 bola lagi.
Berapa jumlah bola Budi?

5 + 4 = ....

Jawab: .... bola.

I. KESIMPULAN

Pada hari ini telah dilaksanakan sumatif harian matematika yang kedua.

💗 J. REFLEKSI 

Berdasarkan pembelajaran hari ini diketahui bahwa sebagian besar peserta didik telah mampu menyelesaikan soal sumatif harian matematika dengan baik. Namun ada kendala pada beberapa peserta didik yang belum lancar membaca.
Siswa yang tuntas : 24
Siswa yang tidak tuntas : 4

Tindak lanjut : Pada pertemuan  berikutnya murid yang terkendala membaca akan terus diberikan jam tambahan untuk latihan membaca.







 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS