A. IDENTITAS
1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.
2. Mata Pelajaran : Matematika
3. Hari/Tanggal : Selasa, 03 November 2026
4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I
5. Materi :
6. Pertemuan ke :
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D!
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik mampu memahami dan menyelesaikan masalah sederhana yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat memahami soal cerita pengurangan sederhana, menentukan informasi yang diketahui dan ditanyakan, menyelesaikan soal menggunakan benda konkret atau gambar, serta menuliskan kalimat matematika dan hasil pengurangan dengan tepat melalui kegiatan mengamati gambar, bermain kartu soal, dan menyelesaikan permasalahan sehari-hari.
Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
Pembelajaran dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didik, seperti menghitung sisa telur, buah, pensil, mainan, dan benda lainnya setelah beberapa benda diambil atau digunakan.
Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)
Peserta didik diajak memahami isi soal cerita dengan cermat, mengenali jumlah benda mula-mula, mengetahui jumlah benda yang diambil, dan menentukan jumlah benda yang tersisa.
Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui permainan Kartu Soal Cerita dan praktik pengurangan menggunakan benda konkret, seperti telur mainan, gambar buah, atau pensil.
D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mengenal soal cerita pengurangan sederhana.
Peserta didik mengidentifikasi jumlah benda mula-mula dalam soal cerita.
Peserta didik menentukan jumlah benda yang diambil atau berkurang.
Peserta didik menyelesaikan soal cerita menggunakan benda konkret atau gambar.
Peserta didik menuliskan kalimat matematika pengurangan dengan tepat.
Peserta didik menyelesaikan soal cerita pengurangan sederhana sampai 20 dalam kehidupan sehari-hari.
E. APERSEPSI
Guru mengulas pembelajaran sebelumnya tentang konsep pengurangan, kemudian menghubungkannya dengan soal cerita pengurangan sederhana.
Guru menunjukkan gambar atau benda konkret, seperti 5 buah apel. Guru mengambil 2 buah apel dan meminta peserta didik menghitung jumlah apel yang tersisa.
Guru mengajukan pertanyaan pemantik:
Jika kamu memiliki 5 pensil dan memberikan 2 pensil kepada teman, berapa pensil yang tersisa?
Apa yang terjadi ketika beberapa benda diambil?
Bagaimana cara mengetahui jumlah benda yang tersisa?
Simbol apa yang digunakan untuk pengurangan?
Pernahkah kamu melakukan pengurangan saat bermain atau membantu orang tua?
F. PENJELASAN SINGKAT
1. Allah Maha Pencipta dan Mengajarkan Kita untuk Bersyukur
Allah Swt. menciptakan berbagai benda dan buah-buahan yang dapat kita manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah dan menggunakan benda-benda tersebut dengan baik.
Melalui kegiatan berhitung, kita belajar menjadi anak yang teliti, jujur, dan bertanggung jawab. Kita juga belajar berbagi dengan teman serta menghargai nikmat Allah Swt.
2. PENJABARAN MATERI
Apa Itu Pengurangan?
Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian benda dari jumlah semula sehingga jumlah benda menjadi lebih sedikit.
Simbol pengurangan adalah tanda minus (−).
Contoh:
🍎 🍎 🍎 🍎 🍎
Ada 5 buah apel. Sebanyak 2 buah apel diambil.
🍎 🍎 🍎 🍎 🍎
Apel yang tersisa ada 3 buah.
Kalimat matematika:
5 − 2 = 3
Jadi, 5 dikurangi 2 sama dengan 3.
Apa Itu Soal Cerita Pengurangan?
Soal cerita pengurangan adalah soal matematika yang disajikan dalam bentuk cerita tentang suatu kejadian yang melibatkan pengurangan jumlah benda.
Cara Menyelesaikan Soal Cerita Pengurangan
Membaca soal cerita dengan cermat.
Menentukan jumlah benda mula-mula.
Menentukan jumlah benda yang diambil atau berkurang.
Menuliskan kalimat matematika pengurangan.
Menghitung hasil pengurangan.
Menuliskan jawaban sesuai dengan pertanyaan.
Contoh Soal Cerita 1: Buah Apel
Ibu memiliki 8 buah apel. Sebanyak 3 buah apel dimakan keluarga. Berapa buah apel yang tersisa?
Diketahui:
Apel mula-mula ada 8 buah.
Apel yang dimakan ada 3 buah.
Kalimat matematika:
8 − 3 = 5
Jawaban: Apel yang tersisa ada 5 buah.
Contoh Soal Cerita 2: Pensil
Rani memiliki 10 pensil. Sebanyak 4 pensil diberikan kepada adiknya. Berapa pensil Rani sekarang?
Kalimat matematika:
10 − 4 = 6
Jawaban: Pensil Rani sekarang ada 6 buah.
Contoh Soal Cerita 3: Telur
Ayah memiliki 12 butir telur. Sebanyak 5 butir telur digunakan untuk memasak. Berapa butir telur yang tersisa?
Kalimat matematika:
12 − 5 = 7
Jawaban: Telur yang tersisa ada 7 butir.
Contoh Soal Cerita 4: Mainan
Budi memiliki 15 mobil-mobilan. Sebanyak 6 mobil-mobilan disimpan di dalam kotak. Berapa mobil-mobilan yang masih berada di luar kotak?
Kalimat matematika:
15 − 6 = 9
Jawaban: Mobil-mobilan yang masih berada di luar kotak ada 9 buah.
Kata-Kata yang Menunjukkan Pengurangan
Diambil.
Diberikan.
Dimakan.
Digunakan.
Hilang.
Tersisa.
Berkurang.
Manfaat Belajar Soal Cerita Pengurangan
Membantu menyelesaikan masalah sehari-hari.
Melatih ketelitian dalam berhitung.
Membantu memahami penggunaan pengurangan.
Melatih kemampuan berpikir logis.
Membiasakan peserta didik menyelesaikan masalah secara bertahap.
. VIDEO PEMBELAJARAN
Guru menampilkan video animasi pendek tentang soal cerita pengurangan sederhana sampai 20.
Video dapat menampilkan cerita tentang buah-buahan, hewan, mainan, atau benda sehari-hari yang jumlahnya berkurang.
Peserta didik menyimak cerita, menghitung jumlah benda yang tersisa, dan menyebutkan kalimat matematika yang sesuai.
5. ALAT PERAGA
Kartu soal cerita pengurangan.
Benda konkret, seperti telur mainan, pensil, dan buah buatan.
Wadah telur dari kardus.
Gambar benda untuk berhitung.
LKPD soal cerita pengurangan.
Papan tulis dan alat tulis.
6. POSTTEST
A. Selesaikan soal cerita berikut!
Siti memiliki 7 buah jeruk. Sebanyak 3 buah jeruk dimakan. Berapa buah jeruk yang tersisa?
Kalimat matematika: ....................................
Jawaban: ....................................
Budi memiliki 9 pensil. Sebanyak 4 pensil diberikan kepada temannya. Berapa pensil Budi yang tersisa?
Kalimat matematika: ....................................
Jawaban: ....................................
Ibu membeli 12 butir telur. Sebanyak 5 butir telur digunakan untuk memasak. Berapa butir telur yang tersisa?
Kalimat matematika: ....................................
Jawaban: ....................................
Ada 15 balon. Sebanyak 6 balon pecah. Berapa balon yang masih utuh?
Kalimat matematika: ....................................
Jawaban: ....................................
Rina memiliki 18 permen. Ia memberikan 8 permen kepada adiknya. Berapa permen Rina yang tersisa?
Kalimat matematika: ....................................
Jawaban: ....................................
Kunci Jawaban:
7 − 3 = 4. Jeruk yang tersisa ada 4 buah.
9 − 4 = 5. Pensil yang tersisa ada 5 buah.
12 − 5 = 7. Telur yang tersisa ada 7 butir.
15 − 6 = 9. Balon yang masih utuh ada 9 buah.
18 − 8 = 10. Permen yang tersisa ada 10 buah.
Kesimpulan:
Soal cerita pengurangan sederhana adalah soal matematika berbentuk cerita yang melibatkan jumlah benda yang berkurang. Untuk menyelesaikannya, kita harus membaca cerita dengan cermat, menentukan jumlah benda mula-mula, mengetahui jumlah benda yang diambil, kemudian menghitung sisanya menggunakan operasi pengurangan. Pengurangan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung sisa buah, pensil, telur, dan mainan.
Refleksi:
Apa yang kamu pelajari hari ini?
Apa yang dimaksud dengan pengurangan?
Bagaimana cara menyelesaikan soal cerita pengurangan?
Benda apa saja yang dapat digunakan untuk belajar pengurangan?
Bagaimana perasaanmu ketika berhasil menyelesaikan soal cerita?
Capaian Pembelajaran: ....................................
Tindak Lanjut: ....................................
Peserta Didik Tuntas: ....................................
Peserta Didik Tidak Tuntas: ....................................
Peserta Didik Hadir: ....................................
Peserta Didik Tidak Hadir: ..............
Tidak ada komentar:
Posting Komentar