A. IDENTITAS
1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.
2. Mata Pelajaran : Matematika
3. Hari/Tanggal : Senin, 05 Oktober 2026
4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I
5. Materi :
6. Pertemuan ke :
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D!
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲
B.CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu memahami dan menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana sampai 20 melalui kegiatan membaca cerita, mengamati gambar, menghitung benda konkret, serta menuliskan kalimat matematika dengan tepat.
Peserta didik mampu menghubungkan penjumlahan dengan kegiatan sehari-hari serta menunjukkan sikap teliti, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan soal
C.TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana sampai 20 dengan tepat melalui kegiatan membaca cerita, mengamati gambar, menghitung benda, menentukan kalimat penjumlahan, dan menuliskan hasilnya.
Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik belajar memahami soal cerita dengan membaca dan memperhatikan informasi yang terdapat di dalam soal.
Peserta didik mengamati:
✏️ Siapa yang ada dalam cerita.
✏️ Benda apa yang terdapat dalam cerita.
✏️ Berapa jumlah benda mula-mula.
✏️ Berapa jumlah benda yang ditambahkan.
✏️ Berapa jumlah seluruh benda.
Contoh:
Ani mempunyai 3 apel. Ibu memberikan 2 apel lagi.
3 + 2 = 5 Jadi, Ani mempunyai 5 apel. Peserta didik belajar membaca soal dengan teliti agar dapat mengetahui apa yang ditanyakan dan menemukan jawaban yang benar. Meaningful (Bermakna) Peserta didik memahami bahwa soal cerita penjumlahan dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya: Menghitung jumlah buah yang dimiliki. Menghitung jumlah pensil dan buku. Menghitung jumlah mainan. Menghitung jumlah bunga di taman. Menghitung jumlah teman yang sedang bermain. Contoh: Budi mempunyai 4 pensil. Ayah membelikan 3 pensil lagi. Berapa jumlah pensil Budi sekarang? Kalimat matematika: 4 + 3 = 7 Jadi, jumlah pensil Budi sekarang adalah 7 pensil. Peserta didik memahami bahwa penjumlahan membantu kita menghitung benda dalam kehidupan sehari-hari. Joyful (Menyenangkan) Peserta didik belajar menyelesaikan soal cerita melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti: Bermain "Dengarkan dan Hitung". Bermain kartu soal cerita. Mengamati gambar buah dan mainan. Bermain "Berapa Semuanya?" Menggunakan benda konkret untuk berhitung. Menggambar benda sesuai soal cerita. Menjawab teka-teki penjumlahan sederhana. D.ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) Memahami makna penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok benda. Mengenal soal cerita penjumlahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Mengidentifikasi informasi yang diketahui dalam soal cerita. Menentukan jumlah benda pertama dan benda yang ditambahkan. Memahami pertanyaan yang terdapat dalam soal cerita. Menggunakan benda konkret untuk menyelesaikan soal cerita. Menggunakan gambar untuk membantu menghitung penjumlahan. Menentukan kalimat matematika berdasarkan soal cerita. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan sampai 10. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan sampai 20. Menuliskan jawaban sesuai dengan pertanyaan dalam soal cerita. Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan soal.
E. APERSEPSIAnak-anak, siapa yang suka makan buah apel? 🍎
Coba perhatikan cerita berikut.
Siti mempunyai 3 apel. Kemudian, ibu memberikan 2 apel lagi.
Ada 3 apel, lalu ditambah 2 apel.
3 + 2 = 5
Sekarang, mari kita hitung bersama-sama.
Satu, dua, tiga, empat, lima.
Jadi, jumlah apel Siti sekarang adalah 5 apel.
Anak-anak, tadi kita sudah mendengarkan sebuah cerita dan menghitung jumlah apel.
Hari ini kita akan belajar tentang soal cerita penjumlahan sederhana.
Kita akan belajar membaca cerita, menghitung benda, dan menemukan jawaban dari soal cerita.
F. PENJELASAN SINGKAT
1.KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT
Sholeh dan sholehah, Allah SWT menciptakan alam semesta beserta isinya. Allah juga memberikan kita mata untuk melihat, tangan untuk memegang benda, dan akal untuk berpikir.
Dengan semua karunia tersebut, kita dapat belajar berhitung dan menyelesaikan soal cerita penjumlahan.
Misalnya, kita melihat 3 bunga di taman dan 2 bunga di halaman.
+
3 + 2 = 5
Ada 5 bunga seluruhnya.
Kita belajar menghitung dengan teliti dan bersyukur atas ciptaan Allah SWT.
2. PENJABARAN MATERI
1. Mengenal Soal Cerita Penjumlahan Soal cerita penjumlahan adalah soal matematika yang disajikan dalam bentuk cerita dan diselesaikan dengan cara menjumlahkan. Contoh: Rina mempunyai 2 pensil. Ibu memberikan 3 pensil lagi. Berapa jumlah pensil Rina sekarang? 2 + 3 = 5 Jadi, Rina mempunyai 5 pensil
2. Mengenal Kata-Kata dalam Soal Cerita
Dalam soal cerita penjumlahan, terdapat beberapa kata yang dapat membantu kita memahami cerita, misalnya:
Ditambah lagi.
Mendapatkan lagi.
Membeli lagi.
Diberi lagi.
Bertambah.
Kata-kata tersebut dapat menunjukkan bahwa jumlah benda bertambah. Namun, kita tetap harus membaca seluruh cerita agar tidak salah menghitung.
Contoh:
Dodi memiliki 4 kelereng. Ia mendapatkan 2 kelereng lagi.
Kalimat matematika:
4 + 2 = 6
Jadi, Dodi mempunyai 6 kelereng.
3. Langkah-Langkah Menyelesaikan Soal Cerita
1
Baca soal cerita.
Bacalah soal dengan teliti agar memahami isi cerita.
2
Perhatikan jumlah benda.
Tentukan jumlah benda pertama dan jumlah benda yang ditambahkan.
3
Buat kalimat matematika.
Tuliskan angka dan tanda penjumlahan (+).
4
Hitung hasilnya.
Gunakan jari, gambar, atau benda konkret untuk membantu menghitung.
5
Tuliskan jawaban.
Tuliskan hasil penjumlahan sesuai dengan pertanyaan.
4. Menyelesaikan Soal Cerita Menggunakan Gambar
Contoh:
Ada 3 kupu-kupu di taman. Kemudian, datang 4 kupu-kupu lagi. Berapa jumlah kupu-kupu sekarang?
3 + 4 = 7
Jadi, ada 7 kupu-kupu.
5. Soal Cerita Penjumlahan sampai 20
Soal cerita penjumlahan dapat menggunakan bilangan sampai 20.
Contoh 1:
Ayah membeli 8 buah mangga. Ibu membeli 5 buah mangga lagi. Berapa jumlah mangga seluruhnya?
8 + 5 = 13
Jadi, jumlah mangga seluruhnya adalah 13 buah.
Contoh 2:
Di kelas terdapat 10 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Berapa jumlah seluruh anak?
10 + 7 = 17
Jadi, jumlah seluruh anak adalah 17 anak.
Contoh 3:
Taman sekolah memiliki 9 bunga mawar dan 8 bunga melati. Berapa jumlah bunga seluruhnya?
9 + 8 = 17
Jadi, jumlah bunga seluruhnya adalah 17 bunga.
Peserta didik dapat menggunakan jari, gambar, atau benda konkret untuk membantu menyelesaikan soal cerita.
3. VIDEO PEMBELAJARAN
4. ALAT PERAGA
Kartu soal cerita penjumlahan.
Kartu angka 1–20.
Benda konkret seperti pensil, stik es krim, atau balok.
Gambar buah, hewan, dan mainan.
Papan tulis dan spidol.
LKPD.
5. POST TEST
LKPD :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar