Senin, 14 September 2026-1D-B.Indonesia

Minggu, 13 September 2026

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

3. Hari/Tanggal     : Senin, 14 September 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : membaca dan menyalin suku kata.

6. Pertemuan ke     : 1

 Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menunjukkan kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan orang dewasa.

Peserta didik mampu melakukan kegiatan menulis permulaan dengan benar melalui kegiatan menulis huruf, khususnya huruf vokal, di atas kertas dan/atau melalui media digital.

C. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Mengenali suku kata ba, bi, bu, be, bo.

  2. Membaca suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan tepat.

  3. Menyalin suku kata dengan rapi dan benar.

  4. Menggabungkan suku kata menjadi kata sederhana.

Mindful

Peserta didik mampu memusatkan perhatian dan mengamati bentuk huruf dengan teliti, kemudian membaca dan menyalin suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan tepat.

Meaningful

Peserta didik mampu menghubungkan suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan kata-kata yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti baju, bibir, buku, bebek, dan bola.

Joyful

Peserta didik mampu belajar membaca dan menulis melalui kegiatan membaca bersama, menirukan bunyi suku kata, mencocokkan suku kata dengan kata, serta latihan menulis dengan menyenangkan dan percaya diri.


D. Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik mampu mengenal huruf konsonan b dan huruf vokal a, i, u, e, o.

  2. Peserta didik mampu menggabungkan huruf b dengan huruf vokal menjadi suku kata ba, bi, bu, be, bo.

  3. Peserta didik mampu membaca suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan tepat.

  4. Peserta didik mampu menyalin suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan rapi.

  5. Peserta didik mampu menggabungkan suku kata menjadi kata sederhana.

E. Apersepsi

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar huruf vokal & konsonan. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi yang tidak kalah menarik, yaitu membaca dan menyalin suku kata.

“Anak-anak, siapa yang tahu huruf apa ini?”

b

“Kalau huruf b bertemu dengan huruf a, menjadi apa?”

b + a = ba

“Kalau b bertemu i?”

b + i = bi

Hari ini kita akan belajar membaca dan menyalin:

ba – bi – bu – be – bo

Kita akan belajar dengan teliti, sabar, percaya diri, dan penuh semangat.

“Anak-anak, siap belajar membaca?” 🌟

“Allah memberikan kita mata, telinga, dan kemampuan untuk belajar. Yuk, kita gunakan dengan baik untuk membaca dan belajar.”

F. Pembahasan Singkat 
1. Ayat Al-Qur'an

 

QS. Al-‘Alaq Ayat 1

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”

(QS. Al-‘Alaq: 1)

Anak-anak, Allah SWT mengajarkan kita untuk membaca.

Membaca adalah kegiatan yang baik dan bermanfaat. Karena itu, kita harus rajin berlatih membaca dengan sabar dan sungguh-sungguh.

Hari ini kita akan belajar membaca suku kata ba, bi, bu, be, bo.

2. Penjabaran Materi 

Materi

🌟 A. Apa Itu Suku Kata?

Anak-anak...

Suku kata adalah bagian dari sebuah kata yang dapat kita ucapkan dalam satu ketukan suara.

Contohnya:

ba – ju

Kata baju terdiri dari dua suku kata, yaitu:

ba + ju = baju

Hari ini kita akan belajar suku kata yang dimulai dengan huruf b.


🔤 B. Mengenal Huruf B dan Huruf Vokal

Perhatikan huruf berikut!

b

Huruf b adalah huruf konsonan.

Kita juga memiliki huruf vokal:

a – i – u – e – o

Jika huruf b digabungkan dengan huruf vokal, terbentuklah suku kata.

Perhatikan!

b + a = ba

b + i = bi

b + u = bu

b + e = be

b + o = bo

Hebat! 🌟

Sekarang kita sudah memiliki lima suku kata:

ba – bi – bu – be – bo


📖 C. Ayo Membaca Suku Kata

Mari kita baca bersama-sama.

ba

ba – ba – ba

bi

bi – bi – bi

bu

bu – bu – bu

be

be – be – be

bo

bo – bo – bo

Anak-anak dapat membaca secara perlahan dan mengikuti contoh dari guru.


🗣️ D. Ayo Membaca Bersama

Sekarang baca dengan suara yang jelas.

ba – bi – bu – be – bo

bo – be – bu – bi – ba

ba – bu – bi – bo – be

bi – be – bo – ba – bu

Anak-anak, bacalah dengan perlahan dan tepat.

Tidak perlu terburu-buru. 😊


✏️ E. Ayo Menyalin Suku Kata

Sekarang mari kita berlatih menulis.

Salinlah dengan rapi!

ba ba ba

bi bi bi

bu bu bu

be be be

bo bo bo

Ingat!

🌟 Pegang pensil dengan benar.

🌟 Tulislah mengikuti contoh.

🌟 Tulislah dengan rapi.

🌟 Jangan terburu-buru.


🧩 F. Ayo Gabungkan Menjadi Kata

Suku kata dapat kita gabungkan menjadi sebuah kata.

Perhatikan contoh berikut!

1. ba + ju = baju 👕

2. bi + bir = bibir 👄

3. bu + ku = buku 📖

4. be + bek = bebek 🦆

5. bo + la = bola ⚽

Sekarang coba baca!

ba – ju → baju

bi – bir → bibir

bu – ku → buku

be – bek → bebek

bo – la → bola

Hebat sekali! 🌟


🔎 G. Ayo Berlatih Membaca

Coba baca kata berikut!

baju

bibir

buku

bebek

bola

Sekarang kita pisahkan suku katanya:

ba – ju

bi – bir

bu – ku

be – bek

bo – la

Setelah itu, gabungkan kembali menjadi kata.


🏠 H. Membaca dalam Kehidupan Sehari-hari

Kita dapat menemukan kata-kata tersebut di sekitar kita.

👕 baju

📖 buku

bola

🦆 bebek

Saat melihat benda-benda tersebut, cobalah membaca namanya.

Dengan rajin berlatih, membaca akan menjadi semakin lancar.

3. Video Pembelajaran

 Simaklah video berikut !

Mari kita simak video pembelajaran tentang membaca permulaan dan suku kata ba, bi, bu, be, bo.

4. Media Pembelajaran

    • Kartu huruf

    • Kartu suku kata

    • Kartu kata

    • Gambar

    • Buku Bahasa Indonesia

    • Papan tulis

    • Pensil

    • Video pembelajaran

    • Laptop

    • Buku Bahasa Indonesia


5. Post Test/Tugas

 

Ayo Berlatih!

1. Bacalah suku kata berikut!

ba – bi – bu – be – bo

2. Salinlah dengan rapi!

ba = __________

bi = __________

bu = __________

be = __________

bo = __________

3. Gabungkan suku kata berikut!

ba + ju = __________

bu + ku = __________

bo + la = __________

be + bek = __________

4. Bacalah kata berikut!

baju

buku

bola

bebek



G. Kesimpulan/Refleksi

1. Kesimpulan :Hari ini kita belajar bahwa:
  • Huruf b adalah huruf konsonan.

  • Huruf a, i, u, e, o adalah huruf vokal.

  • Huruf b dapat digabungkan dengan huruf vokal.

  • b + a = ba

  • b + i = bi

  • b + u = bu

  • b + e = be

  • b + o = bo

  • Kita dapat membaca ba, bi, bu, be, bo.

  • Suku kata dapat digabungkan menjadi kata sederhana.

  • Kita harus membaca dengan tepat dan menulis dengan rapi.

2. Refleksi      : Berdasarkan pembelajaran hari ini diketahui bahwa seluruh peserta didik telah mengetahui suku kata yang terbentuk dari huruf konsonan dan vokal.

3. Capaian Tujuan Pembelajaran :

Jumlah peserta didik tuntas 26

Jumlah peserta didik belum tuntas 3

 



Senin, 14 September 2026-1D-Matematika

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Matematika

3. Hari/Tanggal     : Senin, 14 September 2026

4. Fase/Kelas         : Fase A / Kelas I

5. Materi                : Komposisi & dekomposisi bilangan

6. Pertemuan ke   : 1

Semangat pagi, anak-anak henat Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

B. Capaian Pembelajaran (CP)

Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

C. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menyusun dan menguraikan bilangan sampai 20 dengan menggunakan benda konkret, gambar, dan angka secara tepat.

Mindful

Peserta didik mampu memusatkan perhatian dan mengamati dengan teliti jumlah benda yang tersedia, kemudian menyusun serta menguraikan bilangan sampai 20 dengan menggunakan benda konkret, gambar, dan angka secara tepat.


Meaningful

Peserta didik mampu menghubungkan konsep bilangan sampai 20 dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah pensil, mainan, buah, atau benda di sekitar, lalu menyusun dan menguraikannya menggunakan benda konkret, gambar, dan angka.


Joyful

Peserta didik mampu belajar bilangan sampai 20 melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti bermain menghitung benda, mencocokkan gambar dengan angka, dan menyusun bilangan secara berkelompok sehingga dapat menguraikan bilangan sampai 20 dengan tepat dan percaya diri.

D. Alur Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik mampu mengenal dan menyebutkan bilangan 1–20 melalui benda konkret dan gambar dengan benar.

2 Peserta didik mampu menghitung dan mencocokkan banyak benda dengan lambang bilangan 1–20 secara tepat.

3 Peserta didik mampu menyusun bilangan 1–20 secara berurutan menggunakan benda konkret, gambar, dan angka.

4 Peserta didik mampu menguraikan bilangan sampai 20 menjadi beberapa bagian menggunakan benda konkret dan gambar.

5 Peserta didik mampu menyusun dan menguraikan bilangan sampai 20 menggunakan benda konkret, gambar, dan angka secara tepat dalam situasi sederhana sehari-hari

E. Apersepsi

Pada pembelajaran sebelumnya, kitaelajar memgurutkan bilangan dari yang terkecil dan yang terbesar. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Matematika dengan materi yang tidak kalah menarik, yaitu komposisi atau menyusun & dekomposisi atau mengurai bilangan.

“Anak-anak, coba hitung ada berapa pensil di meja Ibu?”
“Kalau Ibu tambahkan 2 pensil lagi, sekarang ada berapa?”
“Bagaimana ya cara kita menyusun jumlah benda ini dengan angka?”

“Hari ini kita akan belajar menyusun dan menguraikan bilangan sampai 20 menggunakan benda, gambar, dan angka. Kita akan menghitung sambil bermain. Siap belajar, anak-anak?”

“Allah menyukai sesuatu yang teratur. Karena itu, kita juga belajar menghitung dan menyusun bilangan dengan teliti dan teratur.”

F. Pembahasan Singkat

1. Ayat Al Qur'an 

QS. Al-Fajr: 3

وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ

“Demi yang genap dan yang ganjil.”

(QS. Al-Fajr: 3)

“Anak-anak, Allah menciptakan segala sesuatu dengan teratur. Ada bilangan yang genap dan ada bilangan yang ganjil. Hari ini kita belajar mengenal, menyusun, dan menguraikan bilangan sampai 20 dengan teliti. Yuk, kita belajar sambil menghitung benda di sekitar kita!”

2. Penjabaran Materi

🌟 A. Apa Itu Komposisi Bilangan?

Anak-anak...

Komposisi bilangan adalah kegiatan menggabungkan atau menyusun beberapa bilangan menjadi satu bilangan.

Perhatikan contoh berikut!

🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎

3 + 2 = 5

Tiga apel digabungkan dengan dua apel.

Jumlah semuanya menjadi 5 apel.

Jadi:

3 + 2 = 5

Kita telah menyusun 3 dan 2 menjadi 5.


🧸 B. Komposisi Menggunakan Benda Konkret

Kita dapat menggunakan benda yang ada di sekitar kita untuk memahami komposisi.

Contohnya menggunakan pensil. ✏️

Kelompok pertama:

✏️✏️✏️✏️ = 4 pensil

Kelompok kedua:

✏️✏️✏️ = 3 pensil

Jika digabungkan:

✏️✏️✏️✏️ + ✏️✏️✏️

Maka jumlahnya:

4 + 3 = 7

Jadi, 4 dan 3 disusun menjadi 7.

4 + 3 = 7


🔢 C. Contoh Komposisi Bilangan sampai 20

Perhatikan beberapa contoh berikut!

5 + 5 = 10

Artinya:

5 dan 5 disusun menjadi 10.


7 + 3 = 10

Artinya:

7 dan 3 disusun menjadi 10.


10 + 5 = 15

Artinya:

10 dan 5 disusun menjadi 15.


12 + 8 = 20

Artinya:

12 dan 8 disusun menjadi 20.

Jadi, satu bilangan dapat dibentuk dari beberapa bilangan.


🌟 D. Apa Itu Dekomposisi Bilangan?

Sekarang kita belajar dekomposisi.

Dekomposisi bilangan adalah kegiatan menguraikan satu bilangan menjadi beberapa bagian.

Perhatikan contoh berikut!

Ada 8 bola. ⚽

⚽⚽⚽⚽⚽ + ⚽⚽⚽

Kita dapat menguraikan 8 menjadi:

5 + 3

Jadi:

8 = 5 + 3

Artinya, bilangan 8 diuraikan menjadi 5 dan 3.


E. Dekomposisi Menggunakan Benda Konkret

Perhatikan 10 buah apel. 🍎

🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎

Kita dapat membaginya menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama:

🍎🍎🍎🍎🍎🍎 = 6

Kelompok kedua:

🍎🍎🍎🍎 = 4

Jadi:

10 = 6 + 4

Artinya, 10 dapat diuraikan menjadi 6 dan 4.


🔢 F. Contoh Dekomposisi Bilangan sampai 20

Perhatikan contoh berikut!

Bilangan 7

7 = 4 + 3

atau

7 = 5 + 2


Bilangan 10

10 = 6 + 4

atau

10 = 7 + 3


Bilangan 15

15 = 10 + 5

atau

15 = 8 + 7


Bilangan 20

20 = 10 + 10

atau

20 = 12 + 8

Jadi, satu bilangan dapat diuraikan dengan beberapa cara.


🔄 G. Hubungan Komposisi dan Dekomposisi

Komposisi dan dekomposisi merupakan kegiatan yang saling berhubungan.

Perhatikan:

Komposisi

6 + 4 = 10

Kita menggabungkan 6 dan 4 menjadi 10.

Dekomposisi

10 = 6 + 4

Kita menguraikan 10 menjadi 6 dan 4.

Jadi:

6 + 4 = 10

dan

10 = 6 + 4

⭐ Keduanya menunjukkan hubungan yang sama.


🏠 H. Komposisi dan Dekomposisi dalam Kehidupan Sehari-hari

Kita dapat menemukan komposisi dan dekomposisi dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya, Ibu mempunyai 10 buah jeruk. 🍊

Sebanyak 6 jeruk diletakkan di meja dan 4 jeruk dimasukkan ke dalam keranjang.

Jadi:

6 + 4 = 10

atau

10 = 6 + 4

Contoh lainnya:

Di dalam kotak terdapat 8 pensil. ✏️

5 pensil berwarna biru dan 3 pensil berwarna merah.

Jadi:

5 + 3 = 8

Kita dapat melihat bahwa bilangan dapat disusun dan diuraikan dalam kehidupan sehari-hari.




3. Video Pembelajaran

Mari kita simak video berikut! 



4. Media Pembelajaran

  • Kartu angka 1–20

  • Pensil

  • Benda di sekitar

  • Papan tulis

  • Buku Matematika

  • Post Test

5. Post Test/Tugas

Ayo Berlatih No. 1-4

Kerjakanlah soal di buku Cetak Matematika Halaman 27-29


G. Kesimpulan/Refleksi
1. Kesimpulan : Komposisi adalah menyusun bilangan, dekomposisi adalah mengurai bilangan.

2. Refleksi      : Berdasarkan pembelajaran hari ini seluruh peserta didik telah mampu mengetahui komposisi & dekomposisi bilangan. Namun untuk dekomposisi beberapa peserta didik masih kesulitan dalam menentukan bilangan yang tepat.

3. Capaian Tujuan Pembelajaran :

Jumlah peserta didik tuntas 25

Jumlah peserta didik belum tuntas 4



 

Jumat, 11 September 2026-1D-Adab

Kamis, 10 September 2026

   

 A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Adab

3. Hari/Tanggal : Jumat, 11 September 2026

4. Fase/Kelas : Fase A / Kelas I

5. Materi : 

6. Pertemuan Ke : 3

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mengenal aturan di lingkungan keluarga serta menunjukkan sikap mematuhi aturan dan menghargai anggota keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

C. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat mengenal pentingnya menghormati orang tua, menyebutkan contoh sikap hormat kepada orang tua, serta menunjukkan perilaku santun dan patuh kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

Mindful (Berkesadaran):
Peserta didik menyadari bahwa orang tua telah merawat, menyayangi, dan membantu mereka setiap hari. Peserta didik belajar memperhatikan cara berbicara dan bersikap kepada orang tua.

Meaningful (Bermakna):
Peserta didik dapat menghubungkan sikap menghormati orang tua dengan kehidupan sehari-hari, seperti berbicara dengan sopan, mendengarkan nasihat, membantu orang tua, dan meminta izin.

Joyful (Menyenangkan):
Peserta didik belajar melalui cerita, gambar, tanya jawab, bermain peran, dan permainan sederhana tentang contoh sikap menghormati orang tua.


D. Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal arti menghormati orang tua.

  2. Mengetahui pentingnya menghormati orang tua.

  3. Menyebutkan contoh sikap menghormati orang tua.

  4. Mengenal cara berbicara yang sopan kepada orang tua.

  5. Menunjukkan sikap patuh terhadap nasihat orang tua.

  6. Menunjukkan sikap membantu orang tua di rumah.

  7. Membiasakan mengucapkan kata tolong, maaf, dan terima kasih kepada orang tua.

  8. Menunjukkan sikap sayang dan santun kepada orang tua.


E. Apersepsi

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar tentang nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran dengan materi yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, yaitu pentingnya menghormati orang tua. 👨‍👩‍👧‍👦

Anak-anak hebat, siapa yang setiap hari merawat kalian?

Ya, ayah dan ibu.

Ayah dan ibu menyayangi, merawat, menjaga, dan memenuhi kebutuhan kita. Oleh karena itu, kita harus menyayangi dan menghormati orang tua.

Anak-anak...

Pernahkah ibu meminta kalian merapikan mainan?

Apa yang sebaiknya kalian lakukan?

Ya, kita sebaiknya mendengarkan dan melaksanakan nasihat orang tua.

Bagaimana cara berbicara kepada ayah dan ibu?

Kita harus berbicara dengan sopan, lembut, dan santun.

Hari ini kita akan belajar bagaimana cara menghormati orang tua di rumah. 🏠❤️

F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an

Anak-anak, Allah SWT mengajarkan kita untuk berbuat baik kepada orang tua.

QS. Al-Isra' ayat 23

وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

Artinya:

“Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapak.”

Allah SWT mengajarkan kita untuk berbuat baik kepada ayah dan ibu.

Menghormati orang tua merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas kasih sayang dan kebaikan yang diberikan melalui orang tua.


2. Penjabaran Materi

🌷 A. Apa Arti Menghormati Orang Tua?

Menghormati orang tua adalah bersikap sopan, santun, menyayangi, dan menghargai ayah dan ibu.

Kita dapat menghormati orang tua melalui hal-hal sederhana setiap hari.

Contohnya:

  • 👂 Mendengarkan ketika orang tua berbicara.

  • 🗣️ Berbicara dengan sopan.

  • 🙏 Meminta izin sebelum melakukan sesuatu.

  • ❤️ Menyayangi ayah dan ibu.

  • 🧹 Membantu pekerjaan sederhana di rumah.

  • 😊 Mengucapkan terima kasih.

  • 🤲 Mendoakan orang tua.


👨‍👩‍👧 B. Mengapa Kita Harus Menghormati Orang Tua?

Kita harus menghormati orang tua karena:

  1. Orang tua menyayangi kita.

  2. Orang tua merawat dan menjaga kita.

  3. Orang tua memenuhi kebutuhan kita.

  4. Orang tua mengajarkan kita menjadi anak yang baik.

  5. Menghormati orang tua merupakan perbuatan yang baik dan disukai Allah SWT.


🏠 C. Contoh Menghormati Orang Tua di Rumah

1. Berbicara dengan Sopan

Saat berbicara kepada ayah dan ibu, gunakan kata-kata yang baik.

Contoh:

“Ibu, bolehkah saya bermain?”

Bukan:

“Aku mau main!”

2. Mendengarkan Nasihat Orang Tua

Ketika ayah atau ibu memberikan nasihat, kita sebaiknya mendengarkan dengan baik.

Contoh:

Ibu berkata:

“Nak, setelah bermain, rapikan mainannya.”

Kita menjawab:

“Baik, Bu.”


3. Membantu Orang Tua

Kita dapat membantu orang tua dengan pekerjaan sederhana.

Contohnya:

  • 🧸 Merapikan mainan.

  • 👟 Merapikan sepatu.

  • 📚 Merapikan buku.

  • 🧹 Membantu menyapu.

  • 🍽️ Membawa piring setelah makan.


4. Mengucapkan Tolong, Maaf, dan Terima Kasih

Kita menggunakan kata-kata yang baik kepada orang tua.

Tolong → ketika meminta bantuan.

Maaf → ketika melakukan kesalahan.

Terima kasih → ketika mendapatkan bantuan.

Contoh:

“Ibu, tolong ambilkan buku.”

“Maaf, Ayah.”

“Terima kasih, Ibu.”


🌟 D. Sikap yang Tidak Menghormati Orang Tua

Anak yang baik menghindari sikap seperti:

❌ Berbicara kasar kepada orang tua.
❌ Membentak ayah atau ibu.
❌ Tidak mau mendengarkan nasihat.
❌ Berkata tidak sopan.
❌ Sengaja membuat orang tua sedih.
❌ Melawan ketika dinasihati.

Jika melakukan kesalahan kepada orang tua, kita harus segera meminta maaf.


💖 E. Contoh Sikap Hormat kepada Orang Tua

SikapContoh
SopanBerbicara dengan lembut
PatuhMelaksanakan nasihat yang baik
PeduliMembantu orang tua
SayangMenjaga perasaan orang tua
Bertanggung jawabMerapikan barang sendiri
BersyukurMengucapkan terima kasih

🎭 F. Ayo Bermain Peran!

Mari kita bermain peran.

Situasi 1

Ibu meminta kamu merapikan mainan.

Apa yang kamu lakukan?

👉 “Baik, Bu. Saya akan merapikannya.”

Situasi 2

Kamu ingin bermain di luar rumah.

Apa yang kamu lakukan?

👉 Meminta izin kepada orang tua.

Situasi 3

Kamu tidak sengaja menjatuhkan gelas milik ibu.

Apa yang kamu katakan?

👉 “Maaf, Bu.”

Situasi 4

Ayah membantu mengambilkan buku.

Apa yang kamu katakan?

👉 “Terima kasih, Ayah.”

🌈 G. Kebiasaan Baik di Rumah

Mari kita biasakan:

🤲 Berdoa untuk orang tua.
😊 Menyapa orang tua dengan ramah.
🗣️ Berbicara dengan sopan.
👂 Mendengarkan nasihat.
🧹 Membantu pekerjaan sederhana.
🧸 Merapikan barang sendiri.
🙏 Mengucapkan tolong, maaf, dan terima kasih.

Anak shalih dan shalihah selalu berusaha menghormati orang tua.


3. Video Pembelajaran

Simaklah video pembelajaran tentang menghormati orang tua


4. Media Pembelajaran

  • Video pembelajaran tentang menghormati orang tua

  • Speaker/Laptop



5. Post Test/Tugas

Ayo Mengingat!

Jawablah pertanyaan berikut secara lisan atau tertulis.

  1. Siapa yang harus kita hormati di rumah?

  2. Bagaimana cara berbicara kepada orang tua?

  3. Apa yang kita ucapkan ketika melakukan kesalahan?

  4. Apa yang kita ucapkan ketika mendapatkan bantuan?

  5. Sebutkan satu contoh membantu orang tua!

Tugas Pembiasaan

Hari ini, lakukan satu kebaikan untuk ayah atau ibu di rumah.

Contoh:

  • Merapikan mainan.

  • Merapikan tempat tidur.

  • Membantu menyapu.

  • Mengucapkan terima kasih.

  • Mendoakan orang tua.


G. KESIMPULAN/REFLEKSI

1. Kesimpulan :

Menghormati orang tua dapat dilakukan dengan berbicara sopan, mendengarkan nasihat, membantu, menyayangi, meminta izin, serta mengucapkan tolong, maaf, dan terima kasih.

2. Refleksi :

Hari ini saya belajar bahwa saya harus menyayangi & menghormati orang tua.

3. Capaian Tujuan Pembelajaran :

Jumlah peserta didik tuntas: _________27

Jumlah peserta didik belum tuntas: _________2

Tindak lanjut: Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran diberikan bimbingan dan latihan melalui contoh kegiatan menghormati orang tua dalam kehidupan sehari-hari.




 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS