Selasa, 29 September 2026-B.I-1D

Senin, 28 September 2026

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : B.Indonesia

3. Hari/Tanggal     : Selasa, 29 September 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Mengamati dan memperbaiki hasil tulisan sendiri dan teman

6. Pertemuan ke     : 9

B.CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengamati, mengenali, dan memperbaiki hasil tulisan sederhana sendiri dan teman. Peserta didik mampu memperhatikan bentuk huruf, urutan huruf, suku kata, kata sederhana, kerapian, serta kelengkapan tulisan melalui kegiatan mengamati, mencocokkan, menemukan kesalahan, memperbaiki, dan menulis kembali dengan benar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengamati dan memperbaiki hasil tulisan sendiri dan teman dengan tepat melalui kegiatan melihat, membandingkan, menemukan kesalahan sederhana, memberikan saran dengan sopan, dan menulis kembali tulisan yang benar dan rapi.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik belajar mengamati tulisan dengan teliti dan tidak terburu-buru.

Peserta didik memperhatikan:

✏️ Bentuk huruf.

✏️ Urutan huruf.

✏️ Kelengkapan huruf.

✏️ Susunan suku kata.

✏️ Penulisan kata.

✏️ Kerapian tulisan.


Contoh:

Tulisan:

❌ BOKO

Peserta didik mengamati dan membandingkan dengan kata yang benar:

✅ BUKU

Peserta didik belajar menemukan kesalahan tanpa mengejek tulisan teman.

🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa memeriksa tulisan membantu kita menghasilkan tulisan yang benar, jelas, dan mudah dibaca.

Peserta didik dapat menghubungkan kegiatan dengan kehidupan sehari-hari, seperti:

Memeriksa nama sendiri.

Memeriksa tugas sebelum dikumpulkan.

Memeriksa huruf yang ditulis.

Membantu teman menemukan kesalahan.

Memperbaiki tulisan yang belum tepat.

Menulis kembali dengan rapi.

Peserta didik juga belajar bahwa ketika melihat kesalahan teman, kita harus membantu dengan bahasa yang baik dan sopan.

🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

Bermain “Temukan Kesalahannya”.

Menulis kembali kata yang benar.

Memberikan apresiasi kepada tulisan teman.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Mengenal tulisan yang benar dan rapi.

Mengamati bentuk huruf pada tulisan sendiri.

Memeriksa urutan huruf dalam tulisan.

Menemukan huruf yang kurang atau tertukar.

Memeriksa penulisan suku kata sederhana.

Memeriksa penulisan kata sederhana.

Mengamati kerapian tulisan sendiri.

Menemukan kesalahan sederhana pada tulisan sendiri.

Memperbaiki tulisan sendiri.

Mengamati hasil tulisan teman.

Menemukan kesalahan sederhana pada tulisan teman.

Memberikan saran perbaikan dengan bahasa yang sopan.

Membantu teman memperbaiki tulisan.

Menulis kembali tulisan dengan benar dan rapi.

Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, saling membantu, dan menghargai hasil tulisan sendiri dan teman.

E.APERSEPSI

Anak-anak, setiap hari kita belajar membaca dan menulis. Saat menulis, terkadang kita bisa salah menulis huruf, kurang huruf, atau menulis kata dengan urutan yang belum tepat. Karena itu, kita perlu belajar memeriksa dan memperbaiki tulisan dengan teliti. 

Kita juga akan belajar melihat tulisan teman dengan baik. Jika ada tulisan yang belum tepat, kita harus membantu dengan sopan dan tidak mengejek.

Hari ini kita akan belajar menjadi “Detektif Tulisan”. 

Kita akan mengamati tulisan sendiri dan tulisan teman, menemukan kesalahan sederhana, memperbaikinya, dan menulis kembali dengan rapi. Mari kita belajar dengan teliti, tenang, sopan, dan penuh semangat. 

Anak-anak, coba perhatikan tulisan berikut:

BUDI

Sekarang perhatikan tulisan ini:

BUDl

Apakah kedua tulisan tersebut sama?

Coba perhatikan dengan teliti.

Ada bagian yang berbeda.

Hari ini kita akan belajar menjadi “Detektif Tulisan”. 🔎✏️

Kita akan mengamati tulisan sendiri dan tulisan teman.

Jika menemukan kesalahan, kita akan memperbaikinya dengan baik.

Guru bertanya:

“Apakah kita boleh menertawakan tulisan teman?”

Tidak.

“Bagaimana jika tulisan teman masih salah?”

Kita membantu dengan sopan.

Hari ini kita akan belajar:

Mengamati Hasil Tulisan Sendiri

Mengamati dan Memperbaiki Hasil Tulisan Teman

F.PENJELASAN SINGKAT

1. KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

 Sholih dan sholehah, Allah SWT memberikan kita mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, tangan untuk menulis, dan akal untuk berpikir.

Kita dapat menggunakan semua kemampuan tersebut untuk belajar.

Saat mengamati tulisan, kita belajar menjadi anak yang teliti.

Saat menemukan kesalahan, kita belajar untuk memperbaikinya.

Saat membantu teman, kita belajar untuk peduli dan menyayangi.

Jika tulisan kita belum benar, kita tidak perlu malu.

Kita dapat:

Periksa → Temukan → Perbaiki → Coba lagi.

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT dengan mengucapkan:

Alhamdulillah. 

 2. PENJABARAN MATERI

 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengamati Tulisan Sendiri

Setelah menulis, kita perlu melihat kembali tulisan kita.

Perhatikan:

🌷 Apakah bentuk huruf sudah benar?

🌷 Apakah semua huruf sudah lengkap?

🌷 Apakah urutannya benar?

🌷 Apakah tulisannya mudah dibaca?

🌷 Apakah tulisan sudah cukup rapi?


Contoh:

Tulisan:

BUDI

Periksa:

B – U – D – I

Semua huruf sudah lengkap dan urut.

✅ Tulisan sudah benar.

💗 2. Menemukan Kesalahan pada Tulisan Sendiri

Kadang-kadang kita dapat melakukan kesalahan saat menulis.

Contoh:

❌ BOKU

Jika tulisan yang dibuat adalah:

❌ BOKU

Kita memeriksanya.

Seharusnya:

BUKU

Maka kita memperbaikinya.

💗 3. Memperbaiki Tulisan Sendiri

Jika menemukan kesalahan, jangan takut.


Kita dapat menghapus atau menulis kembali.


Contoh:

❌ BOKO


↓


Periksa kembali.


↓


✅ BUKU


Kita belajar untuk tidak mudah menyerah.


💗 4. Mengamati Tulisan Teman

Kita juga dapat belajar dengan melihat tulisan teman.

Saat melihat tulisan teman, kita harus:

👀 Mengamati dengan teliti.

🤫 Tidak mengejek.

💗 Menghargai.

🗣️ Memberikan saran dengan sopan.


Contoh:

Teman menulis:

❌ BOKO


Kita dapat berkata:

“Ayo kita periksa lagi. Sepertinya kata yang benar adalah BUKU.”

Bukan berkata:

❌ “Tulisanmu jelek!”

💗 5. Memperbaiki Tulisan Teman

Jika teman meminta bantuan, kita dapat membantunya.


Contoh:

Tulisan teman:

BA – BI – BU – BO

Jika yang diminta adalah:

BA – BI – BU – BE – BO

Kita dapat mengatakan:

“Sepertinya BE belum ditulis. Yuk, kita tambahkan.”

Kita membantu dengan sopan dan baik hati.


💗 6. Menghargai Tulisan Teman

Setiap anak masih belajar menulis. Karena itu, kita harus menghargai usaha teman.


Contoh kalimat yang baik:

🌷 “Tulisanmu sudah bagus.”

🌷 “Ayo kita perbaiki bersama.”

🌷 “Kamu sudah berusaha.”

🌷 “Coba tulis kembali dengan lebih rapi.”


Kita tidak boleh:

❌ Mengejek.

❌ Menertawakan.

❌ Mengatakan tulisan teman jelek.


💗 7. Langkah Memeriksa Tulisan

Ingat langkah berikut:

👀 1. LIHAT

Lihat tulisan dengan teliti.

🔎 2. PERIKSA

Cari huruf atau kata yang belum tepat.

✏️ 3. PERBAIKI

Perbaiki kesalahan.

📝 4. TULIS KEMBALI

Tuliskan dengan benar dan rapi.

💗 5. HARGAI

Hargai tulisan sendiri dan tulisan teman.

3. VIDEO PEMBELAJARAN

4. ALAT PERAGA

 Kartu huruf

Kartu kata

5. POST TEST

 1. Pilih tulisan yang benar!

BUKU BOKO

Jawaban: ______


2. Pilih tulisan yang benar!

SAPI SEPI

Jawaban: ______


3. Pilih tulisan yang benar!

MEJA MIJA

Jawaban: ______


4. Pilih tulisan yang benar!

KAKI KEKI

Jawaban: ______


5. Pilih tulisan yang benar!

 BOLA BULA

Jawaban: ______

G. KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

Kesimpulan : Menulis harus teliti dan tidak terburu-buru agar tulisannya tidak salah.

Refleksi : Berdasarkan pembelajaran hari ini diketahui bahwa sebagian besar peserta didik telah mampu memperbaiki penulisan kata yang salah.

Tindak Lanjut Guru : Beberapa peserta didik.masih kesulitan dalam memperbaiki kata yang salah dikarenakan belum lancar membaca. Guru akan terus memberikan bimbingan terkait kemampuan membaca peserta.didik melalui pembiasaan literasi dan imlak.

Peserta didik hadir : 28

Peserta didik tidak hadir : 1

Peserta didik paham : 24

Peserta didik belum paham : 4



 

 


Senin, 28 September 2026-1D-B Indonesia

Minggu, 27 September 2026

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : B.Indonesia

3. Hari/Tanggal     : Senin, 28 September 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Membuat Kartu Kata Sederhana

6. Pertemuan ke     : 8

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

B.Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menunjukkan kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan orang dewasa. Peserta didik mampu mengenali dan menulis kata sederhana melalui kegiatan membaca gambar, mengenali suku kata, dan menuliskan kata dengan benar.

C. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Mengenali nama benda berdasarkan gambar.
  2. Menyebutkan nama benda dengan benar.
  3. Mengenali suku kata sederhana pada nama benda.
  4. Menuliskan suku kata sesuai dengan gambar yang dipilih.
  5. Mewarnai gambar dengan rapi dan kreatif.
  6. Membuat kartu kata sederhana dengan percaya diri.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik belajar dengan memperhatikan gambar, mendengarkan arahan guru, dan mengucapkan nama benda dengan jelas.

Peserta didik dilatih untuk fokus saat mengenali gambar, membagi kata menjadi suku kata, serta menuliskannya dengan teliti dan rapi.

Peserta didik juga dibiasakan untuk menikmati proses belajar dengan tenang, tidak terburu-buru, dan menyelesaikan tugas dengan penuh perhatian.

💡 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan kegiatan membaca dan menulis dengan benda-benda yang mereka kenal dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui gambar bunga, botol, baju, dan sepatu, peserta didik memahami bahwa benda-benda di sekitar memiliki nama yang dapat dibaca dan ditulis.

Kegiatan membuat kartu kata membantu peserta didik memahami bahwa membaca dan menulis dapat digunakan untuk mengenali serta menyampaikan informasi sederhana.

🎨 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan dengan memilih gambar yang disukai, mewarnai gambar, menyebutkan nama benda, dan menuliskan suku katanya.

Kegiatan kreatif ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar sambil bermain, berekspresi, dan menunjukkan hasil karya mereka.

Peserta didik didorong untuk berani mencoba, menikmati proses belajar, dan merasa senang ketika berhasil menyelesaikan kartu kata sederhana. 🌈😊

D.Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Peserta didik mampu:

  1. Mengamati dan mengenali benda berdasarkan gambar.
  2. Menyebutkan nama benda dengan benar.
  3. Mengenali suku kata pada nama benda.
  4. Mengucapkan suku kata secara jelas.
  5. Menuliskan suku kata sesuai dengan gambar.
  6. Mewarnai gambar dengan rapi dan kreatif.
  7. Membuat kartu kata sederhana.
  8. Menunjukkan hasil karya dengan percaya diri.

E.Apersepsi

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda yang ada di sekitar kita.

Ada bunga, botol, baju, dan sepatu. 🌸🧴👕👟

Kita dapat menyebutkan nama benda-benda tersebut.

Mari kita ucapkan bersama-sama:

Bunga
Botol
Baju
Sepatu

Ternyata setiap kata dapat kita bagi menjadi beberapa bagian kecil yang disebut suku kata.

Contohnya:

🌸 bunga → bu – nga

🧴 botol → bo – tol

👕 baju → ba – ju

👟 sepatu → se – pa – tu

Hari ini kita akan belajar mengenali dan menuliskan suku kata melalui gambar yang kita pilih sendiri.

F. PENJELASAN SINGKAT

1.Penjabaran Materi

Mengenal Suku Kata

Suku kata adalah bagian dari kata yang diucapkan dalam satu kelompok bunyi.

Contohnya:

buku → bu – ku

baju → ba – ju

botol → bo – tol

bunga → bu – nga

sepatu → se – pa – tu

Dengan belajar suku kata, kita akan menjadi lebih mudah membaca dan menulis kata sederhana.


🌸 C. Mengenal Nama Benda melalui Gambar

Mari kita mengenal beberapa nama benda melalui gambar.

🌸 Bunga

Nama benda: bunga

Suku kata:

bu – nga

🧴 Botol

Nama benda: botol

Suku kata:

bo – tol

👕 Baju

Nama benda: baju

Suku kata:

ba – ju

👟 Sepatu

Nama benda: sepatu

Suku kata:

se – pa – tu

Anak-anak dapat memilih salah satu gambar yang disukai untuk dijadikan kartu kata sederhana.


✏️ D. Cara Membuat Kartu Kata Sederhana

Ikuti langkah-langkah berikut, ya!

1. Pilih Gambar

Pilih salah satu gambar yang tersedia pada LKPD.

2. Warnai Gambar

Warnai gambar menggunakan krayon atau pensil warna sesuai kreativitas masing-masing. 🎨

3. Kenali Nama Benda

Perhatikan gambar dan sebutkan nama bendanya.

4. Pisahkan Menjadi Suku Kata

Contohnya:

BUNGA → BU – NGA

5. Tuliskan Suku Kata

Tuliskan suku kata dengan benar dan rapi pada tempat yang telah disediakan.

6. Periksa Kembali

Pastikan tulisan sudah lengkap, benar, dan rapi.


🎨 E. Ayo Berkreasi!

Anak-anak hebat, sekarang waktunya membuat kartu kata sederhana! 🌈

Pilih gambar yang kalian sukai.

Kemudian:

🎨 Warnai gambar dengan indah.

👀 Perhatikan nama bendanya.

🗣️ Ucapkan nama benda tersebut.

🔤 Pisahkan menjadi suku kata.

✏️ Tuliskan suku katanya dengan rapi.

Setelah selesai, tunjukkan hasil karya kalian kepada Ibu Guru dan teman-teman. 🥰

4. Media Pembelajaran

  • LKPD
  • Gambar benda
  • Kartu kata
  • Krayon atau pensil warna
  • Pensil
  • Papan tulis
  • Buku tulis

5.POST TEST

🌟 Mengerjakan tugas dibuku cetak 



G. KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

Kesimpulan : Suku kata adalah bagian dari kata yang diucapkan dalam satu kelompok bunyi.

Refleksi : Berdasarkan pembelajaran hari ini diketahui bahwa seluruh peserta didik mampu menuliskan suku kata sesuai dengan gambar

Tindak Lanjut Guru : Guru akan memberikan latihan yang lebih menguji tingkat pemahaman peserta didik terkait suku kata.

Peserta didik hadir : 28

Peserta didik tidak hadir : 1

Peserta didik paham : 28

Peserta didik belum paham : 0.





Senin, 28 September 2026-1D-Matematika

  


A. IDENTITAS

1. Nama Guru : Winda Galuh Asmara, S.Pd. dan Liyana Qayyimah, S.Pd.

2. Mata Pelajaran : Matematika

3. Hari/Tanggal     : Senin, 28 September 2026

4. Fase/Kelas          : Fase A / Kelas I

5. Materi                 : Mengetahui konsep penjumlahan sampai 20

6. Pertemuan ke     : 1

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1D! 

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲

B.CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami makna penjumlahan bilangan cacah sampai 20 melalui kegiatan mengamati benda konkret, menghitung, menggabungkan dua kelompok benda, menggunakan gambar, dan menuliskan kalimat matematika sederhana.

Peserta didik mampu menyelesaikan penjumlahan sampai 20 dengan menggunakan benda di sekitar, gambar, simbol angka, dan kalimat matematika dengan tepat.

C.TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat memahami konsep penjumlahan sampai 20 dengan tepat melalui kegiatan mengamati, menghitung, menggabungkan, menuliskan, dan menyelesaikan penjumlahan menggunakan benda konkret, gambar, serta simbol matematika.


Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat memperhatikan jumlah benda dengan teliti sebelum melakukan penjumlahan.

Peserta didik mengamati:

✏️ Jumlah benda pertama.
✏️ Jumlah benda kedua.
✏️ Menggabungkan kedua kelompok benda.
✏️ Menghitung jumlah seluruh benda.
✏️ Menuliskan hasil penjumlahan.

Contoh:

🍎🍎 + 🍎🍎🍎

2 apel + 3 apel = 5 apel

Ditulis:

2 + 3 = 5

Peserta didik belajar menghitung dengan teliti agar mendapatkan hasil yang benar.


Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa penjumlahan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

  • Menghitung jumlah pensil.
  • Menghitung jumlah buku.
  • Menghitung jumlah buah.
  • Menggabungkan jumlah mainan.
  • Menghitung jumlah teman.
  • Menjumlahkan benda yang dimiliki.

Contoh:

Ali mempunyai 3 pensil.

Kemudian Ibu memberikan 2 pensil lagi.

Pensil Ali menjadi:

3 + 2 = 5

Jadi, Ali mempunyai 5 pensil.


 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar penjumlahan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

  • Bermain “Gabungkan dan Hitung”.
  • Menghitung benda konkret.
  • Bermain kartu angka.
  • Menggunakan gambar buah.
  • Bermain “Berapa Semuanya?”.
  • Menyusun benda menjadi kelompok.
  • Bermain dengan jari tangan.
  • Menyelesaikan teka-teki penjumlahan sederhana.

D.ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Peserta didik mampu:

  1. Mengenal makna penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok benda.
  2. Menghitung jumlah benda pada kelompok pertama.
  3. Menghitung jumlah benda pada kelompok kedua.
  4. Menggabungkan dua kelompok benda.
  5. Menghitung jumlah seluruh benda setelah digabungkan.
  6. Mengenal simbol + sebagai tanda penjumlahan.
  7. Mengenal simbol = sebagai tanda hasil atau sama dengan.
  8. Menyajikan penjumlahan menggunakan gambar.
  9. Menuliskan penjumlahan dalam bentuk kalimat matematika.
  10. Menyelesaikan penjumlahan bilangan sampai 10.
  11. Menyelesaikan penjumlahan bilangan sampai 20.
  12. Menyelesaikan masalah penjumlahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
  13. Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, dan tidak mudah menyerah dalam belajar berhitung.

E.APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 💗

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. 😊

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam belajar dan ilmu yang bermanfaat. 🤲✨

Anak-anak, coba perhatikan gambar berikut.

🍎🍎

Ada berapa apel?

2 apel.

Sekarang perhatikan:

🍎🍎🍎

Ada berapa apel?

3 apel.

Sekarang jika kedua kelompok apel digabungkan:

🍎🍎 + 🍎🍎🍎

Mari kita hitung bersama:

1, 2, 3, 4, 5

Jadi:

2 + 3 = 5

Hari ini kita akan belajar tentang penjumlahan.

Penjumlahan berarti menggabungkan dua kelompok benda untuk mengetahui jumlah semuanya.

Hari ini kita akan belajar:

💗 Memahami Konsep Penjumlahan

💗 Menjumlahkan Bilangan sampai 20

F. PENJELASAN SINGKAT

1. KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Anak-anak shalih dan shalihah, Allah SWT menciptakan banyak sekali benda di sekitar kita.

Allah memberikan kita mata untuk melihat, tangan untuk menghitung dan memegang benda, serta akal untuk berpikir.

Kita dapat menggunakan semua kemampuan tersebut untuk belajar berhitung.

Ketika kita menghitung benda satu per satu, kita belajar menjadi anak yang teliti, sabar, dan bersyukur.

Misalnya kita mempunyai:

🍊🍊🍊 + 🍊🍊

Ada 3 jeruk dan 2 jeruk.

Jika digabungkan menjadi:

3 + 2 = 5

Kita mengucapkan:

Alhamdulillah. 🤲💗

2. PENJABARAN MATERI

💗 1. Mengenal Konsep Penjumlahan

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok benda menjadi satu kelompok.

Contoh:

🍎🍎 + 🍎🍎🍎

Kelompok pertama = 2

Kelompok kedua = 3

Jika digabungkan:

🍎🍎🍎🍎🍎

Jumlah semuanya = 5

Jadi:

2 + 3 = 5


💗 2. Mengenal Tanda Penjumlahan

Tanda + dibaca ditambah.

Contoh:

3 + 2

Dibaca:

Tiga ditambah dua.


💗 3. Mengenal Tanda Sama Dengan

Tanda = dibaca sama dengan.

Contoh:

3 + 2 = 5

Dibaca:

Tiga ditambah dua sama dengan lima.


💗 4. Menjumlahkan Menggunakan Benda

Contoh:

🖍️🖍️🖍️ + 🖍️🖍️

Ada 3 krayon.

Kemudian ditambah 2 krayon.

Jumlah semuanya:

3 + 2 = 5


💗 5. Menjumlahkan Menggunakan Gambar

Contoh:

🐟🐟🐟🐟 + 🐟🐟

Hitung semua ikan:

1, 2, 3, 4, 5, 6

Jadi:

4 + 2 = 6


💗 6. Penjumlahan sampai 20

Penjumlahan dapat dilakukan sampai mendapatkan hasil 20.

Contoh:

5 + 4 = 9

6 + 3 = 9

7 + 2 = 9

8 + 5 = 13

9 + 6 = 15

10 + 5 = 15

10 + 10 = 20

Peserta didik dapat menggunakan benda konkret atau jari tangan untuk membantu menghitung.

3.VIDEO PEMBELAJARAN

Mari kita simak video pembelajaran berikut:


4.MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA

  • Kartu angka 1–20
  • Benda konkret seperti pensil, stik es krim, atau balok
  • LKPD

5. POST TEST

 Kerjakan soal di buku cetak.matematika halaman 55-57

G. KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

Kesimpulan : Penjumlahan berarti menambahkan atau menggabungkan dua kelompok benda atau dua bilangan.

Refleksi : Berdasarkan pembelajaran hari jni diketahui bahwa sebagian besar  peserta didik mampu menghitung penjumlahan sampai 20. Namun beberapa peserta didik masih kesulitan dalam menghitung.

Tindak Lanjut Guru : Pada pertemuan berikutnya guru akan memberikan latihan soal dengan mengajarkan kembali cara menghitung penjumlahan yang mudah dipahami.

Peserta didik hadir : 28

Peserta didik tidak hadir : 1

Peserta didik paham : 24

Peserta didik belum paham : 4




 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS